News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Habib Bahar bin Smith Menganggap Panji Gumilang Sudah Menghina Rasulullah SAW: Dia Jadi Murtad, Mau Saya Ambilin Kitabnya?

Habib Bahar bin Smith ikut menyoroti tingkah Panji Gumilang yang kerap menuai kontroversial. Begini tanggapan Habib Bahar bin Smith tentang Panji Gumilang
Minggu, 30 Juli 2023 - 15:54 WIB
Habib Bahar bin Smith Menganggap Panji Gumilang Sudah Menghina Rasulullah SAW
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com

tvOnenews.com - Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang, namanya kini menjadi perbincangan masyarakat karena ajarannya dinilai menyimpang dari Syariat Islam.

Namanya menjadi viral setelah banyaknya video yang menampilkan Panji Gumilang memberikan ajaran-ajaran di depan para santrinya yang dinilai menyimpang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah tokoh keagamaan ikut menanggapi hal tersebut, salah satu sosok yang dibikin geram oleh aksi Panji Gumilang si dedengkot Al Zaytun adalah Habib Bahar bin Smith.


Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang. (Ist)

Dalam beberapa kesempatan, Habib Bahar bin Smith ikut menyoroti tingkah Panji Gumilang yang kerap menuai kontroversial.

Terutama yang disorot Habib Bahar bin Smith adalah yang berkaitan dengan pelanggaran syariat Islam oleh Panji Gumilang.

Bahkan secara tegas Habib Bahar bin Smith pernah menyebut akan meratakan Al Zaytun jika Panji Gumilang yang menurutnya sesat tidak segera ditindak.

Hingga kini Habib Bahar bin Smith masih terus menyuarakan agar Panji Gumilang mendapatkan hukuman yang pantas.

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube HaloPengacara Offical, berikut pernyataan tegas Habib Bahar bin Smith soal Panji Gumilang.

Di antara sederet kontroversi yang dibuat oleh Panji Gumilang adalah tindakannya yang telah dianggap telah menghina Rasulullah SAW.

Menurut Habib Bahar bin Smith, pernyataan Panji Gumilang yang paling sesat dan menyesatkan ketika ia menyebutkan bahwa Al Quran adalah karangan Rasulullah.

Padahal, di dalam Islam diyakini bahwa Al Quran adalah wahyu Allah yang diturunkan ke dunia dan disebarkan melalui Rasulullah.

Sehingga sangat keliru jika menyebut Al Quran sebagai karangan Rasul, bukan wahyu Allah.


Habib Bahar bin Smith. (Ist)

Oleh karena itu, Habib Bahar bin Smith memberikan pandangan tegas karena apa yang dilakukan oleh Panji Gumilang sudah termasuk menghina Rasulullah dan hukumannya bukan main-main.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena Panji Gumilang ini menghina Rasulullah, ketika dia mengatakan Al Quran itu karangan Rasulullah itu menghina Rasul," tegas Habib Bahar bin Smith.

Saking tegasnya, seorang muslim yang menghina Rasulullah kata Habib Bahar bin Smith berdasarkan banyak kitab ulama sudah termasuk tindakan murtad alias keluar dari ajaran Islam.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Selengkapnya

Viral