GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Panji Gumilang Resmi Ditahan, Bagaimana Nasib Santri Al Zaytun? Alumni Inginkan Sebaiknya Dibina Langsung oleh … 

Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang resmi ditahan di rutan Bareskrim selama 20 hari ke depan hingga tanggal 21 Agustus 2023, terhitung sejak Rabu (2/8/2023) dini hari. 
Kamis, 3 Agustus 2023 - 16:57 WIB
Panji Resmi Ditahan, Bagaimana Nasib Santri Al Zaytun? Alumni Inginkan Sebaiknya Dibina Langsung oleh …
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Al-Zaytun Official

tvOnenews.com - Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang resmi ditahan di rutan Bareskrim selama 20 hari ke depan hingga tanggal 21 Agustus 2023, terhitung sejak Rabu (2/8/2023) dini hari. 

Sebelum mendatangi Bareskrim Polri Panji Gumilang ini sempat berpamitan kepada ribuan santri Ponpes Al Zaytun dan memberikan semacam pidato sambutan untuk mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hari ini syekh (sapaan Panji Gumilang) mau ke Jakarta menyampaikan segala pertanyaan yang akan ditanyakan. Kalian jangan ikut berpikir tentang apa yang akan dilaksanakan oleh syekh. Belajarlah baik-baik. Syekh hanya beberapa jam saja nanti pulang lagi,” kata Panji Gumilang di hadapan ribuan santrinya. 

“Ini sudah terganggu 15 menit jam pelajaran. Nanti ditambah 15 menit belajarnya supaya kurikulum tercapai. Itu saja dan kita berdoa kepada Allah semoga semua bisa dilancarkan,” tambahnya. 

Namun kenyataannya setelah pidato tersebut dan menjalani pemeriksaan, Panji Gumilang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di rutan Bareskrim.

Lantas bagaimana nasib ribuan santri Al Zaytun selama Panji Gumilang ditahan?

Salah seorang alumni Ponpes Al Zaytun Ikhsan menyatakan bahwa sebenarnya para santri atau pengajar di sana tidak perlu dikhawatirkan soal ideologinya.

“Mereka itu enggak bermasalah-masalah banget lah karena memang santri ini enggak didoktrin tentang NII-nya di Al Zaytun,” kata Ikhsan dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, dikutip Kamis (3/8/2023).

Kalaupun mereka didoktrin, lanjut Ikhsan kemungkinan besar didoktrin oleh orang tuanya sendiri di rumah. Apalagi santri-santri Al Zaytun juga diajarkan lebih banyak nilai-nilai kebangsaan. 

“Lebih pancasilais mereka. Nyanyi lagu Indonesia Raya juga sampai tiga stanza gitu. Sebelum belajar mengajar mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya di dalam kelas itu dari zaman saya dulu,” kata Ikhsan. 

Maka dari itu menurutnya para santrinya tidak akan bermasalah secara ideologi kebangasaan, namun tetap membutuhkan binaan dari pemerintah pusat. 

“Tapi ada harapan saya agar ke depan dibina gitu oleh pemerintah. Diawasi secara langsung bukan ibaratnya bukan melalui Departemen Kemenag Jawa Barat,” harap Ikhsan. 

“Jadi langsung ada orang yang diutus ke sana mengawasilah kegiatan sehari-hari di sana, kayak gitu,” imbuhnya. 

Justru yang perlu mendapat penanganan lebih adalah mereka para pengikut NII. Sebab diduga kuat Ponpes Al Zaytun ini ada karena sumbangsih mereka. 

“Sampai hari ini apakah ada pertanyaan Al Zaytun itu buat bangunnya uangnya dari mana. Kalau dijawab dari pertanian, peternakan, itu saat sudah jalan. Tapi buat bangun pertamanya, uangnya dari mana buat beli lahannya?,” kata Ikhsan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ikhsan mengaku pada angkatannya tahun 2000 setiap tahun ada satu gedung pembelajaran yang terdiri dari lima lantai dan gedung asrama lima lantai yang harus selesai dalam satu tahun. 

“Uangnya dari mana? Harusnya kan itu yang dipertanyakan. Soalnya bukan dari wali santri yang sekolah di sana,” tegasnya. (amr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Seorang balita perempuan berusia 4 tahun di Kota Surabaya diduga menjadi korban penyiksaan oleh paman dan bibinya di sebuah kamar kos kawasan Bangkingan Timur. 
Terungkap! Ini Penyebab Kebakaran di Mal Ciputra Cibubur

Terungkap! Ini Penyebab Kebakaran di Mal Ciputra Cibubur

Pemadam kebakaran mengungkap penyebab terjadinya kebakaran di pusat perbelanjaan, Mal Ciputra Cibubur, Jalan Alternatif Cibubur, Kota Bekasi, Selasa (17/2/2026)
Satu-satunya Pemain Lokal di Jajaran Top Skor Liga 2, Winger Bekasi City Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Satu-satunya Pemain Lokal di Jajaran Top Skor Liga 2, Winger Bekasi City Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Jadi satu-satunya pemain lokal di deretan top skor Liga 2, winger milik Bekasi City FC ini bisa dipertimbangkan oleh John Herdman untuk skuad Timnas Indonesia.
Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Pedagang burung pipit di Vihara Dharma Bhakti Jakarta Barat mengungkapkan bisa kantongi Rp17 juta dalam waktu setengah hari selama perayaan Hari Raya Imlek.
Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Setelah tes pramusim F1 2026 pertama yang berlangsung di Bahrain telah berakhir, peta persaingan tim pada musim ini nampaknya masih sulit untuk diprediksi.
Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Umat Islam di Indonesia menantikan pengumuman resmi penetapan 1 Ramadhan dari pemerintah melalui sidang isbat untuk menentukan kapan puasa dan shalat tarawih

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT