GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Cek CCTV Cari Unsur Kelalaian Kabel Milik PT Bali Towerindo yang Celakakan Sultan

Kepolisian mengaku bakal melakukan pemeriksaan terkait kasus kabel fiber optik menjuntai milik PT Bali Towerindo Tbk di kawasan Jakarta Selatan yang mengakibatkan kecelakaan fatal terhadap korban Sultan Rif'at Alfatih. 
Jumat, 11 Agustus 2023 - 20:12 WIB
Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi
Sumber :
  • Tim tvOne/Rizki Amana

Jakarta, tvOnenews.com - Kepolisian mengaku bakal melakukan pemeriksaan terkait kasus kabel fiber optik menjuntai milik PT Bali Towerindo Tbk di kawasan Jakarta Selatan yang mengakibatkan kecelakaan fatal terhadap korban Sultan Rif'at Alfatih. 

Dirrreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengatakan akan melakukan pengecekan pada tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan yang menimpa Sultan Rif'at Alfatih akibat jeratan fiber optik tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya penyidik turut serta akan melakukan serangkaian pengecekan kamera CCTV di lokasi sekitar. 

"Tentunya ke depan kita para penyidik akan menemukan hambatan-hambatan tentunya, karena TKP sudah tidak seperti kejadian," kata Hengki kepada awak media, Jakarta, Jumat (11/8/2023). 

"Semua akan kita cek, tapi tentu saja sekali lagi terkadang CCTV itu kan untuk penyimpanannya ada batas waktu, mungkin 1 bulan dan sebagainya. Nah ini sudah 7 bulan yang lalu, tapi bakal kita cek," sambungnya. 

Hengki menuturkan langkah tersebut guna mengungkap insiden kecelakaan terhadap Sultan Rif'at Alfatih. 

Menurutnya langkah itu turut serta untuk mengungkap unsur kelalaian terkait menjuntainya kabel fiber optik tersebut. 

"Terkait dengan kasus atas nama korban Rifat sudah dilaporkan beberapa hari yang lalu terkait pasal 360 KUHP karena lalainya menyebabkan orang lain luka," ungkap Hengki. 

"Iya ini LP karena baru dilaporkan, kemudian kami tunjuk tim penyidiknya dan segera mungkin kami akan ke TKP untuk menemukan bukti-bukti terkait dengan tindak pidana yang terjadi," sambungnya. 

Kubu Sultan Rif'at Alfatih Akhirnya Pilih Langkah Polisikan PT Bali Towerindo Tbk 

Pihak korban Sultan Rif'at Alfatih korban terjerat kabel fiber optik milik PT Bali Towerindo Tbk di ruas Jalan Antasari, Jakarta Selatan resmi melayangkan laporan polisi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan tersebut disampaikan langsung pihak keluarga korban yang ditemani kuasa hukumnya Teguh Putuhena ke Polda Metro Jaya dengan terlapor PT Bali Towerindo Tbk. 

"Kami semua tahu, bahwa kami sudah cukup memberikan waktu yang lama, mulai kejadian sejak tanggal 5 Januari sampai hari ini. Baru ada langkah yang serius dalam tanda kutip diambil oleh pihak keluarga dalam bentuk melaporkan ke pihak kepolisian," kata Teguh di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (9/8/2023).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Daniel Klein: Kiper Jerman Berdarah Bali yang Sempat Yakin akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Kini Promosi ke Bundesliga

Kabar Daniel Klein: Kiper Jerman Berdarah Bali yang Sempat Yakin akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Kini Promosi ke Bundesliga

Tak ada kejelasan soal proses naturalisasinya ke Timnas Indonesia sejak ditawari pada awal 2024, kini Daniel Klein promosi ke tim senior Augsburg di Bundesliga.
BI Jatim Siapkan Rp24,6 Triliun Uang Layak Edar untuk Ramadhan dan Idulfitri 2026

BI Jatim Siapkan Rp24,6 Triliun Uang Layak Edar untuk Ramadhan dan Idulfitri 2026

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur menyiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp24,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Dugaan Penggelapan Dana KSP Tunas Harapan Mulai Diseldiki Polisi

Dugaan Penggelapan Dana KSP Tunas Harapan Mulai Diseldiki Polisi

Dugaan penggelapan dana Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tunas Harapan di kabupaten Temanggung, mulai diselidiki oleh Polres Temanggung. Hla ini dilakukan menyusul laporan nasabah yang tidak dapat mencairkan dana mereka.
DPRD Surabaya Bahas Penonaktifan BPJS PBI JK dalam Audiensi dengan BPJS Kesehatan

DPRD Surabaya Bahas Penonaktifan BPJS PBI JK dalam Audiensi dengan BPJS Kesehatan

DPRD Kota Surabaya membahas penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) warga Surabaya dalam audiensi bersama BPJS Kesehatan.
Nasabah Kartu Kredit Laporkan Dugaan Premanisme Debt Collector ke Polrestabes Surabaya

Nasabah Kartu Kredit Laporkan Dugaan Premanisme Debt Collector ke Polrestabes Surabaya

Tan Yudianto Hartanu, 55 tahun, nasabah kartu kredit Bank Mega, melaporkan dugaan tindakan premanisme yang dialaminya kepada Polrestabes Surabaya.
Profil Belvin Tannadi, Influencer Saham yang Didenda Rp5,35 Miliar oleh OJK atas Kasus Goreng Saham

Profil Belvin Tannadi, Influencer Saham yang Didenda Rp5,35 Miliar oleh OJK atas Kasus Goreng Saham

Profil Belvin Tannadi, influencer saham yang didenda Rp5,35 miliar oleh OJK karena manipulasi perdagangan, dari edukator investasi hingga terseret pelanggaran pasar modal.

Trending

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

Mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro mengakui narkoba sekoper miliknya dapat saat ia menjabat sebagai Wakasat Serse Polres Metro Jakarta Utara.
Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Dwi Sasetyaningtyas, konten kreator yang viral setelah bilang, "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan" ungkap permintaan maafnya pada masyarakat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT