News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Anggota Perguruan Silat Gruduk Polsek Dawar Blandong

Ratusan anggota perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) datangi Mapolsek Dawar Blandong, Kabupaten Mojokerto, Senin (22/11/2021) malam. Kedatangan massa dari perguruan silat ini untuk mendesak pihak kepolisian untuk segera menuntaskan penyelidikan kasus pengeroyokan yang dialami tiga anggota mereka.
Selasa, 23 November 2021 - 04:35 WIB
Ratusan Anggota Perguruan Silat Gruduk Polsek Dawar Blandong
Sumber :
  • tvOne

Mojokerto, Jawa Timur tvOne

Ratusan anggota perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) datangi Mapolsek Dawar Blandong, Kabupaten Mojokerto, Senin (22/11/2021) malam. Kedatangan massa dari perguruan silat ini untuk mendesak pihak kepolisian untuk segera menuntaskan penyelidikan kasus pengeroyokan yang dialami tiga anggota mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan pantauan, massa yang sebagian besar mamakai dan membawa atribut perguruan silat ini berkumpul di depan Mapolsek dan simpang empat Dawar Blandong hingga memadati jalan alternatif Mojokerto-Gresik-Lamongan. Mereka juga menggeber-geber motornya hingga mengeluarkan suara yang sangat bising.

Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan kedatangan warga PSHT ini untuk menanyakan penyidikan yang dilakukan Polsek Dawar Blandong terkait pengeroyokan tiga warga PSHT.

"Ini tadi aksi spontanitas warga PSHT dari Mojokerto, Lamongan, Gresik menanyakan penyidikan kasus pengeroyokan yang dilakukan orang yang tak dikenal terhadap tiga warga PSHT saat mengenakan atribut di perbatasan hutan kemlagi 19 September 2021 lalu" terang Rofiq yang ditemui di lokasi.

Massa akhirnya membubarkan diri dan kembali ke daerah masing-masing sekitar pukul 22.00 WIB setelah ditemui Kapolresta Mojokerto yang menyampaikan bahwa proses penyelidikan kasus penganiayaan tersebut masih berjalan.

"Kita sudah berusaha Proporsional dan Profesional sesuai hukum yang berlaku untuk menangani kasus tersebut. Saat ini telah memeriksa saksi-saksi dan mencari bukti untuk dapat mengungkap pelaku" terang Rofiq.

Meski telah memeriksa saksi-saksi, namun hingga kini pelaku penganiayaan yang menyebabkan satu orang mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sakit tersebut belum terungkap. Minimnya saksi dan kondisi penerangan di lokasi kejadian juga menjadi hambatan untuk mengungkap pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rofiq memastikan proses hukum berjalan, karena tidak ada satu kejahatan yang tidak akan terungkap.

"Kalau tidak sulit, tidak mungkin sampai tiga bulan untuk mengungkapnya. Tapi kami tetap berusaha dengan dengan mengoptimalkan scientific crime investigation, menggunakan secara ilmu teknologi, dan penggambaran sketsa wajah juga dilibatkan" jelas Rofiq. (Handi Firmansyah/Jeg)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru Sebulan Latih Timnas Indonesia, John Herdman Dihantam Kabar Buruk Bertubi-tubi: Sang Algojo Penalti Terancam Absen

Baru Sebulan Latih Timnas Indonesia, John Herdman Dihantam Kabar Buruk Bertubi-tubi: Sang Algojo Penalti Terancam Absen

Kabar kurang menggembirakan menghampiri Timnas Indonesia. Kevin Diks masih harus menepi di klubnya setelah mengalami benturan keras di kepala dua pekan lalu.
Abdullah Al-Hamdan akan Debut Bersama Al Nassr saat Menjamu Al Ittihad? Jurnalis Arab Saudi: Dia Hadir

Abdullah Al-Hamdan akan Debut Bersama Al Nassr saat Menjamu Al Ittihad? Jurnalis Arab Saudi: Dia Hadir

Abdullah Al-Hamdan menjadi salah satu pemain anyar yang dimiliki Al Nassr, setelah kontraknya selesai dengan Al Hilal. Akankah ia debut di laga melawan Al Ittihad?
Kurniawan Dwi Yulianto Resmi Bergabung dengan Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto Ungkap Statusnya

Kurniawan Dwi Yulianto Resmi Bergabung dengan Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto Ungkap Statusnya

Kurniawan Dwi Yulianto resmi bergabung sebagai tim kepelatihan Timnas Indonesia U-17 yang saat ini dipimpin Nova Arianto. 
Hasil OTT, KPK Amankan Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono

Hasil OTT, KPK Amankan Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalsel, Mulyono diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam opertasi tangkap tangan (OTT).
Setelah Sergio Castel Gabung, Siapa Pemain Asing Persib yang Akan Dikorbankan?

Setelah Sergio Castel Gabung, Siapa Pemain Asing Persib yang Akan Dikorbankan?

Masuknya Castel hampir dipastikan membuat Persib harus melepas satu pemain asing. Namun hingga saat ini, manajemen belum menentukan siapa pemain yang akan ... -
Singgung Timnas Indonesia, Ini Alasan Dion Markx Pilih Nomor Punggung 44 di Persib

Singgung Timnas Indonesia, Ini Alasan Dion Markx Pilih Nomor Punggung 44 di Persib

Dion Markx menjadi rekrutan anyar Persib Bandung bersama dengan Layvin Kurzawa. Dia pun memilih nomor punggung 44, nomor baru yang dipilihnya dalam karir sepak bolanya. 

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT