News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebutan Kafir Sudah Tidak Tepat! Ini Penjelasan Komisi Rekomendasi Munas-Konbes NU 2023 

"Sebutan kafir kurang tepat lagi. Ini kaitan dengan kehidupan berpolitik," kata Koordinator Komisi Rekomendasi Munas-Konbes NU 2023 KH Ulil Abshar Abdalla.
Kamis, 14 September 2023 - 10:31 WIB
Ilustrasi
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvonenews.com - Komisi Rekomendasi sudah menyelesaikan sejumlah usulan yang nantinya akan diputuskan di Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2023. Salah satu diantaranya soal penyebutan kafir.

"Sebutan kafir kurang tepat lagi. Ini kaitan dengan kehidupan berpolitik," kata Koordinator Komisi Rekomendasi Munas-Konbes NU 2023 KH Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil), sebagaimana dikutip dari NU Online, Kamis (14/9/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyebutan kafir, lanjut Gus Ulil, tidak tepat karena merujuk pada konsep negara-bangsa yang tidak ada lagi penyebutan kafir melainkan dipandang setara sebagai warga negara. Hal ini juga merujuk pada keputusan Munas-Konbes NU di Banjar, Jawa Barat. 
  
Persoalan penyebutan ini merupakan salah satu bagian dari rekomendasi kontekstualisasi tradisi.

Lebih lanjut Gus Ulil menjelaskan nantinya rekomendasi yang bersifat eksternal ini akan dipublikasikan secara masif melalui media massa. 

Pada rekomendasi eksternal ini terdapat tiga poin penting yang menjadi rumusan. 

"Pertama, soal ke-NU-an serta kehidupan berbangsa dan bernegara. Kedua, isu-isu domestik atau persoalan di dalam negeri. Ketiga, berkaitan dengan masalah-masalah global," kata Gus Ulil. 

Terkait isu yang pertama, lanjut Gus Ulil, merupakan konsep yang sengaja dibuat secara spesifik untuk memberikan panduan kepada warga NU menghadapi pemilihan umum (pemilu), baik pemilihan legislatif (pileg) maupun pemilihan presiden (pilpres).  

Berbagai rumusan untuk memutuskan rekomendasi mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara itu dibagi menjadi tiga hal. 

Pertama, NU akan senantiasa menggunakan politik tingkat tinggi yang dilandasi nilai-nilai dan bukan hasrat kepentingan sementara. 

Kedua, hubungan antara ulama dengan umara yang persoalannya akan dibahas di Komisi Bahtsul Masail Maudlu'iyah pada Munas Alim Ulama.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketiga, kontekstualisasi tradisi. Dalam hal ini, kitab kuning yang diharapkan bisa lebih responsif terhadap masalah-masalah kekinian, misalnya soal konsep negara-bangsa yang tidak ada lagi penyebutan kafir melainkan dipandang setara sebagai warga negara. 

Rumusan-rumusan terkait rekomendasi itu disampaikan Gus Ulil dalam agenda Pra-Munas dan Konbes NU 2023 di Hotel Acacia Jakarta, pada Selasa (12/9/2023) kemarin. (ito)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kajian BRIN dan DEN: Pemanfaatan Energi Nuklir Tuntut Kesiapan Tata Kelola dan Ekosistem Nasional

Kajian BRIN dan DEN: Pemanfaatan Energi Nuklir Tuntut Kesiapan Tata Kelola dan Ekosistem Nasional

Wacana pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) kini semakin mencuat sebagai salah satu alternatif strategis dalam peta jalan energi Indonesia. 
Menko AHY Dorong Peran Indonesia Jadi Pengaruh Tatanan Global

Menko AHY Dorong Peran Indonesia Jadi Pengaruh Tatanan Global

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong Indonesia memperkuat posisinya sebagai influential middle power.
Pria yang Diduga Lecehkan Berlliana Lovell saat Live TikTok Akhirnya Klarifikasi dan Minta Maaf

Pria yang Diduga Lecehkan Berlliana Lovell saat Live TikTok Akhirnya Klarifikasi dan Minta Maaf

Pria bernama Amat akhirnya buka suara setelah diduga melecehkan Berlliana Lovell saat live TikTok. Ia menyampaikan permintaan maaf dan mengakui kesalahannya.
Resmi Jabat Kapolda Jabar, Irjen Pol Hengki Tekankan Pelayanan Publik dan Keterbukaan Kritik

Resmi Jabat Kapolda Jabar, Irjen Pol Hengki Tekankan Pelayanan Publik dan Keterbukaan Kritik

Kapolda Jabar menekankan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat harus diwujudkan melalui pelayanan yang responsif, penanganan laporan yang jelas, serta sikap terbuka terhadap keluhan warga.
Diplot Jadi Ujung Tombak, Peralta Buka Suara Soal Peran Barunya di Skuad Persib

Diplot Jadi Ujung Tombak, Peralta Buka Suara Soal Peran Barunya di Skuad Persib

Mariano Peralta buka suara setelah menjadi pahlawan kemenangan Persib atas Viettel FC di ACL 2. Striker dadakan Maung Bandung itu mengungkap peran barunya.
Tinjau Perbatasan Kalbar, Menhan Janji Kawal Infrastruktur Jalan Desa dan Logistik di Entikong

Tinjau Perbatasan Kalbar, Menhan Janji Kawal Infrastruktur Jalan Desa dan Logistik di Entikong

Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Markas Komando Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 833/Bumi Daranante di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Jumat (9/10). 

Trending

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Pemain asing Red Sparks, Zhong Hui melesat ke papan atas top skor KOVO Cup 2026. Hasil apik ini ia raih usai mengantarkan klubnya meraih kemenangan perdana.
Cara Nonton Aksi Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Hyundai Hillstate Lawan Expressway Hi-Pass Hari Ini

Cara Nonton Aksi Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Hyundai Hillstate Lawan Expressway Hi-Pass Hari Ini

Berikut cara nonton live streaming KOVO Cup 2026, Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya bersama Hyundai Hillstate saat melawan Expressway Hi-Pass di laga perdana.
Kepala Operasi Damai Cartenz Pastikan Penegakan Hukum Terhadap KKB Sesuai SOP

Kepala Operasi Damai Cartenz Pastikan Penegakan Hukum Terhadap KKB Sesuai SOP

Kaops Damai Cartenz Imemastikan penegakan hukum yang dilakukan terhadap anggota Kelompok Kriminal bersenjata di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, sudah sesuai standar operasional presedur
Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Rival baru Megawati Hangestri, Yency Kindelan, tampil menggila di KOVO Cup 2026 dengan mencetak 73 poin dalam dua pertandingan. Performa impresif jadi sorotan.
Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kembali merombak jajaran kepemimpinannya dengan menggulirkan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) Polri dan perwira menengah (pamen).
Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026 hari ini Rabu (14/10/2026), Megawati Hangestri dan skuad Hyundai Hillstate akhirnya akan unjuk gigi di laga perdana mereka di turnamen pramusim ini.
Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Megawati Hangestri langsung mendapatkan pujian dari setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, meski baru menjalani latihan bersama selama beberapa hari. 
Selengkapnya

Viral