News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Panglima TNI Meminta Maaf Soal Kata ‘Piting’ yang Menuai Kontroversi, Kapuspen TNI: Itu Bahasa Prajurit yang Artinya…

Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono, meminta maaf kepada masyarakat Pulau Rempang, Batam, Kapulauan Riau, usai ungkapan kata 'Piting' menuai kontroversi
Rabu, 20 September 2023 - 06:08 WIB
Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono
Sumber :
  • Istimewa/Dok. TNI

Jakarta, tvOnenews.com - Usai menua polemik terkait ungkapan kata “Piting” yang diucapkanya, Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono, meminta permintaan maaf kepada masyarakat Pulau Rempang, Batam, Kapulauan Riau.  

Permintaan maaf panglima TNI tersebut sebagai buntut kata “Piting” yang diungkapkanya saat acara pembukaan ASEX-01 Natuna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Panglima TNI, Yudo Margono, kata ‘Piting’ yang diungkapkannya yang berakhir menjadi polemik, lantaran disalah artikan oleh masuarakat. Padahal menurutnya, kata tersebut mengacu pada tindakan yg merangkul masyarakat.

"Tentunya pada kali ini saya mohon maaf, sekali lagi saya mohon maaf atas pernyataan kemarin, yang mungkin masyarakat menilai salah 'dipiting'," kata Panglima TNI, Yudo, di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, pada Selasa (19/9/2023). 

Dia menjelaskan bahwa penggunaan kata 'piting' dimaksudkan dalam konteks bahasa, bukan sebagai tindakan kekerasan yang seperti saat ini diartikan masyarakat.

"Itu saya nggak tahu karena bahasa saya itu orang ndeso, yang biasa mungkin melaksanakan dulu waktu kecil kan sering 'piting-pitingan' dengan teman saya tuh. 

Saya pikir 'dipiting' lebih aman, karena memang kita tak punya alat," ungkapnya. 

Panglima TNI, Yudo Margono juga menekanka, bahwa dalam masalah unjuk rasa di Rempang, pihak TNI secara khusus tidak terlibat secara aktif. Artinya, tidak ada mobilisasi personel dalam skala besar ke lokasi tersebut. 

"TNI tidak dilibatkan untuk tadi memakai alat seperti yang zaman dulu, tidak ada. Adapun yang turun dan dilibatkan hanya sebatas personel TNI di wilayah Kota Batam saja dan tidak ada kekerasan," pungkasnya.

Seolah meralat apa yang telah diungkapkan Panglima TNI soal kata ‘Piting’ hal senada juga diungkapkan Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono. Menurutnya, konteks yang doungkapkan Panglima berbeda dengan makna sebenarnya.

"Jika dilihat secara utuh dalam video tersebut, Panglima TNI sedang menjelaskan bahwa demo yang terjadi di Rempang sudah mengarah pada tindakan anarkisme yang dapat membahayakan baik aparat maupun masyarakat itu sendiri, sehingga meminta agar masing-masing pihak untuk manahan diri," ujar Kapuspen TNI yang disampaikan di Ruang Balai Wartawan, Puspen TNI, Jumat (15/9/2023). 

Bahasa piting memiting itu adalah bahasa prajurit yang berarti setiap prajurit merangkul satu masyarakat agar tehindar dari bentrokan. 

"Kadang-kadang bahasa prajurit itu suka disalahartikan oleh masyarakat yang mungkin tidak terbiasa dengan gaya bicara prajurit," sambungnya. 

Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono memahami terjadi salah tafsir ini. 

 "Perlu diingat dengan konflik ini, maka kerugian pasti diterima oleh aparat dan masyarakat Indonesia sendiri," pungkasnya.

Sayangnya, meski Panglima TNI, Yudo Margono, telah meminta maaf kepada masyarakat secara terbuka, polemik kata-kata ini terlanjur menjadi konsumsi publik dan ditanggapi beragam oleh masyarakat. 

Melalui sebuah tayangan video pada kanal YouTube Rocky Gerung Official, dirinya memberikan komentar setelah mendengar pernyataan Panglima TNI Yudo Margono.

“Jadi kalau kita dengar misalnya statement Panglima kalau turun 1000 kita turunin 1000, kan itu semacam frustasi juga kan. Ngapain itu?” ungkap Rocky Gerung dalam video pada kanal YouTube Rocky Gerung Official. 

Lebih lanjut Rocky Gerung mengungkap, jika TNI merupakan alat pertahanan negara, maka tak sepantutnya mengeluarkan ungkapan kata ‘piting’ yang multitafsir.

 “TNI adalah simbol pertahanan negara tuh. Nah itu tidak boleh terucap dari Panglima bakal rakyat 1000 kami 1000. Rakyat dan TNI itu ibarat ikan dan air yang sejarahnya begitu di zaman kemerdekaan. Jadi kalau sekarang ikan berkelahi dengan air itu nggak masuk akal tuh,” sambungnya.

Dirinya memahami karena bentrok yang terjadi pada Kamis (7/9/2023) antara warga dan aparat ini cukup alot. Namun ia tekankan bahwa TNI seharusnya dihargai sebagai pertahanan musuh dari luar, bukan dari dalam negara sendiri. 

“Tetapi sekali lagi kita ingin supaya TNI itu betul-betul dihargai sebagai aparat pertahanan musuh dari luar bukan musuh dari dalam,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi sikap Panglima TNI, Laksamana Yugo Margono yang berani meminta maaf usai memerintahkan prajuritnya memiting warga Pulau Rempang.

Selain patut diapresiasi, sikap Panglima TNI juga patut untuk dicontoh pejabat lainnya. Sebab, tak sedikit pejabat yang mengeluarkan pernyataan yang membuat keruh suasana, namun enggan meminta maaf atas pernyataan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alih-alih mengakui kesalahan, para pejabat tersebut justru berkelit yang pada akhirnya malah semakin memperluas ketegangan.

"Dalam hal ini, Panglima TNI berjiwa besar menyatakan kekeliruan atas pernyataannya itu. Saya kira langkah ini sangat positif dan patut ditiru pejabat lainnya. Menurut saya, hal ini harus dijadikan kebiasaan. Ketika pejabat melakukan kesalahan, minta maaf secara terbuka kepada rakyat sebagaimana dilakukan Panglima TNI," tutur Senator asal Jawa Timur itu. (kmr/chk/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Iran Murka dan Sebut Timnya Diperlakukan Tak Adil selama Piala Dunia 2026: Kami di Sini untuk Sepak Bola, Bukan Politik

Pelatih Iran Murka dan Sebut Timnya Diperlakukan Tak Adil selama Piala Dunia 2026: Kami di Sini untuk Sepak Bola, Bukan Politik

Pelatih Timnas Iran, Amir Ghalenoei, kembali menyuarakan keresahannya terkait perlakuan yang diterima negaranya selama Piala Dunia 2026.
Di Hadapan Petugas Sensus, Dedi Mulyadi Akui Punya Ratusan Domba dan Sapi

Di Hadapan Petugas Sensus, Dedi Mulyadi Akui Punya Ratusan Domba dan Sapi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengakui dirinya mempunyai ratusan domba dan sapi di hadapan petugas Sensus Ekonomi 2026.
Persib Berminat? Kiper Sensasional Piala Dunia 2026 Ini Bisa Direkrut Maung Bandung Secara Gratis di Bursa Transfer

Persib Berminat? Kiper Sensasional Piala Dunia 2026 Ini Bisa Direkrut Maung Bandung Secara Gratis di Bursa Transfer

Penampilan gemilang Vozinha di Piala Dunia 2026 membuat namanya mulai mencuri perhatian. Kiper veteran Tanjung Verde itu berpeluang direkrut secara gratis.
Hasil Piala Dunia 2026: Mesir Epic Comeback, Kalahkan Selandia Baru 3-1 dan Puncaki Grup G

Hasil Piala Dunia 2026: Mesir Epic Comeback, Kalahkan Selandia Baru 3-1 dan Puncaki Grup G

Timnas Mesir sukses bangkit dari ketertinggalan dan berhasil mengalahkan Selandia Baru dengan skor 3-1 pada laga Grup G Piala Dunia 2026, Senin (22/6/2026).
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2026 Stagnan di Angka Rp2.668.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2026 Stagnan di Angka Rp2.668.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 22 Juni 2026 terpantau stagnan di angka Rp2.668.000 per gram.
Daftar 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Tak Ada Ronaldo, Wonderkid Muslim Kangkangi Lionel Messi

Daftar 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Tak Ada Ronaldo, Wonderkid Muslim Kangkangi Lionel Messi

Lamine Yamal menunjukkan dirinya salah satu talenta paling istimewa di Piala Dunia 2026. Bintang muda Timnas Spanyol itu sukses menorehkan catatan bersejarah.

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Ihwal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7, Jokowi, masih menjadi perhatian publik. Terutama terkaiat perkembangan soal nasib Roy Suryo & dokter Tifa
Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Baru-baru ini beredar terkait kabar detik-detik 14 oknum TNI-Polri terjaring razia atau Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib)  di THM, Surabaya, pada Sabtu
Korban Dugaan Perselingkuhan Lapor ke Mabes Polri dan DPR RI

Korban Dugaan Perselingkuhan Lapor ke Mabes Polri dan DPR RI

Muhamad Alan yang mengaku menjadi korban dari dugaan perkara perselingkuhan seorang pejabat daerah memilih melaporkan peristiwa tersebut ke Mabes Polri.
Injak Usia ke-65, Jokowi Dapat Ucapan dari Sultan Sepuh Cirebon

Injak Usia ke-65, Jokowi Dapat Ucapan dari Sultan Sepuh Cirebon

Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) berulang tahun ke-65 tepat pada Minggu (21/6/2026).
Dokter Tifa Ajukan Praperadilan ke Mahkamah Agung, Ramdansyah: Penangkapan Excessive Power

Dokter Tifa Ajukan Praperadilan ke Mahkamah Agung, Ramdansyah: Penangkapan Excessive Power

Usai ditetapkan tersangka dan ditangkap Podal Metro Jaya dalam kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Jokowi. Kini pihak Dokter Tifa mengajukan praperadilan
Bus TransJakarta Tabrak Pembatas Jalan di Depan Halte Cikoko, Jalan Sempat Macet Cukup Panjang

Bus TransJakarta Tabrak Pembatas Jalan di Depan Halte Cikoko, Jalan Sempat Macet Cukup Panjang

Dari video yang beredar di media sosial tampak bus Transjakarta mengalami kerusakan cukup parah, terutama bagian samping kiri mobil hancur. 
Ayah Wapres Gibran Ultah ke 65, Grace Natalie Temui Jokowi di Solo: Semoga Terus Diberikan Kesehatan

Ayah Wapres Gibran Ultah ke 65, Grace Natalie Temui Jokowi di Solo: Semoga Terus Diberikan Kesehatan

Ayah Wapres Gibran, yang juga mantan Presiden ke-7 Jokowi berulang thaun (ultah) ke 65, pada Minggu (21/6). Kemudian dari pantauan awak media, sejumlah politisi
Selengkapnya

Viral