News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dimana Presiden Soekarno saat Para Jenderal Diculik G30S PKI? Ini Kesaksian Para Pengawal Pribadinya

Keadaan istana negara pada 1 Oktober 1965 pagi diliputi kegelisahan. Tidak ada yang tahu di mana Soekarno. Semua yang ada di Istana bertanya, "Dimana Presiden?"
Selasa, 26 September 2023 - 05:40 WIB
Presiden Soekarno diantara barisan prajurit.
Sumber :
  • Dok.Wikipedia

"Sekitar pukul 10 malam. Aidit datang langsung dari Stadion Senayan, setelah di sana mendengar dengan mata kepala sendiri, Presiden memberikan isyarat rahasia di depan publik kepada Untung cs untuk jalan terus dengan gerakannya dengan mengutip Mahabharata tentang dharma, tugas mulia." tulis John Rossa. 

Aidit menugaskan kepada Brigjen Suparjo, untuk segera menjemput Presiden Soekarno di Istana Negara pada pagi hari tanggal 1 Oktober 1965 dan membawanya menuju ke rumah Susanto di kawasan Pangkalan Udara Halim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Foto: Pemimpin Partai Komunis Indonesia DN Aidit (istimewa)

Dalam perhitungan Aidit, jika Soekarno dapat diamankan di rumah Susanto, maka ia dengan mudah akan menekan Soekarno untuk membuat sejumlah kesepakatan yang menguntungkan gerakan 30 September PKI.

Setelah pasukan dengan sandi pasopati yang dipimpin Letnan Doel Arif merampungkan tugasnya mengeksekusi pucuk pimpinan Angkatan Darat, pada pukul 6 pagi Suparjo kemudian bergerak ke Istana untuk menemui presiden Soekarno. 

"Guna memuluskan akses Supardjo dalam menemui Presiden, Letkol Untung telah melakukan pengaturan dengan Kapten Suwarno dan Posko, untuk menghilangkan prosedur-prosedur keamanan normal istana." ungkap Rossa dalam bukunya. 

Baca Juga: Menyibak Sepak Terjang Biro Khusus PKI, Menyusup Dalam Tubuh Angkatan Bersenjata Indonesia Jelang G30S PKI

Namun Suparjo tidak menemukan keberadaan Soekarno di Istana. Presiden Soekarno entah berada dimana, tidak diketahui pasti oleh Suparjo. Skenario "mengamankan" Bung Karno ke rumah Suyanto untuk melakukan sejumlah kesepakatan dengan Aidit gagal di pagi itu.

Dimana Presiden Soerkarno Berada?

AB Lapian, dalam "Malam Bencana Nasional" menulis, keadaan istana negara pada 1 Oktober 1965 pagi diliputi kegelisahan. Tidak ada yang tahu di mana Presiden berada. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kolonel Bambang Widjanarko, sebelum meninggalkan istana pukul 24.00 semalam, telah menyampaikan kepada Presiden acara untuk pagi hari tanggal 1 Oktober 1965, yakni waktu minum kopi jam 07.00 Bung Karno akan menerima Waperdam Leimena dan Men/Pangad Jenderal Ahmad Yani." ungkap Lapian. 

Saat bertugas pagi hari sebagai inspektur upacara gladi resik peringatan HUT ABRI di lapangan parkir timur Senayan, Ajudan Presiden Soekarno, Kolonel Bambang, mendapat laporan tentang penembakan dan penculikan terhadap beberapa jenderal. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Upaya Pemulihan Pasca Bencana, Ratusan KK di Sumatera Terima Bantuan

Upaya Pemulihan Pasca Bencana, Ratusan KK di Sumatera Terima Bantuan

Sejumlah pihak turut serta dalam upaya pemulihan wilayah Sumatera pasca dihantam banjir bandang dan tanah longsor.
Nasib Dean James & Nathan Tjoe-A-On Terancam! Tersandung Status WNI, Klub Belanda Larang Main dan Latihan

Nasib Dean James & Nathan Tjoe-A-On Terancam! Tersandung Status WNI, Klub Belanda Larang Main dan Latihan

Dean James dan Nathan Tjoe-A-On dihentikan sementara oleh klub Eredivisie akibat masalah status WNI dan izin kerja. Nasib keduanya kini menunggu kepastian hukum
Berita Foto: WFH Tiap Jumat Diberlakukan, ASN di Balai Kota Mulai Bersiap

Berita Foto: WFH Tiap Jumat Diberlakukan, ASN di Balai Kota Mulai Bersiap

Aktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di kawasan Balai Kota Jakarta Pusat terpantau tetap berjalan normal pada Rabu (1/4/2026), meskipun pemerintah pusat telah menetapkan kebijakan baru berupa sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) setiap hari Jumat.
Ironi Timnas Indonesia! 4 Mantan Lawan di Kualifikasi Justru Lolos ke Piala Dunia 2026, Ada yang Pernah Dibantai Garuda

Ironi Timnas Indonesia! 4 Mantan Lawan di Kualifikasi Justru Lolos ke Piala Dunia 2026, Ada yang Pernah Dibantai Garuda

Empat mantan lawan Timnas Indonesia di kualifikasi justru lolos ke Piala Dunia 2026. Ironisnya, ada tim yang pernah dikalahkan skuad Garuda.
Momentum Earth Hour, Begini Cara BRI Upayakan Keberlanjutan Lewat Aksi Nyata di Lingkungan Kerja

Momentum Earth Hour, Begini Cara BRI Upayakan Keberlanjutan Lewat Aksi Nyata di Lingkungan Kerja

BRI mengintegrasikan prinsip keberlanjutan yang diwujudkan melalui pengelolaan energi di lingkungan kerja, seperti penggunaan teknologi hemat energi (termasuk lampu LED),
4 Negara Gagal ke Piala Dunia 2026 Ini Bisa Jadi Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, Nomor 1 Italia

4 Negara Gagal ke Piala Dunia 2026 Ini Bisa Jadi Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, Nomor 1 Italia

PSSI tengah cari lawan terbaik untuk FIFA Matchday Juni 2026. Italia, Serbia, Cile, hingga Peru bisa jadi kandidat kuat uji coba Timnas Indonesia.

Trending

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan renovasi puluhan ribu rumah di Jawa Barat. Warga kini bisa daftar langsung, program dimulai April dan dorong ekonomi daerah.
Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Kegagalan Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA Series 2026 menjadi sorotan media Malaysia. Meski gagal lawan Bulgaria, skuad Garuda tetap dipandang positif.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Surabaya, di mana Megawati Hangestri siap melawan kawan lamanya di pertandingan pembuka antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN.
Resmi! FIFA Umumkan Ranking Terbaru Hari Ini, Timnas Indonesia Turun Lagi, Malaysia Terjun Bebas

Resmi! FIFA Umumkan Ranking Terbaru Hari Ini, Timnas Indonesia Turun Lagi, Malaysia Terjun Bebas

Ranking FIFA Timnas Indonesia turun ke posisi 122 usai dikudeta Togo. Sementara itu, Malaysia terjun bebas 17 peringkat akibat skandal pemain naturalisasi ilegal.
Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Kekalahan 0-1 yang dialami Timnas Indonesia saat menghadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026 masih jadi perbincangan. Media Vietnam heran dengan John Herdman.
Jakarta Pertamina Enduro Rekrut Pemain Asing Pengganti Yana Shcherban, Siap Duet Bareng Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro Rekrut Pemain Asing Pengganti Yana Shcherban, Siap Duet Bareng Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro dikabarkan telah merekrut pemain asing baru yang berposisi sebagai outside hitter, yang siap duet dengan Megawati Hangestri di babak final four Proliga 2026.
Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Bung Harpa memberikan kritikan terhadap penampilan Timnas Indonesia asuhan John Herdman yang kalah melawan Bulgaria. Menurutnya penampilan timnas tidak bagus.
Selengkapnya

Viral