GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Langkah Politik Jokowi hingga Kaesang Pangarep Jadi Ketua Umum PSI, Faisal Assegaf: Bocah Karbitan Istana

Kritikus Politik, Faizal Assegaf komentari langkah politik Presiden Jokowi dan Kaesang Pangarep diangkap menjadi Ketua Umum PSI (Partai Solidaritas Indonesia).
Kamis, 28 September 2023 - 11:39 WIB
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie bersama Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarepi, senin (25/9/2023).
Sumber :
  • Muhammad Bagas / tim tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kritikus Politik, Faizal Assegaf mengomentari langkah politik Presiden Jokowi dan Kaesang Pangarep diangkap menjadi Ketua Umum PSI (Partai Solidaritas Indonesia).  

Pro dan kontra masuk putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni Kaesang Pangarep ke PSI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, tak hanya menjadi anggota partai, Kaesang resmi menjadi Ketua Umum PSI.


Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep resmi ditetapkan sebagai Ketum PSI saat Kopdarnas PSI di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Senin (25/9/2023). (Muhammad Bagas/tvOnenews)

Keputusan itu ditetapkan dalam acara Kopi Darat yang digelar di Jakarta pada hari Senin (25/09/2023).

Keputusan Kaesang berlabuh ke PSI bukan ke PDIP ini tentu saja mengejutkan banyak pihak, bahkan memancing respon beragam dari para Politikus, warganet hingga pengamat.

Mantan aktivis 98, Faizal Assegaf yang juga pendukung Presiden Jokowi pada Pilpres 2019. 

bahkan dirinya pernah menghadiri kegiatan yang diadakan oleh Komunitas Sahabat Jokowi (KSJ).

Faizal Assegaf dalam podcast bersama Abraham Samad menanggapi soal bergabungnya putra bungsu Jokowi ke PSI.

"Saya mau bicara soal PSI, Kaesang, dan Jokowi ini dalam satu konteks politik dinasti yang pernah kita perbincangkan, saya harus mengatakan bahwa langkah-langkah politik Jokowi yang akhir-akhir ini lebih cenderung untuk mengkarbit anaknya masuk ke gelanggang atau panggung politik," ujarnya yang dilansir Youtube Abraham Samad SPEAK UP.

Menurut kritikus politik ini, langkah politik Jokowi yang mengorbitkan anaknya masuk ke gelanggan politik itu punya dua tujuan.

"Yang pertama dia ingin mengirim pesan yang kuat kepada rakyat bahwa dia punya ambisi untuk membangun suatu dinasti politik," jelasnya.

"Untuk menghadapi dinasti politik SBY yang juga membesarkan Agus Harimurti Yudhoyono, dan dinasti politik Megawati yang juga membesarkan Puan," imbuhnya.


Faizal Assegaf di podcast Abraham Samad, berbicara soal Kaesang jadi Ketum PSI.

Faizal menilai kalau ada persaingan yang kuat di antara para dinasti politik di lingkungan kekuasaan.

"Aspek kedua lebih khusus menyangkut Kaesang tiba-tiba menyeberang ke PSI, harus berani kita simpulkan ini adalah pesan Jokowi kepada seluruh rakyat Indonesia agar tidak percaya lagi kepada PDIP," ujarnya.

"Bahwa saya sebagai Presiden Republik Indonesia, Presiden Jokowi saya mengirim anak saya, merestui anak saya menggiring anak saya masuk ke PSI sebagai bentuk pesan tegas kepada rakyat,'saya tidak percaya PDIP," ujarnya.

Di mana Faizal mengatakan bahwa secara otomatis seluruh pendukung Jokowi yang diklaim oleh PDIP 80 persen rakyat.

"Itu juga tidak akan percaya dengan PDIP," ucapnya.

kemudian pesan kedua Jokowi juga mengatakan kalau dulu zaman Presiden SBY bikin partai tiba-tiba Demokrat bisa menjadi besar.

"Maka dengan kekuatan kekuasaan yang dia bisa miliki, dia bisa membesarkan PSI, jadi ini pesan mengancam kepada Megawati, kepada seluruh PDIP lebih khusus di basis-basis strategi di Jawa Timur, Jawa Tengah," ujarnya.

Di luar itu juga, masuk Kaesang Pangarep ke PSi bahwa untuk mengambil ahli suara, PDIP dan Jokowi.

Selain itu, Faizal mengamati bahwa Megawati Soekarnoputri terkunci tidak berdaya menghadapi 'Bocah karbitan Istana' yang diproduk oleh Jokowi, Kaesang.

"Untuk kedua kalinya Ibu Megawati terlihat secara moral itu berlutut di depan Jokowi tidak berdaya," ujarnya.


Presiden Joko Widodo berbincang dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Istana Negara, Jakarta. ((ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden)

Tak hanya itu, Faizal Assegaf mengaku bahwa ini bukan pertama kalinya, yakni kedua kalinya karena proyek pertamanya adalah Jokowi titipkan Gibran Rakabuming sebagai satu proyek politik yang digendong oleh ibu Megawati.

"Hari-hari Gibran masuk ke Solo itu digendong oleh ibu Megawati dan loyalis di lingkaran PDIP, satu kerja politik yang sebenarnya memalukan," ujarnya.

Hal memalukan karena partai yang begitu besar diberi tugas oleh Presiden Jokowi untuk melayani Gibran Rakabuming.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nah sekarang Kaesang, pada kasus Kaesang ini publik melihat secara moral, pandangan moral ini Megawati seperti berada pada posisi berlutut, dan tidak berdaya di hadapan kekuasaan petugas partai, partai Insinyur Jokowi," ujarnya. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atap rumah warga di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga, Selasa (17/2).
Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Berdasarkan perhitungan hisab, Kemenag memperkirakan 1 Ramadan 1447 Hijriah secara astronomis berpotensi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.
BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi umumkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo menyoroti perubahan besar gaya balap Marc Marquez jelang MotoGP 2026. Legenda asal Spanyol itu menilai gaya balap The Baby Alien kini lebih halus.
Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Agen Jurgen Klopp ungkap kliennya menolak tawaran Manchester United (MU) dan Chelsea. Peluang latih Timnas Inggris sempat terbuka sebelum ia gabung Red Bull.
Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Satuan Reserse Kriminal Polres Bojonegoro mencatatkan pengungkapan sejumlah perkara menonjol dalam periode kepemimpinan AKP Bayu Adjie Sudarmono sebagai Kasat Reskrim.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT