News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sampah TPA Tondong Mengkhawatirkan, Anggaran untuk Lahan TPA Baru Tidak Ada, DLHK Kabupaten Sinjai Dipanggil DPRD

Kondisi keuangan Sinjai tak mampu mengadakan lahan baru, anggaran sudah dialihkan penanganan Covid-19. Timbunan sampah di TPA Tondong semakin mengkhawatirkan.
Kamis, 25 November 2021 - 18:08 WIB
Sampah di TPA Tondong Kabupaten Sinjai menggunung
Sumber :
  • Andi Rahmat

Sinjai, Sulawesi Selatan - Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tondong, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan penuh dan menggunung, penyebabnya, belum ada lahan baru yang bisa digunakan sebagai pengganti karena belum ada anggaran untuk TPA baru. Anggaran TPA baru sudah dialihkan ke anggaran penanganan Covid-19.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebetulnya sejak tahun 2018 lalu kita sudah usul untuk disiapkan lahan baru TPA, karena sudah melihat ada penambahan volume sampah setiap harinya, hanya saja, dua tahun terakhir ini kondisi keuangan Sinjai tak mampu mengadakan lahan itu, sebab anggaran dialihkan untuk penanganan Covid-19" kata Sekretaris DLHK Sinjai, Evikasim Noor, Rabu (25/11/2021).

 

Pantauan di lokasi TPA Tondong, tepatnya di Dusun Pao Desa Kampala itu, gunungan sampah tampak hampir menutupi seluruh luas lahan yang kurang lebih dua hektar . 

 

Selain menggunung, TPA milik Pemerintah Kabupaten Sinjai tersebut telah mengeluarkan gas metan. Tentunya hal itu akan berdampak luas bagi kualitas hidup masyarakat dan berpotensi mencemari tanaman perkebunan yang ada di sekitarnya.

 

Sementara jarak antara pemukiman warga dengan TPA ini sekitar kurang lebih 500 meter.

 

Oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sinjai sebagai pengelola sampah menyampaikan, lokasi TPA satu-satunya itu hanya mampu menampung sampah yang sudah over kapasitas.

 

Juga diketahui bahwa jumlah sampah masyarakat Sinjai rata-rata 40 ton per hari, yang diangkut dari ibu Kota kabupaten, dan juga di tujuh kecamatan di Sinjai. 

 

Evikasim menambahkan bahwa sebelumnya, Pemkab mendapat sorotan dari pemerhati lingkungan, bahkan pihaknya sempat dipanggil oleh Anggota DPRD Sinjai terkait masalah tersebut.

 

"Saat kami dipanggil, saya katakan tolong pak dewan bantu kami penganggaran, agar ada lahan baru dan peralatan pengolahan sampah secara modern," katanya. 

 

Ia menyebut, di daerah lain sudah dilakukan pengelolaan sampah secara modern agar lokasi TPA tidak cepat penuh. 

 

"Kita berencana mengajak Anggota DPRD Sinjai untuk melihat pengelolaan sampah secara modern di daerah lain itu. Alat yang mereka gunakan bernilai miliaran dan seperti itu yang kami butuhkan di DLHK Sinjai," sambungnya. 

 

Evikasim menjelaskan bahwa alat itu akan digunakan mengolah sampah, separuh bisa digunakan pupuk, dan separuhnya lagi bisa digunakan sebagai bahan meubel.

 

"Dengan cara ini DLHK bisa menambah PAD Sinjai, yang mana saat ini dituntut menghasilkan Rp150 juta dari sampah," terangnya. 

 

"Hanya saja, sulit mencapai hal itu, sebab banyak warga dan ada oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sinjai yang tidak taat bayar retribusi sampah. Namun dengan masalah ini, berharap DPRD Sinjai bisa mencarikan solusinya," tutupnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

( Andi Rahmat / MTR )

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
Reaksi Keras Volimania Usai Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026 Leg 1: Satu-satunya di Dunia, Selebrasi Juara Ditunda!

Reaksi Keras Volimania Usai Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026 Leg 1: Satu-satunya di Dunia, Selebrasi Juara Ditunda!

Euforia kemenangan Jakarta Pertamina Enduro di grand final Proliga 2026 justru diwarnai keanehan yang memancing reaksi publik. Respons fans langsung membanjiri media sosial
Mahasiswa Dorong Evaluasi Kinerja Sosial Perusahaan untuk Kemajuan Daerah di Kalteng

Mahasiswa Dorong Evaluasi Kinerja Sosial Perusahaan untuk Kemajuan Daerah di Kalteng

Ketua umum SEMMI Kalteng, Afan menilai masih banyak anak daerah yang kesulitan mengakses pendidikan layak meskipun tinggal di wilayah kaya sumber daya.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral