News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jokowi Kerap Kritik Keras Junta Militer Hingga Akan Kirim Jenderal ke Myanmar, Ternyata Tiga BUMN Diduga Pasok Senjata

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kasus Myanmar dituding standar ganda.  Di satu pihak saat memegang keketuaan ASEAN, Indonesia terus mendorong langkah maju dari implementasi Five-Point Consensus, salah satunya menyerukan adanya dialog sekaligus penghentian kekerasan di Myanmar. Namun, pada sisi lain, ada dugaan keterlibatan perusahaan BUMN dalam memasok senjata ke militer Myanmar.
Rabu, 4 Oktober 2023 - 13:16 WIB
Presiden Joko Widodo dalam konferensi pers Konferensi Tingkat TInggi ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur
Sumber :
  • Sekretariat Kepresidenan

Jakarta, tvOnenews.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kasus Myanmar dituding standar ganda.  Di satu pihak saat memegang keketuaan ASEAN, Indonesia terus mendorong langkah maju dari implementasi Five-Point Consensus, salah satunya menyerukan adanya dialog sekaligus penghentian kekerasan di Myanmar. Bersama pihak terkait, Indonesia juga terus berupaya memfasilitasi bantuan kemanusiaan untuk masyarakat di Myanmar.

“Melalui engagements dengan berbagai pihak, mendorong terciptanya dialog yang inklusif, kemudian menyerukan penghentian kekerasan, dan memfasilitasi penyelesaian lewat Joint Needs Assessment melalui AHA Centre dan juga menyalurkan bantuan kemanusiaan," ujar Presiden Joko Widodo dalam konferensi Tingkat TInggi ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Kamis (11/05/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pada sisi lain, publik dikagetkan dengan tudingan dari Eks Jaksa Agung Marzuki Darusman bersama Masyarakat sipil The Chin Human Rights Organisation (CHRO), Myanmar Accountability Project (MAP) tentang dugaan keterlibatan perusahaan BUMN dalam memasok senjata ke militer Myanmar. Laporan  dihimpun dari investigasi terbuka dan dokumen-dokumen yang bocor. 

 

tvonenews

Tiga perusahaan milik BUMN tersebut adalah PT Pindad, PT PAL, dan PT Dirgantara Indonesia. Ketiganya dituding menjual senjata secara ilegal kepada militer, praktik yang dilakukan selama satu dekade terakhir — bahkan masih berlanjut pascakudeta pada tahun 2021.

Marzuki Darusman ketua Tim Pencari Fakta PBB untuk pelanggaran HAM di Myanmar meminta pihak terkait menyelidiki kasus ini karena sebagai anggota BUMN ketiga perusahaan tersebut berada di bawah kendali langsung pemerintah, serta tunduk pada pengawasan dan persetujuan pemerintah. 

"Fakta bahwa peralatan pertahanan secara aktif dipromosikan setelah kampanye genosida terhadap Rohingya dan kudeta tahun 2021 menjadi perhatian serius dan menimbulkan keraguan atas kesediaan pemerintah Indonesia untuk mematuhi kewajibannya di bawah hukum hak asasi manusia internasional dan hukum humaniter," ungkap Marzuki. 

"Investigasi kami telah menemukan bukti-bukti memberatkan yang menunjukkan adanya standar ganda yang mengejutkan," kata Direktur MAP, Chris Gunness, dalam siaran pers gabungan, Selasa, 3 Oktober 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Joko Widodo juga pernah berencana mengirim salah seorang jenderal ke Myanmar untuk membantu transisi negara itu menuju negara demokrasi. "Ini soal pendekatan. Kami punya pengalaman, di sini, di Indonesia situasinya sama," kata Jokowi saat wawancara eksklusif dengan Reuters, beberapa waktu lalu.

Namun, hingga kini tindak lanjut perintah Presiden Jokowi belum terdengar pekembangannya lebih lanjut. 
"Sampai sekarang belum, spesifik belum, hanya kita persiapkan saja kalau nanti suatu saat mungkin presiden minta TNI siapkan, ya kami menyiapkan," kata Kepala Staf Umum TNI Letnan Jenderal TNI Bambang Ismawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/2/2023).
(bwo)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen Erick Thohir Tonton 2 Laga Timnas Indonesia Sehari, Dampingi Garuda Pertiwi di Bandung Tiba-tiba Sudah Selebrasi Gol Ole Romeny

Momen Erick Thohir Tonton 2 Laga Timnas Indonesia Sehari, Dampingi Garuda Pertiwi di Bandung Tiba-tiba Sudah Selebrasi Gol Ole Romeny

Baik Timnas Indonesia dan Timnas Indonesia Putri sama-sama bertanding pada Selasa (9/6/2026) di Jakarta dan Bandung. 
Rekap Hasil Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, Selasa 9 Juni: Red Sparks Keok

Rekap Hasil Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, Selasa 9 Juni: Red Sparks Keok

Rekap hasil Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026 pada Selasa (9/6/2026). Salah satunya Red Sparks menelan hasil buruk.
Chatib Basri Sebut Tugas Menkeu Sebetulnya Sangat Gampang: Hanya Naikkan, Potong, Pinjam!

Chatib Basri Sebut Tugas Menkeu Sebetulnya Sangat Gampang: Hanya Naikkan, Potong, Pinjam!

Meski menyebut tugas Menkeu gampang, Chatib menekankan bahwa penerapan kebijakannya tidak semudah yang terlihat, terutama di tengah tantangan ekonomi saat ini.
Usut Dugaan Korupsi Proyek PG Assembagoes Milik PTPN XI Rp645 M, Penyidik Kortastipidkor Polri Geledah PT Barata Gresik

Usut Dugaan Korupsi Proyek PG Assembagoes Milik PTPN XI Rp645 M, Penyidik Kortastipidkor Polri Geledah PT Barata Gresik

Usut kasus dugaan korupsi proyek pengembangan dan modernisasi PG Assembagoes milik PTPN XI, Tim Penyidik Mabes Polri menggeledah kantor BUMN PT Barata Indonesia
Geledah Gedung di Jaktim Terkait Kasus Korupsi Pabrik Gula, Kortas Tipidkor Polri Sita Barang Bukti Dokumen

Geledah Gedung di Jaktim Terkait Kasus Korupsi Pabrik Gula, Kortas Tipidkor Polri Sita Barang Bukti Dokumen

Kortas Tipidkor Polri selesai melakukan penggeledahan di Gedung PT. WIJAYA KARYA, Jalan D.I. Panjaitan Kav 9-10, Jaktim soal kasus dugaan tindak pidana korupsi
Jaksa sebut Nadiem Memiliki Niat Jahat, Diduga Terima Uang Rp809 Miliar

Jaksa sebut Nadiem Memiliki Niat Jahat, Diduga Terima Uang Rp809 Miliar

Jaksa penuntut umum dari Kejagung Roy Riady menyatakan terdakwa Nadiem Anwar Makarim tidak hanya memiliki niat jahat dalam perkara dugaan korupsi Chromebook

Trending

UU Polri Disahkan DPR Hari Ini, Sahroni: Langkah Bagus, Biar Polri Lebih Mengayomi Tanpa Pandang Bulu

UU Polri Disahkan DPR Hari Ini, Sahroni: Langkah Bagus, Biar Polri Lebih Mengayomi Tanpa Pandang Bulu

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni dukung pengesahan RUU Polri menjadi UU. Bahkan, ia menilai aturan tersebut menjadi langkah baik untuk mendorong Polri
Tiga Cara Jitu Hadapi Tekanan Fiskal Menurut Chatib Basri, Ekonom Senior: Bisa Diperbaiki

Tiga Cara Jitu Hadapi Tekanan Fiskal Menurut Chatib Basri, Ekonom Senior: Bisa Diperbaiki

Nama Ekonom Senior sekaligus Eks Menkeu Chatib Basri saat ini sedang disorot publik & elite politik. Pasalnya, ia sebut tiga cara jitu hadapi tekanan fiskal.
5 Zodiak Paling Hoki 10 Juni 2026: Virgo Rezeki Nomplok, Taurus Dapat Kabar Gembira 

5 Zodiak Paling Hoki 10 Juni 2026: Virgo Rezeki Nomplok, Taurus Dapat Kabar Gembira 

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 10 Juni 2026, di antaranya Virgo mendapatkan rezeki nomplok dan Taurus dapat kabar gembira dari berbagai arah.
Polda NTT Gelar Seminar The Art of Smart Parenting, Wujudkan Keluarga yang Harmonis

Polda NTT Gelar Seminar The Art of Smart Parenting, Wujudkan Keluarga yang Harmonis

Untuk membangun keamanan tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dimulai dari keluarga. Berangkat dari keyakinan tersebut, Polda NTT gelar
DPRD Surabaya Soroti Banyak Jalan Gelap, Kebutuhan PJU Masih Capai 20 Ribu Titik

DPRD Surabaya Soroti Banyak Jalan Gelap, Kebutuhan PJU Masih Capai 20 Ribu Titik

Keluhan terkait PJU masih mendominasi aspirasi warga dalam reses anggota DPRD Surabaya. Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati menyebut lebih dari 70 persen keluhan yang diterimanya berasal dari persoalan minimnya penerangan jalan di berbagai wilayah.
Erick Thohir Klarifikasi Interaksi Bersama Elkan Baggot yang Viral, Bek Timnas Indonesia Disebut Ketinggian

Erick Thohir Klarifikasi Interaksi Bersama Elkan Baggot yang Viral, Bek Timnas Indonesia Disebut Ketinggian

Erick Thohir sempat menyapa para pemain Timnas Indonesia sebelum menghadapi Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026) lalu dan mengunggahnya di akun Instagram pribadi. 
Prabowo Minta Maaf ke 8 Dubes Negara Sahabat Karena Tertunda Penyerahan Kredensial

Prabowo Minta Maaf ke 8 Dubes Negara Sahabat Karena Tertunda Penyerahan Kredensial

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada delapan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara sahabat yang baru menyerahkan surat kepercayaan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026).
Selengkapnya

Viral