News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memangnya Ada Sianida di Tubuh Mirna? Sampai Sudah 7 Tahun pun Otto Hasibuan Tetap Konsisten Bilang Jessica Wongso Dipaksa 'Bersalah'

Nama Jessica Wongso kembali menyeruak publik, setelah tayangnya film dokumenter netflix Ice Cold: Murder, Coffee. Buat publik kembali penasaran tewasnya Mirna
Selasa, 10 Oktober 2023 - 20:27 WIB
Otto Hasibuan, kuasa hukum Jessica Wongso dalam kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin.
Sumber :
  • tOne

Jakarta, tvOnenews.com -  Nama Jessica Wongso kembali menyeruak ke publik, setelah tayangnya film dokumenter netflix Ice Cold: Murder, Coffee. Bikin publik kembali penasaran dengan kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin karena kopi sianida.

Kilas balik dalam kasus yang menjeratnya, Jessica Wongso dituding meracuni Mirna dengan secangkir kopi Vietnam di Olivier Cafe, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, pada tanggal 6 Januari 2016

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah itu, Jessica Kumala Wongso menjalani proses pengadilan dan divonis dengan hukuman 20 tahun penjara, namun keputusan ini disambut dengan reaksi yang beragam.


Terdakwa Jessica Wongso bersama kuasa hukumnya, Otto Hasibuan. (antara)

Seiring dengan tayangnya film tersebut, kembali menimbulkan kontroversi dan teka-teki di masyarakat mengenai kejelasan kasus pembunuhan Mirna.

Bahkan membuat opini di masyarakat berseliweran akan keraguan tentang proses peradilan Jessica Wongso menjadi terdakwa pembunuhan Mirna Salihin.

Menanggapi hal itu, Otto Hasibuan selaku kuasa hukum Jessica Wongso pada kasus pembunuhan Wayang Mirna Salihin blak-blakan ungkap kejanggalan kasus ini sejak 7 tahun berlalu.

Otto mengatakan memiliki suatu yang dirasa mengganjal, terutama dalam Labkrim (Laboratorium Kriminal) Polri.

"Ada bukti dan ini bukan bukti kami, ini adalah bukti dari Labkrim Polri yang diajukan oleh Jaksa, karena saya teliti tidak ada kelemahan-kelemahan," ujarnya dalam tayangan Program Fakta tvOne.

"Saya baca di sana 70 menit setelah Mirna meninggal, diperiksa diambil rupanya dari lambungnya sampel itu ditanyakan bahwa tidak ada sianida, negatif sianida," ungkapnya.

Otto Hasibuan mengatakan kalau dalam waktu 70 menit dalam keadaan fresh, masuk sianida ke dalam (tubuh).

"Kalau 70 menit dalam keadaan fresh, masuk sianida ke dalam katanya, tetapi diperiksa 70 menit kemudian Sianidanya tidak ada, masuk akal gak?" ungkapnya penuh tanda tanya.

"Berarti kan tidak ada sianidanya," tambahnya.


Otto Hasibuan di program Fakta tvOne.

Lanjut kuasa hukum Jessica ini menegaskan pernyataannya, yang sempat konfrontasi dengan saksi ahli forensik bernama dr Slamet Purnomo di persidangan.

"Nah baru kemudian di dokumennya saya lihat, 3 hari kemudian katanya oleh dr Slamet diperiksa setelah diambil sampel, ada 0,2 mg ada sianida setelah 3 hari setelah di-embalment," tuturnya.

Menurutnya dari awal tidak ada, kemudian dipertanyakan kembali apakah bisa dari awal tidak ada terus menjadi ada?

"Bisa kalau dimasukkan setelah dia mati," imbuhnya.

Hal mengganjal lainnya diungkap oleh Otto Hasibuan, ia mempertanyakan tidak dilakukan otopsi secara menyeluruh terhadap jasad mendiang Mirna Salihin.

Otto mengatakan pada awalnya tidak ada masalah, tetapi hari ketiga ketika Mirna mau dikuburkan.

"Datang lah Krishna Murti itu menurut Netflix dan menurut Edi Darmawan di persidangan, jelas kata-katanya di sini,'Hey pak Edi itu anakmu itu diracun,'" ucapnya.

"Pertanyaan kita, dari mana Krishna Murti tahu itu diracun, belum diotopsi, belum diambil sampel, ini yang harus ditelusuri, ini yang harus diusut, kenapa dia bisa mengatakan anakmu diracun," tuturnya.

Kemudian Otto mengeluarkan surat permohonan dari kepolisian kepada pihak rumah sakit agar jasad Mirna diotopsi.

"Tapi faktanya dr Slamet mengatakan dia tidak otopsi karena permintaan polisi, sehingga ada dua keterangan yang bertolak belakang," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berarti dugaan saya di antara ini dua ada yang berbohong, apakah ini surat bener sampai kepada dr Slamet tapi Slamet mengatakan tidak terima tidak mengakui, atau betul-betul dr Slamet tidak pernah menerima surat ini, ini hanya ada dalam berkas perkara aja," pungkasnya. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bermodal Keangkeran GBLA, Klok Siap Jaga Tren Positif Persib atas Bali United

Bermodal Keangkeran GBLA, Klok Siap Jaga Tren Positif Persib atas Bali United

Marc Klok targetkan kemenangan Persib atas Bali United. Tren positif, GBLA angker, dan 8 laga sisa dianggap final demi menjaga peluang juara Super League.
Bojan Hodak Ingin Persib Jaga Keangkeran GBLA, Minta Pemain Waspada Motivasi Berlipat Bali United

Bojan Hodak Ingin Persib Jaga Keangkeran GBLA, Minta Pemain Waspada Motivasi Berlipat Bali United

Persib Bandung bidik tiga poin saat menjamu Bali United. Bojan Hodak ingatkan ancaman lawan usai menang 6-1, demi menjaga jarak di puncak klasemen.
Emak-emak 63 Tahun Terlibat Penyelundupan Sabu di Bandara Silangit Tapanuli Utara, Ini Kronologinya

Emak-emak 63 Tahun Terlibat Penyelundupan Sabu di Bandara Silangit Tapanuli Utara, Ini Kronologinya

Petugas Bandara Silangit bekerjasama dengan Satuan Narkoba Polres Tapanuli Utara (Taput) gagalkan penyeludupan narkoba jenis sabu seberat 2 kg, Jumat (10/04/2026)
Kabag Organisasi Pemkab Gresik Temukan 13 Kejanggalan SK PNS dan PPPK Palsu yang Memakan Korban

Kabag Organisasi Pemkab Gresik Temukan 13 Kejanggalan SK PNS dan PPPK Palsu yang Memakan Korban

Pasca viralnya korban SK PNS palsu masuk kerja di kantor Pemkab Gresik, Kabag Organisasi Pemkab Gresik, Bahagia Santosa menyatakan bahwa salah satu korban penerima SK PNS dan PPPK palsu masuk kerja hari pertama
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Penilaian Jujur Yeum Hye-seon soal Megawati Hangestri yang Santer Dikabarkan Comeback ke Liga Voli Korea, Ia Bilang...

Penilaian Jujur Yeum Hye-seon soal Megawati Hangestri yang Santer Dikabarkan Comeback ke Liga Voli Korea, Ia Bilang...

Nama Megawati Hangestri benar-benar mendapatkan sorotan di Korea Selatan dalam beberapa hari terkahir setelah dirinya diisukan akan comebacknya ke V League.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Selengkapnya

Viral