Dipolisikan Petinggi BUMN Gegara Cuitannya, Pegiat Media Sosial Ronald Sinaga Penuhi Panggilan Polisi
- Tim tvOne/Rizki Amana
Jakarta, tvOnenews.com - Pegiat media sosial sekaligus CEO dari PT. Mulia Karya Sabat, Ronald Sinaga memenuhi panggilan pemeriksaan Subdit Jatanras Polda Metro Jaya.
Pria yang akrab disapa Bro Ron menjalani pemeriksaan sekira dua jam terkait klarifikasi laporan bernomor LP/B/5259/IX/2023/SPKT POLDA METRO JAYA pada tanggal 4 September 2023.
Laporan tersebut oleh seseorang atas dugaan penyebaran berita hoaks dan pencemaran nama baik lewat cuitan akun @brorondm di X/Twitter pada 31 Juli 2023.
"Pemanggilan saya ke Polda Metro Jaya berdasarkan postingan saya di twitter tanggal 31 Juli," kata Ronald kepada awak media, Jakarta, Selasa (24/10/2023).
Ronald menuturkan dalam pemeriksaan tersebut ia sempat ditanyai penyidik perihal alasan memposting cuitan tersebut.
Adapun cuitan itu berisi unggahan foto tangkapan layar berisi CV seseorang yang memohon pekerjaan.
Dalam CV tersebut, tertulis sejumlah jenjang karier seseorang yang belum diketahui namun banyak berpengalaman menangani banyak proyek BUMN Karya.
"Salah satu pertanyaannya kenapa memposting itu dan jawaban saya itu cuplikan atau screenshot bagian dari CV seseorang yang memohon pekerjaan," kata Ronald.
"Twitnya itu captionnya adalah emoticon emoticon, emoticon berpikir ya. Ini 31 Juli di Twitter, jadi saya pake emoticon berpikir berikutnya dari 'CV seseorang yg pernah mengurus proyek fiktif'. Jadi CV-nya orang ini diduga dia ada di dalam lingkaran proyek fiktif yang sedang diselidiki oleh penegak hukum," sambungnya.
Ronald menuturkan dirinya sempat ditanyai perihal dugaan kasus proyek fiktif yang dicuitnya.
Namun, Ronald mengaku tak bisa menjawab pertanyaan tersebut lantaran sedang berproses di KPK.
"Jadi sebenarnya ada beberapa pertanyaan penyidik yang saya tidak bisa menjawab waktu di dalam. Karena kasus tersebut sedang berjalan di KPK dan itu saya katakan kepada penyidik kasus ini sedang berjalan di KPK, jadi saya tidak bisa menjawab lebih lengkapnya siapa orang ini, siapa CV ini, tetapi saya tidak pernah menyinggung Hutama Karya secara spesifik. Saya hanya menyinggung orang yang memiliki CV tersebut," ungkapnya.
Ronald mengaku bahwa dirinya tak pernah mengenal persis sosok pelapor dirinya dan baru mengetahui setelah menelusuri di dunia maya dan berdasarkan informasi netizen.
Load more