News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siap-siap Aksi Balas Dendam dari Megawati? Rocky Gerung Bilang Semua Gara-gara Gibran Jadi Cawapres Prabowo

Gibran Rakabuming, putra sulung Presiden Jokowi resmi didaulat menjadi bakal calon wakil presiden (Bacawapres) mendampingi bakal Calon Presiden Prabowo Subianto
Rabu, 25 Oktober 2023 - 06:42 WIB
Imbas Gibran jadi Cawapres Prabowo Subianto, Rocky Gerung memperingatkan soal potensi dendam Jokowi vs Megawati.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), resmi didaulat menjadi bakal calon wakil presiden (Bacawapres) mendampingi bakal Calon Presiden Prabowo Subianto.

Sebelumnya, Prabowo mengatakan keputusan pemilihan Gibran sebagai Cawapres sudah bulat. Dia mengatakan akan berjuang untuk menang pada Pilpres 2024. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita telah berembuk secara final secara konsensus seluruhnya sepakat mengusung Prabowo Subianto sebagai Capres Koalisi Indonesia Maju untuk 2024-2029 dan Saudara Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres dari Koalisi Indonesia Maju," ujar Prabowo.


Prabowo Subianto. (Julio Trisaputra/tvOnenews)

Awalnya, Gibran, putra sulung Presiden Jokowi diusung oleh Partai Golkar menjadi Cawapres 2024 bersama Prabowo Subianto. Gibran kemudian secara resmi ditunjuk oleh Prabowo Subianto sebagai bakal cawapres Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Di mana hal itu mengejutkan sejumlah pihak, karena Wali Kota Solo itu merupakan kader dari PDIP.

Hingga kini status Gibran di PDIP masih belum misteri dan belum mendapat penjelasan usai dideklarasikan sebagai Bacawapres Prabowo.

Rocky Gerung menanggapi soal Prabowo Subianto berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka, dan meninggalkan PDIP. 

Tak hanya itu, Rocky juga mewanti-wanti soal potensi dendam dari Megawati versus Jokowi.

"Bagi PDIP sudah final justru, melihat oke sudah selesai di situ, maka tinggal tunggu perang dan perang pemilu hari ini, atau hari-hari ini tidak lagi akan jadi perang narasi, tapi perang kecurangan," ujarnya dilansir Youtube Rocky Gerung Official.

"Maka disiapkan tuh harus menang mutlak maka sejumlah instansi, sejumlah institusi, sejumlah tokoh dan peralatan intelijen sudah dipasang oleh satu kubu, dan kubu yang lain juga akan lakukan yang sama," ujarnya.

"Jadi kelihatannya dendam versus dendam itu, semua ingin menang mutlak, itu artinya perencanaan kecurangan sudah dimulai sekarang," tuturnya.


Dok. Saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Hadir dalam Rakernas PDIP. (Julio Trisaputra/tvOnenews)

Hersubeno Arief, jurnalis senior bertanya kepada Rocky Gerung, jika ada kemungkinan skenario seperti Pilpres 2019, di mana salah satu yang menang kemudian ditarik masuk ke kabinet.

Merespons hal itu, menurut Rocky Gerung situasi kemarin (Prabowo dan Jokowi) berbeda, karena tidak ada dendam sedahsyat Megawati dan Jokowi.

"Jadi tetap dibelakang ini ada Vendetta (balas dendam), ada personal Vendetta balas dendam personal dan itu yang akan dimaksimalkan," ujarnya.

"Nggak Jokowi itu memasang Gibran dan tahu Gibran itu ada liability bagi Prabowo dan pengetahuan itu dianggap perang biasa, pasti pak Jokowi akan kerahkan seluruh kemampuan dia untuk bertempur dengan Megawati," tambahnya.

Demikian juga bagi Megawati sebaliknya, Rocky mengatakan kalau Megawati terhina lantaran Gibran yang merupakan kadernya, malah jadi Cawapres Prabowo.

"Mustinya bilang mundur tapi di hari-hari terakhir baru pamit dari PDIP setelah ada kepastian dia mau jadi Cawapresnya Prabowo," terangnya.

"Jadi Gibran sangat oportunis karena meminta mundur setelah dia jadi Cawapres Gerindra, Cawapres Golkar bahkan untuk dipasangkan dengan Prabowo," tuturnya.

Kemudian Akademisi yang juga merupakan filsuf ini menuturkan bahwa pertarungan Pilpres ini lebih kepada alat versus alat, tak ada lagi adu ide dan gagasan.

Dia pun menjelaskan maksud dari Vendetta dendam versus dendam dengan meng-analogikan sebagai mafia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Cuman antara mafia kan, dan biasanya mafia itu juga awalnya satu keluarga kemudian berpisah itu, karena mainannya beda-beda, lalu perang antar geng," tuturnya.

"Perang antar geng sebetulnya, geng Istana dan geng teuku umar (kediaman Megawati), dan kita menyaksikan itu sebagai satu peradaban politik yang busuk atau memburuk minimal," imbuhnya. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konsorsium Aktivis NTB Desak KPK Segera Panggil Sekda Lombok Timur Terkait Dugaan Kosupsi Chromebook: Jangan Ragu!

Konsorsium Aktivis NTB Desak KPK Segera Panggil Sekda Lombok Timur Terkait Dugaan Kosupsi Chromebook: Jangan Ragu!

Konsorsium Aktivis Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2026).
7 Aplikasi Crypto Terpercaya dan Resmi di Indonesia

7 Aplikasi Crypto Terpercaya dan Resmi di Indonesia

Penting bagi investor untuk memilih aplikasi yang sudah terdaftar resmi dan berada di bawah pengawasan OJK agar keamanan dana lebih terjamin.
Respons Soal Hasil Kajian KPRP ke Prabowo, Sikap Kapolri Dinilai Bawa Institusi Menuju Reformasi

Respons Soal Hasil Kajian KPRP ke Prabowo, Sikap Kapolri Dinilai Bawa Institusi Menuju Reformasi

Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) melakukan pertemuan dengan Presiden RI, Prabowo Subianto pada Selasa (5/5/2026).
Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes Banding-bandingkan Suporter Skuad Garuda, Peluang Lolos Piala Dunia 2030, Opsi Kiper 199 cm untuk Timnas Indonesia

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes Banding-bandingkan Suporter Skuad Garuda, Peluang Lolos Piala Dunia 2030, Opsi Kiper 199 cm untuk Timnas Indonesia

Dinamika sepak bola Tanah Air tengah menjadi sorotan, mulai dari pengakuan emosional sang kapten hingga peluang Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia 2030.
Patra Jasa Bukukan Pendapatan Rp5,5 Triliun, Melejit Lampaui Target RKAP 2025

Patra Jasa Bukukan Pendapatan Rp5,5 Triliun, Melejit Lampaui Target RKAP 2025

Berdasarkan laporan keuangan audited 2025, Patra Jasa membukukan pendapatan mencapai Rp5,5 triliun, melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 18 persen.
Bukan Film, Perang Sipil Simpanse Ini Benar-Benar Terjadi di Uganda

Bukan Film, Perang Sipil Simpanse Ini Benar-Benar Terjadi di Uganda

Di hutan Kibale National Park, Uganda, para ilmuwan menyaksikan sesuatu yang selama ini dianggap sangat langka di dunia hewan yaitu perang sipil antar simpanse.

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Direktur I.League, Ferry Paulus, resmi mengumumkan perpindahan venue Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Duel bertajuk El Clasico Indonesia itu gagal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia punya opsi pemain berkualitas jelang Piala AFF 2026. Di tengah keterbatasan skuad, pemain asing yang penuhi syarat naturalisasi mulai dilirik.
Selengkapnya

Viral