News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ganjar Pranowo Temui Romo Magnis Suseno, Siapa Dia?

Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, baru-baru ini mengadakan pertemuan dengan Pengajar Filsafat dan Etika, Romo Magnis Suseno, di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jumat (24/11/2023). Dalam pertemuan tersebut, Romo Magnis memberikan dua buku kepada Ganjar, yakni 'Etika Politik, Prinsip Moral dan Dasar Kenegaraan Modern' serta 'Iman Dalam Tantangan Apa Kita Masih Dapat Percaya pada yang di Seberang'.
Jumat, 24 November 2023 - 23:17 WIB
Ganjar bertemu Romo Magnis
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, baru-baru ini mengadakan pertemuan dengan Pengajar Filsafat dan Etika, Romo Magnis Suseno, di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jumat (24/11/2023). Dalam pertemuan tersebut, Romo Magnis memberikan dua buku kepada Ganjar, yakni 'Etika Politik, Prinsip Moral dan Dasar Kenegaraan Modern' serta 'Iman Dalam Tantangan Apa Kita Masih Dapat Percaya pada yang di Seberang'.

Ganjar mengungkapkan apresiasinya terhadap buku-buku tersebut, mengakui bahwa karya-karya Romo Magnis telah menjadi bacaan yang sangat dihargai oleh banyak orang. 
"Ini buku legend, hampir semua orang membaca. Etika politik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prinsip moral dan dasar kenegaraan modern. Dan satu lagi, iman dalam tantangan, apa kita masih dapat percaya pada yang di seberang?" ujarnya dengan antusias.
Pertemuan antara Ganjar dan Romo Magnis juga mencakup diskusi mengenai masa depan Indonesia. 

Ganjar menegaskan bahwa mereka berdua membahas isu-isu penting seperti korupsi dan kemerosotan etika demokrasi. Romo Magnis menyoroti perlunya mengatasi masalah-masalah tersebut untuk memastikan masa depan yang lebih cerah bagi Indonesia.

Meskipun Romo Magnis Suseno memberikan buku-buku tersebut, Ganjar menegaskan bahwa pertemuan tersebut bukan merupakan dukungan terbuka untuk pemilihan presiden 2024. 

"Diskusi biasa, beliau sebagai intelektual sebagai tokoh agama tentu beliau punya sikap pribadi tapi tidak boleh berpihak secara terbuka karena itu menunjukkan beliau juga secara institusinya netral begitu ya." terang Ganjar.

Ganjar Pranowo juga menyoroti pentingnya perbaikan sikap kenegarawanan ke depan. Romo Magnis menceritakan tentang teori representasi terkait rakyat kecil yang kesulitan bersuara. Ganjar menyimpulkan bahwa politisi dan pejabat publik perlu lebih memperhatikan orang-orang kecil dan memecahkan masalah seperti kemiskinan.

Dalam keseluruhan pertemuan, keduanya sepakat bahwa Indonesia memiliki masa depan yang cerah, namun perlu mengatasi tantangan seperti korupsi dan kemerosotan etika demokrasi untuk mencapainya. Pertemuan ini menjadi panggung bagi diskusi mengenai nilai-nilai moral, dasar kenegaraan, dan tindakan konkret yang perlu diambil untuk memajukan bangsa.

Profil Romo Magnis Suseno, Pengajar Filsafat yang Dikunjungi Ganjar Pranowo
Pertemuan antara Ganjar Pranowo dan Romo Magnis Suseno menjadi suatu pertemuan yang istimewa. Namun, mungkin masih belum banyak pembaca yang tahu siapakah sosok ini. Oleh karena itu, berikut ini kami rangkum profil dari Romo Magnis Suseno dari berbagai sumber untuk diketahui oleh para pembaca.

Romo Magnis-Suseno, lahir pada 26 Mei 1936 di Jerman, adalah seorang imam Katolik, pengajar filsafat, dan penulis. Ia memulai misi karyanya di Indonesia sejak 1961 dan menjadi warganegara Indonesia pada 1977. 

Setelah studi filsafat, teologi, dan teori politik di berbagai tempat termasuk München, ia memperoleh doktorat dalam filsafat pada 1973. Sejak 1969, Romo Magnis menjadi dosen tetap dan guru besar di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta.

Pada tahun 1971-1973, ia menyelesaikan doktoratnya di Universitas München dengan disertasi tentang Karl Marx. Sejak itu, ia terlibat dalam mengajar etika dan filsafat politik serta menjabat sebagai sekretaris eksekutif di STF Driyarkara. Selain itu, ia juga mengajar di berbagai universitas di Indonesia dan luar negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Romo Magnis-Suseno dikenal sebagai penulis produktif dengan lebih dari 700 karya populer dan ilmiah serta 44 buku, sebagian besar dalam bahasa Indonesia, yang mencakup bidang etika, filsafat politik, alam pikiran Jawa, dan filsafat ketuhanan. Selama kariernya, ia menerima berbagai penghargaan, termasuk Das große Verdienstkreuz des Verdienstordens dari Jerman dan Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Indonesia.

Demikian profil Romo Magnis-Suseno, sosok yang ditemui oleh Ganjar Pranowo, mencerminkan kontribusinya yang signifikan dalam pengembangan filsafat di Indonesia, serta keterlibatannya dalam dialog antar agama dan isu-isu sosial. (ebs)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dugaan Kasus Keracunan di Batang, BGN Ingatkan Santapan MBG Kerap Dibawa Pulang

Dugaan Kasus Keracunan di Batang, BGN Ingatkan Santapan MBG Kerap Dibawa Pulang

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan larangan membawa pulang santapan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Klasemen medali Asian Games 2026 per Minggu (27/9/2026) pagi WIB. Tim Indonesia kini mendekati posisi Malaysia usai berhasil tambah satu emas.
Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Minggu (27/9/2026), di mana ada sejumlah wakil Indonesia beraksi salah satunya lifter Indah Afriza berpotensi meraih medali emas dari cabor angkat besi. Sedangkan Timnas Voli Putra Indonesia unjuk gigi.
Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Klasemen medali Asian Games 2026 per Minggu (27/9/2026) pagi WIB. Tim Indonesia kini mendekati posisi Malaysia usai berhasil tambah satu emas.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Minggu (27/9/2026), di mana ada sejumlah wakil Indonesia beraksi salah satunya lifter Indah Afriza berpotensi meraih medali emas dari cabor angkat besi. Sedangkan Timnas Voli Putra Indonesia unjuk gigi.
Dugaan Kasus Keracunan di Batang, BGN Ingatkan Santapan MBG Kerap Dibawa Pulang

Dugaan Kasus Keracunan di Batang, BGN Ingatkan Santapan MBG Kerap Dibawa Pulang

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan larangan membawa pulang santapan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral