News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Hanya Bocorkan Gibran Bukan Opsi Utama Dijadikan Cawapres, Bahlil Juga Bawa-bawa Kampret Cebong

Bahlil bukan sekadar buka-bukaan soal Gibran yang bukan mejadi pilihan utama untuk dijadikan Cawapres dari Capres Prabowo. Dia juga senggol Kampret dan Cebong
Minggu, 31 Desember 2023 - 12:09 WIB
Tak Hanya Bocorkan Gibran Bukan Opsi Utama Dijadikan Cawapres, Bahlil Juga Bawa-bawa Kampret Cebong
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Beredar potongan video di media sosial TikTok, tentang pernyataan Bahlil Lahadalia bocorkan putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, awalnya bukan jadikan pilihan utama untuk jadi Cawapres.

Bahkan, di potongan video itu, Bahlil Lahadalia bawa-bawa 'Kampret' dan 'Cebong' hingga nama sosok sebenarnya yang diusulkan jadi pilihan utama untuk jadi Cawapres, dari Capres Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sontak, potongan video tersebut pun menuai komentar netizen hingga perhatian elite politik Indonesia, serta pengamat politik.Ā 

Namun, sebelum mendengar penjelasan pengamat politik soal video itu. Dari pantauan tvOnenews, di dalam video itu, Bahlil buka-bukaan soal data sosok siapa sebenarnya yang diusulkan jadi Cawapres dari Capres Prabowo.Ā 

"Jadi begini, jujur ya. Pertama, Mas Gibran ini bukan pilihan utama untuk menjadi Cawapres. Kamu buka aja deh," pungkas Bahlil seperti yang dikutip dari akun TikTok kontennkri, Minggu (31/12/2023).Ā 

"Pertama sebenarnya, idealnya dulu adalah, ada sebuah pemikiran, untuk bagaimana menggabungkan antara Pak Prabowo dan Pak Ganjar. Itu ide, ide besar untuk bangsa, supaya tak ada kampret cebong, supaya dua-duanya matang, itu ide besarnya," beber Bahlil.Ā 

Selain itu, Bahlil juga ungkapkan, dengan diusulkannya sosok itu, pemilunya tidak banyak menghabiskan banyak uang.Ā 

Bahkan, dia menyinggung dengan dicalonkan sosok Prabowo - Ganjar, hal ini tak membuat gesekan di aras bawah rakyat tidak besar.Ā 

"Itu ide, ide, ideal. Gagasan ideal. Kemudia, ini pun berjalan, awalnya ada konek, begitu berjalan survei Prabowo, sementara waktu itu survei Ganjar tinggi," ujar Bahlil.

"Waktu itu komitmennya adalah siapa surveinya paling tinggi, itu yang menjadi Capres. Sementara, survei yang dibawah jadi Cawapres," sambungnya menceritakan.Ā 

Di samping itu, dia jelaskan lagi, awalnya ide tersebut cukup bagus untuk jadi diskusi dan renungan. Akan tetapi, dia katakan, belum ada satu titik kesempatan.

"Waktu berjalan, ternyata survei dua-duanya bagus, baik Ganjar maupun Pak Prabowo. Dan ketika surveinya berbeda 4 dan 3 persen di margin eror, nggak ada yang mau kalah, siapa yang nomor satu atau nomor dua," pungkasnya.Ā 

Akhirnya, cerita Bahlil, ide itu pun batal. Kemudian disiunggung, Presiden Jokowi tak bisa memutuskan siapa jadi Cawapres dan Capres.Ā 

Bahlil katakan tentu tidak bisa, namun beliau Jokowi hanya bisa menyampaikan ide untuk kebaikan bangsa.Ā 

Setelah itu selesai, kata Bahlil, maka munculah opsi kedua. Bahlil pun akui dirinya dorong abangnya untuk jadi cawapres Prabowo, yakni Erick Thohir.Ā 

"Jadi, Presiden pun waktu awalnya itu mendorong pak Erick Thohir sebagai salah satu Cawapres, (termasuk Sandiaga Uno?) iya. Kemudian waktu itu teraplisiasi dengan Pak Prabowo dan Bang Erick punya kesempatan cukup besar melalui PAN," ujar Bahlil.Ā 

Akan tetapi sekali lagi, proposal Prabowo itu beda. Kata Bahlil, Prabowo itu meminta kepada Presiden Jokowi untuk Gibran yang jadi Cawapres. (aag) Ā 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Ā 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perluas Hunian Layak, Pemkot Tangerang Percepat Perbaikan 100 RTLH Prioritas

Perluas Hunian Layak, Pemkot Tangerang Percepat Perbaikan 100 RTLH Prioritas

Sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat, Pemkot Tangerang melalui Disperkimtan melakukan percepatan pembangunan terhadap 100 rumah prioritas kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Khutbah Jumat 10 April 2026: Jangan Rusak Ukhuwah Islamiyah, Jauhi Permusuhan di Akhir Syawal

Khutbah Jumat 10 April 2026: Jangan Rusak Ukhuwah Islamiyah, Jauhi Permusuhan di Akhir Syawal

Berikut rekomendasi tema teks khutbah Jumat singkat terbaru untuk shalat Jumat, dengan judul "Jangan Rusak Ukhuwah Islamiyah, Jauhi Permusuhan di Akhir Syawal".
Diminta Pindah ke IKN, Gibran Ajak DPR Ikut

Diminta Pindah ke IKN, Gibran Ajak DPR Ikut

Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka menanggapi permintaan anggota Komis II DPR RI Fraksi PDIP Deddy Sitorus soal berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Periksa Enam ASN, KPK Dalami Soal Intervensi yang Dilakukan Fadia Arafiq

Periksa Enam ASN, KPK Dalami Soal Intervensi yang Dilakukan Fadia Arafiq

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap enam aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan, Jawa Tengah.
Adik di Cakung Bacok Kakak Kandung Usai Ditegur Ngintip Adik Ipar Mandi, Alami Luka di Kepala

Adik di Cakung Bacok Kakak Kandung Usai Ditegur Ngintip Adik Ipar Mandi, Alami Luka di Kepala

Seorang pria berinisial MH (20) diamankan tim Polsek Cakung usai membacok kakak kandungnya berinisial BW (31) di rumahnya, Kp. Pedaengan RT 003/ RW 008 No.23 Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2026).
Menkeu Purbaya Yakin Ekonomi RI Tembus Target, Optimistis Lampaui Prediksi Bank Dunia 4,7 Persen

Menkeu Purbaya Yakin Ekonomi RI Tembus Target, Optimistis Lampaui Prediksi Bank Dunia 4,7 Persen

Menkeu Purbaya optimistis ekonomi Indonesia 2026 bisa melampaui proyeksi Bank Dunia 4,7 persen berkat stabilitas kebijakan dan investasi.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral