News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Singgung Soal Pemilu Damai dan Geopolitik, KGG: Prabowo Pilihan Ideal

Juru bicara KGG menilai 'Pemilu Damai Pemilih Pandai' adalah sebuah gerakan yang dapat memberikan literasi bagi para calon pemilih di Pemilu 2024 mendatang.
Selasa, 2 Januari 2024 - 17:23 WIB
Presiden Jokowi dan Prabowo
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Tantangan geopolitik yang muncul dalam era globalisasi menjadi faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi dan kebijakan investasi di seluruh dunia. 

Seorang pemimpin bangsa harus memiliki visi global untuk menghadapi hal tersebut agar dapat menempatkan Indonesia di posisi terhormat di dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru bicara KGG, Imelda Yuniati menilai 'Pemilu Damai Pemilih Pandai' adalah sebuah gerakan yang dapat memberikan literasi bagi para calon pemilih di Pemilu 2024 mendatang.

Terkait Geopolitik, ia menilai hal tersebut daoat menciptakan ketidakpastian hubungan ekonomi antar negara. Menurutnya konflik dan ketidakpastian politik di suatu wilayah dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan menimbulkan risiko bagi investasi. 

“Seperti perang dagang antara dua kekuatan besar Amerika Serikat dan Tiongkok, pasti berdampak pada sektor ekonomi dan investasi Indonesia,” ujar Imelda dalam keterangannya dikutip Selasa (2/1/2023).

“Semua itu dapat menjadikan kawasan tidak aman, sehingga tidak kondusif untuk investasi jangka panjang,” lanjutnya. 

Diketahui, KGG merupakan cikal bakal dari Relawan Jokowi dan menjadi pendukung Gibran saat pelaksanaan pemilihan Wali Kota Solo.

Menurutnya, Indonesia memerlukan pemimpin yang memahami percaturan geopolitik internasional. 

Sosok pemimpin tersebut juga harus mampu mengubah ancaman dan tantangan geopolitik internasional ini menjadi manfaat bagi bangsa dan negara.

“Pemilu damai hanya dapat terwujud jika semua pemangku kepentingan mau berpartisipasi membentuk pemilih pandai. Begitu juga dengan masa depan Indonesia di dunia internasional, sama-sama ditentukan oleh pemilih pandai.” 

“Menjamin masa depan Indonesia di dunia internasional, kita perlu pemimpin yang wawasannya kelas dunia, tegas, visioner, dan sudah terbukti nasionalismenya. Ia harus mampu membawa Indonesia dari negara berkembang menjadi negara maju," jelas wanita asal Solo itu.

Sosok pemimpin seperti itu, lanjutnya, ada pada sosok Prabowo Subianto. 

“Prabowo Subianto adalah pilihan paling ideal demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, sedangkan Gibran Rakabuming Raka menjadi pasangan ideal bagi Prabowo Subianto karena mewakili golongan muda sebagai generasi penerus Indonesia dalam menuju Indonesia Emas,” ungkapnya. 

Imelda kemudian memaparkan tentang era Industry 4.0 dan Society 5.0 yang harus diperhatikan apalagi dengan hadirnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Indonesia, sudah memiliki visi Indonesia Digital 2045 yang didasarkan kepada analisis terhadap identifikasi isu relevan, perkembangan tren teknologi, peluang, serta pertimbangan terhadap dampak ekonomi, sosial, dan budaya dalam penyelenggaraan transformasi digital.

Rencana Induk Pengembangan Industri Digital Indonesia dan Buku Putih Strategi Nasional Pengembangan Ekonomi Digital Indonesia 2030 juga sudah dipersiapkan oleh pemerintahan presiden Joko Widodo.

“Semua itu dirancang dengan memerhatikan prioritas pembangunan pada berbagai bidang digital yang ada. Namun untuk menyukseskannya, program upskilling harus dilakukan demi mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia yang mumpuni," jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan Indonesia di masa depan ditentukan oleh keputusan yang diambil oleh anak muda saat ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Gerakan moral Pemilu Damai Pemilih Pandai atau #PDPP mengajak generasi muda, baik milenial maupun Generasi Z, untuk bijak dalam memilih pemimpin masa depan."

"Milenial dan Generasi Z memegang kunci masa depan bangsa Indonesia. Karenanya, Pemilih Pandai meyakini bahwa seorang pemimpin yang memiliki visi besar dan kemampuan adaptasi tinggi demi menjawab tantangan global sangat diperlukan bagi Indonesia. Setidaknya untuk 10 tahun ke depan,” pungkas Imelda.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Pembawa Acara Mens Rea Pandji Pragiwaksono Diperiksa, Kapasitas sebagai Saksi

Dua Pembawa Acara Mens Rea Pandji Pragiwaksono Diperiksa, Kapasitas sebagai Saksi

Polda Metro Jaya masih mendalami pelayangan laporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono terkait materi stand-up comedy Mens Rea.
Manisnya Cuan Kue Keranjang Khas Kampung Tukangan Yogyakarta

Manisnya Cuan Kue Keranjang Khas Kampung Tukangan Yogyakarta

Menjelang perayaan Imlek 2577 Kongzili, para pembuat kue keranjang di Yogyakarta mulai meningkatkan kapasitas produksinya. Salah satunya di Kampung Tukangan.
Dituding Rebut Onyo dari Sarwendah, Ruben Onsu Beri Respons Tak Terduga

Dituding Rebut Onyo dari Sarwendah, Ruben Onsu Beri Respons Tak Terduga

​​​​​​​Onyo atau Betrand Peto kini tinggal bersama Ruben Onsu usai rumor rebut dari Sarwendah mencuat. Simak respons tak terduga Ruben dan alasan Onyo.
Adu Statistik Timnas Futsal Indonesia Vs Jepang Jelang Duel di Semifinal Piala Asia Futsal 2026, Bisa Bikin Kejutan?

Adu Statistik Timnas Futsal Indonesia Vs Jepang Jelang Duel di Semifinal Piala Asia Futsal 2026, Bisa Bikin Kejutan?

Timnas Futsal Indonesia dan Jepang sama-sama memastikan langkah ke babak semifinal Piala Asia 2026. Kedua tim datang dengan modal performa impresif sepanjang turnamen yang digelar di Tanah Air tersebut.
Fakta-Fakta Mengejutkan Siswa Pelempar Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Kalimantan Barat: Tasnya Tertulis Nama Stephen Paddock dan Gabung True Crime Community

Fakta-Fakta Mengejutkan Siswa Pelempar Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Kalimantan Barat: Tasnya Tertulis Nama Stephen Paddock dan Gabung True Crime Community

Fakta-fakta mengejutkan soal siswa pelempar bom molotov di SMPN 3 Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat akhirnya terkuak. Inilah daftarnya.
Eks Menlu Hassan Wirajuda Soal Kritik Board of Peace: Informasi Publik Belum Utuh, Jangan Tergesa Menghakimi

Eks Menlu Hassan Wirajuda Soal Kritik Board of Peace: Informasi Publik Belum Utuh, Jangan Tergesa Menghakimi

Ia meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan atau menghakimi sebuah inisiatif diplomatik yang masih berada pada tahap awal pembentukan.

Trending

Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuka peluang besar bagi kehadiran pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. 5 pemain asing ini siap jadi WNI?
Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Persija kembali jadi pusat perhatian bursa transfer awal 2026. Baru datangkan Mauro Zijlstra, Macan Kemayoran sudah dikaitkan dengan satu nama baru, Jean Mota.
Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya menyikapi tragedi pilu anak SD, YBR (10) bunuh diri di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026).
AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang finansial, kondisi zodiak, dan angka hoki harian.
Murka Orang Nomor Satu di NTT Meledak, Sesalkan Pemda Ngada Imbas Siswa SD Bunuh Diri Diterpa Ekonomi: Lamban

Murka Orang Nomor Satu di NTT Meledak, Sesalkan Pemda Ngada Imbas Siswa SD Bunuh Diri Diterpa Ekonomi: Lamban

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena secara emosional geram Pemda Kabupaten Ngada menganggap remeh tragedi siswa SD bunuh diri akibat kesulitan ekonomi.
Media Vietnam Soroti Pernyataan Keras Ketua BTN PSSI Sumardji soal Hukuman Keras dari FIFA

Media Vietnam Soroti Pernyataan Keras Ketua BTN PSSI Sumardji soal Hukuman Keras dari FIFA

Media Vietnam, thethao menyoroti pernyataan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji soal hukuman FIFA yang dijatuhkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT