News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak yang Menuduhkan Akan Mengkudeta, Prabowo Pastikan Komitmennya Soal Demokrasi

Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto tekankan komitmennya soal demokrasi di Indonesia di Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta, Kamis (4/1/2024).
Kamis, 4 Januari 2024 - 16:29 WIB
Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto di Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Jakarta, Kamis (4/1/2024).
Sumber :
  • Langgeng Puji/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto menekankan komitmennya soal demokrasi di Indonesia.

Hal itu disampaikan Prabowo saat berdiskusi dengan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Jakarta, Kamis (4/1/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, Prabowo bercerita soal latar belakangnya sebagai tentara dan tuduhan kudeta kerap diterimanya.

"Saya dulu tentara banyak yang menuduh saya ini dan itu mau kudeta, ya, kan? Tapi, saya tidak kudeta berkali-kali, nggak tahu muka saya, muka kudeta kali, tapi saya tidak," ujar Prabowo.

Prabowo yang bercerita sambil tertawa itu mengaku patuh terhadap demokrasi di Indonesia.

Terlebih, dia mengatakan telah mengikuti proses demokrasi puluhan tahun yang lalu.

"Saya percaya demokrasi. Saya ikut proses demokrasi puluhan tahun. Saya ikut konvensi di Golkar, waktu di situ saya lihat milih nggak cocok, saya bikin partai baru, serapak demi setapak saya ikut pemilu sudah beberapa kali," jelasnya.

Prabowo mengenang telah mengikuti proses Pemilu sejak 2009 sebagai Cawapresnya Megawati Soekarnoputri, lalu sebagai Capres pada 2014 dan 2019.

"Elemen dari demokrasi pertama adalah pemilu. Rakyat harus bisa memilih pemimpin, yang kedua adalah kebebasan pers. Kebebasan pers itu adalah check and balance untuk mengendalikan penguasa dan kekebasan dengan pers yang dinamis," imbuhnya.

Meski kerap mendapat berita yang menyakiti hati, Prabowo mengaku itu ialah proses demokrasi dari insan pers untuk kebaikan masyarakat.

Menurut dia, fungsi dan kebebasan pers jelas sebagai bagian dari demokrasi tersebut.

"Pers walaupun keras kadang-kadang sakit hati kalau kita baca, tapi itu menjadikan kita memberitahu kita something wrong ada masalah di negara kita," kata dia.

"Dan saya tidak mungkin di sini tanpa pers yang bebas. Saya partai saya bisa berkembang karena ada kebebasan pers. Menurut saya, kebebasan pers faktor demokrasi itu situasinya begitu," tukasnya.(lpk/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Kepala DPMPTSP Jabar ungkap persoalan izin SMK IDN ada di tiga kampus SMK IDN di wilayah Bogor, yakni di Jonggol, Sentul, dan Pamijahan.
Ledakan di Pabrik Baja Sidoarjo Akibatkan Satu Orang Tewas

Ledakan di Pabrik Baja Sidoarjo Akibatkan Satu Orang Tewas

Dari tiga orang korban yang terkena ledakan salah satunya kernet yang berjarak 50 meter dari lokasi kejadian. Dia dinyatakan meninggal dunia akibat serpihan yang mengenai tubuhnya.
Link Live Streaming Kejuaraan Asia 2026: Ada Ubed Hingga Jafar/Felisha Beraksi di Hari Pertama

Link Live Streaming Kejuaraan Asia 2026: Ada Ubed Hingga Jafar/Felisha Beraksi di Hari Pertama

Link live streaming Kejuaraan Asia 2026 hari ini, di mana sejumlah pemain andalan Tanah Air dijadwalkan tampil. Mulai dari Moh Zaki Ubaidillah alias Ubed hingga pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.
Pemprov Jateng Lakukan Efisiensi Anggaran dengan Menghemat Perjalanan Dinas

Pemprov Jateng Lakukan Efisiensi Anggaran dengan Menghemat Perjalanan Dinas

Guna menghemat energi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan transformasi budaya kerja bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kerjanya dengan salah satunya melakukan efisiensi perjalanan dinas.
LKPD Kabupaten Badung Mulai Diperiksa BPK

LKPD Kabupaten Badung Mulai Diperiksa BPK

Pemeriksaan terinci atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025, mulai dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bali.
Ajakan Makar terhadap Presiden Prabowo Tak Didukung Publik

Ajakan Makar terhadap Presiden Prabowo Tak Didukung Publik

Direktur Eksekutif Indeks Data Nasional (IDN), Ayip Tayana menilai ajakan makar terhadap pemerintahan Presiden Prabowo yang disampaikan oleh sejumlah pengamat dan intelektual tak memiliki daya dorong signifikan di masyarakat luas. 

Trending

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Dedi Mulyadi Tak Pandang Bulu, Kini Beri Bantuan kepada 2 Pria Asal Wonogiri dengan Cuma-cuma

Dedi Mulyadi Tak Pandang Bulu, Kini Beri Bantuan kepada 2 Pria Asal Wonogiri dengan Cuma-cuma

​​​​​​​Dedi Mulyadi bantu dua pria asal Wonogiri secara cuma-cuma. Dari kisah sopir truk hingga mutasi kendaraan, aksi nyatanya tuai simpati publik luas.
Ole Romeny Tak Masuk Skuad Oxford United Lagi, Suporter Timnas Indonesia 'Mention' Erick Thohir: Gimana Ini Pak?

Ole Romeny Tak Masuk Skuad Oxford United Lagi, Suporter Timnas Indonesia 'Mention' Erick Thohir: Gimana Ini Pak?

Suporter Timnas Indonesia mengadu ke Erick Thohir setelah striker Timnas Indonesia Ole Romeny kembali tak masuk skuad Oxford United untuk yang ketujuh kalinya.
Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Satu pemain Timnas Indonesia lagi menghilang dari skuad pada laga pertama mereka setelah FIFA Series 2026. Sebelumnya, ini menimpa para pemain diaspora di Liga Belanda.
Harta Kekayaan Rudy Gunawan Capai Rp20 Miliar, Mantan Bupati Garut itu Miliki 19 Aset Tanah di Tahun 2023

Harta Kekayaan Rudy Gunawan Capai Rp20 Miliar, Mantan Bupati Garut itu Miliki 19 Aset Tanah di Tahun 2023

Harta kekayaan Rudy Gunawan mencapai hampir Rp20 miliar berdasarkan LHKPN KPK. Mantan Bupati Garut ini tercatat memiliki 19 aset tanah dan dua mobil mewah.
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Terpopuler News: Kebijakan Baru Dedi Mulyadi Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP, hingga Oknum Polisi di Pacitan Lakukan KDRT

Terpopuler News: Kebijakan Baru Dedi Mulyadi Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP, hingga Oknum Polisi di Pacitan Lakukan KDRT

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi hapus aturan bawa KTP pemilik pertama kendaraan bermotor saat bayar pajak. Oknum Polisi lakukan KDRT terhadap anak dan Istri
Selengkapnya

Viral