News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahfud Ungkap soal Rahasia Negara yang Tak Boleh Dibocorkan: Temuan dan Rencana Intelijen

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia, Mahfud MD mengungkap beberapa rahasia negara yang tak boleh dibocorkan kepada publik.
Selasa, 9 Januari 2024 - 21:30 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD saat diwawancarai di Kantor Kemenko Polhukam RI, Jakarta Pusat
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Republik Indonesia, Mahfud MD mengungkap beberapa rahasia negara yang tak boleh dibocorkan kepada publik.

Mahfud menjelaskan hal itu, menanggapi soal pertanyaan debat capres ketiga yang disebut bersifat rahasia dan tak boleh ditanyakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan dan capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo tak menanyakan yang sifatnya rahasia ke capres nomor urut 2, Prabowo Subianto saat debat.

"Yang kemarin juga menurut saya enggak personal juga, yang pak Ganjar dan pak Anies. Kan minta anggaran, rahasia negara itu misalnya temuan intelijen, rencana intelijen, rencana penyerangan. Rahasia tentang tempat-tempat vital. Itu namanya rahasia negara," ujar Mahfud, Selasa (9/1/2024).

Mahfud menegaskan bahwa kandidat capres yang ditanya soal anggaran, seharusnya menjelaskan sesuai dengan alur pertanyaan agar publik bisa menilai.

"Ya kalau ditanya gimana itu anggarannya kemarin, kok katanya bekas. Itu bukan rahasia, dijelasin aja, ndak bekas, ya atau memang dijawab bekas, tapi anggarannya ini. Gitu aja, biar publik tahu," ucap Mahfud.

Sebelumnya diberitakan, Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo bertanya kepada calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto soal indeks pertahanan Indonesia yang turun.

Menurut Prabowo, data yang dipaparkan Ganjar keliru.

"Pak Ganjar tadi juga banyak kelirunya, saya sangat transparan," kata Prabowo Subianto saat debat capres ketiga di Istora Senayan, Minggu, 7 Januari 2024.

Namun, Ganjar menegaskan bahwa Prabowo seharusnya bisa menjawab pertanyaan mengapa indeks pertahanan di Indonesia turun. Ganjar pun mempersilakan jika seseorang membantu menjawab.

"Sebenarnya apa yang bapak jawab? Sungguh-sungguh saya meragukan itu. Anda mau bilang angkanya, akan saya tunjukkan," kata Ganjar.

Prabowo pun menjawab, dirinya tak bisa menjelaskan secara detail karena keterbatasan waktu saat debat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, dia mengajak Ganjar jika ingin melakukan diskusi soal pertahanan, dan bakal membeberkan seluruh datanya.

"Ya jadi begini, yang bapak ungkapkan itu, saya bisa bantah, waktunya tidak cukup. Saya siap berjumpa dengan bapak, satu per satu, saya akan buktikan. Saya tidak dikasih waktu. Anda jadi tidak fair, Anda minta kasih penjelasan, begitu rumit. Jadi waktu saya terbatas," katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Tampil di leg kedua, Maarten Paes menjadi kiper utama Ajax menantang Shelbourne FC di Tolka Park, Jumat (14/8/2026) dini hari WIB. 
Selengkapnya

Viral