News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Debat Pilpres 2024, Walhi Ingatkan Capres-Cawapres Utamakan Keselamatan Lingkungan dalam Program Pembangunan

Jelang Debat Pilpres 2024 Walhi ingatkan prioritas keselamatan lingkungan hidup dalam kebijakan pembangunan.
Rabu, 17 Januari 2024 - 18:53 WIB
Ilustrasi Menjaga Lingkungan Hidup
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Organisasi nirlaba Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mengingatkan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) perhelatan Pilpres 2024 untuk mengedepankan keselamatan lingkungan sebagai dasar kebijakan pembangunan.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tantangan itu disampaikan Deputi Eksekutif Nasional (Eknas) Walhi, Muhammad Islah menghadapi Debat Kedua Cawapres 2024 pada Minggu (21/1/2024). 

 

Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan mengadakan Debat Kedua Cawapres yang mengusung tema Energi, Sumber Daya Alam, Sumber Daya Manusia, Pajak Karbon, Lingkungan Hidup dan Agraria, serta Masyarakat Adat.

 

Debat akan diikuti 3 kandidat Cawapres yakni Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD.

 

Islah mengatakan, komitmen pemerintah untuk mengedepankan keselamatan lingkungan masih rendah, karena yang dikejar adalah pertumbuhan ekonomi dan investasi.

 

“Sampai saat ini untuk komitmen masih sulit karena yang dikejar adalah pertumbuhan ekonomi, bagaimana investasi masuk. Ini yang dirasakan selama lima hingga enam tahun ini. Manfaat kurang, masyarakat menjadi terpinggirkan,” katanya, Rabu (17/1/2024).

 

Menurut Islah, pernyataan di lapangan yang terjadi adalah sebaliknya. Keputusan politik lebih dulu ditetapkan, akibatnya kajian lingkungan hidup harus menyesuaikan dengan kebijakan tersebut.

 

Dia menekankan, bahwa UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup mengamanatkan kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) adalah rangkaian analisis yang sistematis, menyeluruh, dan partisipatif untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah dan/atau kebijakan, rencana, dan/atau program.

 

Kebijakan Kontradiktif

 

Islah juga menyinggung kebijakan luar negeri dan kebijakan dalam negeri, yang bertolak belakang dalam hal pengurangan emisi.

 

"Indonesia adalah salah satu negara yang meratifikasi Perjanjian Paris untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) dan memerangi dampak terburuk dari krisis iklim," terang dia.

 

“Kita bilang mengurangi emisi, tapi emisi nambah, atau tidak berubah. Dalam hal transisi energi, harus lihat dari hulu ke hilir, termasuk soal perburuhan. Misalnya PLTU dihapus, organisasi lingkungan setuju, tapi manusianya harus disiapkan, buruh harus ditransisi juga,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, dia menyebut ‘false solution’ dalam transisi energi, seakan solusi tapi, tidak ada solusi. Misalnya, gasifikasi batu bara, gasnya diambil tapi tambang batu bara tetap beroperasi dan melepas emisi.

 

Hal lain yang patut menjadi perhatian presiden mendatang adalah reforma agraria. Dia menilai, daripada membuka food estate, lebih baik meneruskan reforma agraria. Pasalnya, ketimpangan kepemilikan lahan akan membuat petani punah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

“Persoalannya, arah kebijakan pembangunan belum mengarah pada pembangunan yang berkelanjutan. Presiden yang akan datang harus membereskan. Bagaimana perencanaan di Bappenas harus diintervensi, disesuaikan dengan misi visi,” pungkasnya.(rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Sebut Masalah Sampah Puluhan Tahun di Jawa Barat Terpecahkan, Siap Disulap Jadi Pembangkit Listrik

Dedi Mulyadi Sebut Masalah Sampah Puluhan Tahun di Jawa Barat Terpecahkan, Siap Disulap Jadi Pembangkit Listrik

Dedi Mulyadi sebut masalah sampah puluhan tahun di Jawa Barat terpecahkan, siap disulap jadi pembangkit listrik, lokasi di TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat.
Dituduh Danai Roy Suryo Rp5 Miliar untuk Permasalahkan Ijazah Jokowi, JK Buka Suara

Dituduh Danai Roy Suryo Rp5 Miliar untuk Permasalahkan Ijazah Jokowi, JK Buka Suara

Jusuf Kalla buka suara soal tudingan kepada dirinya, soal memberikan dana kepada Roy Suryo dkk untuk mempermasalahkan keaslian ijazah Joko Widodo (Jokowi).
Hasil Final Four Proliga 2026: Jakarta LavAni Comeback, Dimas Saputra Dkk Sikat Surabaya Samator 3-1

Hasil Final Four Proliga 2026: Jakarta LavAni Comeback, Dimas Saputra Dkk Sikat Surabaya Samator 3-1

Bermain di Jawa Pos Arena, Surabaya, Minggu (5/4/2026), Jakarta LavAani melakukan comeback hingga menang meyakinkan 3-1 (23-25, 25-15, 25-16 dan 25-13) di Final Four Proliga 2026.
Klasemen Final Four Proliga 2026 Putra, Minggu 5 April: LavAni Gagal Kudeta Jakarta Bhayangkara Presisi di Puncak

Klasemen Final Four Proliga 2026 Putra, Minggu 5 April: LavAni Gagal Kudeta Jakarta Bhayangkara Presisi di Puncak

Klasemen final four Proliga 2026 putra, di mana LavAni gagal menggusur Jakarta Bhayangkara Presisi dari puncak.
Diprotes Warga, Iklan Film Horor di Sejumlah Wilayah Jakarta Ditertibkan Satpol PP

Diprotes Warga, Iklan Film Horor di Sejumlah Wilayah Jakarta Ditertibkan Satpol PP

Sejumlah poster iklan film horor diturunkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta karena dinilai telah meresahkan, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat.
SBY Geram, Desak PBB Hentikan Penugasan UNIFIL Imbas Gugurnya PrajuritTNI di Lebanon

SBY Geram, Desak PBB Hentikan Penugasan UNIFIL Imbas Gugurnya PrajuritTNI di Lebanon

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendesak supaya Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menghentikan UNIFIL buntut tiga prajurit TNI gugur di Lebanon.

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon sempat titip pesan untuk Megawati Hangestri jelang laga JPE vs Popsivo Polwan semalam. Kini, dia telah pulang ke Korea Selatan.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Selengkapnya

Viral