GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ganjar Pranowo Angkat Bicara Usai Palti Hutabarat Diringkus Bareskrim Polri Terkait Penyebaran Hoaks

Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo turut menyorot adanya penangkapan seorang relawannya bernama Palti Hutabarat oleh Dittipidsiber Bareskrim Polri usai tersandung kasus penyebaran berita bohong atau hoaks.
Sabtu, 20 Januari 2024 - 17:46 WIB
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Saputra

Jakarta, tvOnenews.com - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo turut menyorot adanya penangkapan seorang relawannya bernama Palti Hutabarat oleh Dittipidsiber Bareskrim Polri usai tersandung kasus penyebaran berita bohong atau hoaks. 

Ganjar mengatakan saat ini pihaknya tengah mempelajari kasus penyebaran berita bohong atau hoaks dengan tersangka seorang relawannya tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lagi dicek dari tim hukum, nanti kita tunggu ya," kata Ganjar saat ditemui di bilangan Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (20/1/2024). 

Ganjar menuturkan langkah pendampingan hukum terhadap Palti Hutabarat turut serta telah dilakukan oleh kubunya. 

Selain pendampingan, kubu Ganjar-Mahfud turut serta tengah mempelajari kasus yang membelit Palti Hutabarat tersebut. 

"Tim hukum sedang cek mendampingi," katanya. 

Sebelumnya diberitakan, Relawan Ganjar - Mahfud sekaligus pegiat media sosial yakni Palti Hutabarat diringkus Dittipidsiber Bareskrim Polri pada Jumat (19/1/2024) usai menjadi tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoaks. 

Penangkapan seorang relawan Ganjar-Mahfud itu dikonfirmasi oleh Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko. 

"Sejauh ini dalam proses penangkapan tentunya sudah tersangka," kata Trunoyudo kepada awak media, Jakarta, Jumat (19/1/2024). 

Trunoyudo menuturkan Palti Hutabarat ditangkap Dittipidsiber Bareskrim Polri di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan pada dini hari tadi.

Menurutnya penangkapan dilakukan atas adanya dua laporan polisi yang dibuat oleh masyarakat bernama Amruriandi Siregar di Polda Sumatera Utara dan Muhammad Wildan di Bareskrim Polri. 

Dalam laporan tersebut, Palti Hutabarat disangkakan Pasal 48 Ayat 1 jo Pasal 32 Ayat 1 dan atau Pasal 48 Ayat 2 jo Pasal 32 Ayat 2 dan atau Pasal 51 Ayat 1 jo Pasal 35 dan atau Pasal 45 Ayat 4 jo Pasal 27 A UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan juga UU Nomor 1 Tahun 1946 yaitu pada Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946. 

"Ancaman hukuman ada yang 8 tahun, 9 tahun dan 12 tahun penjara," kata Trunoyudo. 

Adapun, kata Trunoyudo, saat ini penyidik masih melakukan pendalaman terkait kasus yang membelit Palti Hutabarat. 

Karenanya ia mengaku belum dapat membeberkan rangkaian penyidikan secara rinci dalam kasus tersebut. 

"Saat ini proses masih secara simultan berkesinambungan tentunya melakukan pemeriksaan namun kami meyakini dulu menyampaikan kepada rekan-rekan bahwasannya penyidik melakukan penyidikan ini terkait pertama adanya laporan polisi yang harus kita tindak lanjuti," katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Palti Hutabarat telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoaks. 

Pasalnya, Palti turut serta menyebarkan hoaks rekaman pembicaraan diduga pejabat di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara (Sumut) yang mengarahkan agar dana desa dipakai untuk pemenangan paslon Capres-Cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ribu KK Lenyap dari Data DTSEN, DPRD Kota Surabaya Desak RT/RW Turun Tangan

Ratusan Ribu KK Lenyap dari Data DTSEN, DPRD Kota Surabaya Desak RT/RW Turun Tangan

Sebanyak 181.867 Kepala Keluarga (KK) di Kota Surabaya dilaporkan belum terverifikasi dalam program Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
MotoGP Australia Pindah ke Sirkuit Jalanan, Pedro Acosta Sedih Phillip Island Dihapus dari Kalender Balap Musim Depan 

MotoGP Australia Pindah ke Sirkuit Jalanan, Pedro Acosta Sedih Phillip Island Dihapus dari Kalender Balap Musim Depan 

Pedro Acosta akui merasa janggal MotoGP Australia beralih menggunakan sirkuit jalan raya mulai musim 2027.
Mourinho Larang Pemain Benfica Bahas Real Madrid usai Tuduhan Rasisme ke Vinicius

Mourinho Larang Pemain Benfica Bahas Real Madrid usai Tuduhan Rasisme ke Vinicius

Mourinho menutup pembahasan Real Madrid di Benfica usai tuduhan rasisme terhadap Vinicius. UEFA selidiki, Real kirim bukti, duel panas di Bernabeu makin dinanti.
Kemenkeu Luruskan Pernyataan Purbaya soal Gugatan UU APBN 2026

Kemenkeu Luruskan Pernyataan Purbaya soal Gugatan UU APBN 2026

Kementerian Keuangan menghormati hak dan aspirasi para guru honorer yang mengajukan uji materi Undang-Undang APBN, khususnya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Komentar Kontroversial Jim Ratcliffe Ancam Sponsor MU, Glazer Khawatir Kehilangan Jutaan Dolar

Komentar Kontroversial Jim Ratcliffe Ancam Sponsor MU, Glazer Khawatir Kehilangan Jutaan Dolar

MU terancam kehilangan sponsor baru usai komentar kontroversial Jim Ratcliffe soal imigrasi. Glazer khawatir citra klub rusak dan berdampak finansial.
Ada 10.176 Tiket Kereta Api Murah di Sumut untuk Mudik, Berikut Cara Mendapatkannya

Ada 10.176 Tiket Kereta Api Murah di Sumut untuk Mudik, Berikut Cara Mendapatkannya

Pemerintah memberikan sebanyak 10.176 tiket kereta murah di Sumatera Utara untuk mudik Lebaran 2026 sebagai upaya memperkuat stimulus ekonomi nasional pada Triw

Trending

Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Nama Laurin Ulrich tengah dikaitkan dengan Timnas Indonesia setelah performanya terus menanjak di kompetisi Jerman. Gelandang berdarah Surabaya itu masuk radar?
Sudah Resmi Jalani Proses Naturalisasi, Penyerang Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Berduet dengan Ole Romeny di FIFA Series 2026?

Sudah Resmi Jalani Proses Naturalisasi, Penyerang Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Berduet dengan Ole Romeny di FIFA Series 2026?

Striker naturalisasi baru berpeluang dipanggil John Herdman untuk FIFA Series 2026. Duet lini depan Timnas Indonesia diprediksi makin tajam dan jadi ancaman.
Top 3 Timnas Indonesia: John Herdman Panggil Penyerang Baru, Pemain Naturalisasi Pindah ke Super League, hingga FIFA Restui Striker Keturunan Depok

Top 3 Timnas Indonesia: John Herdman Panggil Penyerang Baru, Pemain Naturalisasi Pindah ke Super League, hingga FIFA Restui Striker Keturunan Depok

Kabar seputar Timnas Indonesia jadi salah satu yang mendapat sorotan. Berikut tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia pilihan redaksi tvOnenews.com.
Sempat Kena PHP Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert, Jairo Riedewald Kini Menggila di Inggris, John Herdman Tertarik?

Sempat Kena PHP Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert, Jairo Riedewald Kini Menggila di Inggris, John Herdman Tertarik?

Gagal dinaturalisasi Timnas Indonesia era Patrick Kluivert bahkan kariernya ikut drop, kini Jairo Riedewald menggila di Inggris. Apakah John Herdman tertarik?
Kabar Bahagia untuk John Herdman, Striker Gacor Belgia Berdarah Jogja Ini Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Bahagia untuk John Herdman, Striker Gacor Belgia Berdarah Jogja Ini Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia tengah dikaitkan dengan talenta muda yang sedang berkembang di Eropa. John Herdman pantau sosok Robin Mirisola, striker keturunan gacor Belgia?
Sudah Ada di Indonesia, 4 Pemain Naturalisasi Ini Dipanggil John Herdman untuk Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia?

Sudah Ada di Indonesia, 4 Pemain Naturalisasi Ini Dipanggil John Herdman untuk Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia?

Thom Haye dipastikan absen di FIFA Series John Herdman punya empat opsi naturalisasi yang sudah ada di Indonesia untuk memperkuat lini tengah Timnas Indonesia
Sosok Dwi Sasetyaningtyas, Penerima LPDP Dihujat Usai Viral Banggakan Anak Jadi WNA Inggris, Ternyata Aktivis Lingkungan

Sosok Dwi Sasetyaningtyas, Penerima LPDP Dihujat Usai Viral Banggakan Anak Jadi WNA Inggris, Ternyata Aktivis Lingkungan

Video berdurasi singkat itu menampilkan momen ketika Tyas menerima dokumen dari Home Office Inggris yang menyatakan anak keduanya resmi berstatus sebagai Warga Negara Inggris
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT