GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nama Menteri HAM Dicatut Kasus Hoaks Korupsi dan Penyiraman Air Keras, Pigai: Bertentangan dengan Hukum

Belakangan ini publik tercengang dengan kasus korupsi dan penyiraman air keras. Bahkan publik dikejutkan dengan beredarnya kabar hoaks yang mencatut Menteri HAM
Jumat, 27 Maret 2026 - 02:49 WIB
Menteri HAM Natalius Pigai.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Belakangan ini publik tercengang dengan kasus korupsi dan penyiraman air keras. Bahkan, publik dikejutkan dengan beredarnya kabar hoaks yang mencatut nama Menteri HAM dalam kasus tersebut.

Sontak, hal ini membuat Menteri HAM, Natalius Pigai, mempertimbangkan langkah hukum terhadap penyebaran informasi bohong (hoaks) yang mencatut namanya di berbagai platform digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah yang diambil Pigai menyusul maraknya narasi menyesatkan yang beredar luas di media sosial dan memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Bahkan Pigai membantah sejumlah pernyataan yang dikaitkan dengan dirinya, terutama terkait isu korupsi dan kasus penyiraman air keras.

Selain itu, Pigai memastikan tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut, baik dalam forum resmi maupun komunikasi publik.

“Hoaks! Saya tegaskan ini bukan pernyataan saya. Siapa pun yang memproduksi dan menyebarkan berita bohong bertentangan dengan hukum,” jelas Pigai dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (26/3/2026).

Sebelumnya Kementerian HAM mengidentifikasi sejumlah narasi palsu yang tersebar luas, di antaranya: Klaim bahwa Pigai menyebut “Yaqut korupsi sesuai prosedur dan tidak melanggar HAM.

Juga pernyataan yang menyebut dirinya mendukung keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan seluruh tahanan korupsi sebagai tahanan rumah.

Selain itu, berkembang narasi yang menyatakan kasus penyiraman air keras merupakan kebodohan korban dan tidak berkaitan dengan HAM.

Pigai menegaskan seluruh kutipan tersebut tidak benar dan tidak pernah ia sampaikan dalam konteks apa pun.

Dalam beberapa hari terakhir, Kementerian HAM telah melakukan penelusuran terhadap sumber penyebaran hoaks tersebut.

Hasilnya, ditemukan sejumlah akun media sosial yang diduga terlibat, baik di Instagram maupun Facebook.

Menurut Pigai, penyebaran informasi palsu ini tidak hanya menyesatkan publik, tetapi juga berpotensi menimbulkan kegaduhan serta merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

Pigai menyatakan pihaknya tengah mempelajari langkah hukum yang dapat ditempuh, termasuk kemungkinan melaporkan para pembuat dan penyebar hoaks kepada aparat penegak hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya negara dalam menjaga ruang digital tetap sehat serta melindungi masyarakat dari bahaya disinformasi.

Kementerian HAM juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Jakarta Harus Tahu, Hari Ini Naik Transjakarta Cuma Bayar Rp12, Ternyata Karena Ini

Warga Jakarta Harus Tahu, Hari Ini Naik Transjakarta Cuma Bayar Rp12, Ternyata Karena Ini

Warga DKI Jakarta harus tahu soal tarif Transjakarta hari ini. Pasalnya, PT Transjakarta menghadirkan program spesial berupa tarif perjalanan hanya Rp 12 pada
Media Vietnam Ikut Heboh Lihat Klub Belanda Saling Protes Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Media Vietnam Ikut Heboh Lihat Klub Belanda Saling Protes Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Sorotan tajam dari media Vietnam terkait polemik yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia di kompetisi Belanda. Soha ikut heboh lihat skandal ini.
Pemerintah Perkuat Penertiban Tambang Ilegal, Denda Triliunan Mengintai

Pemerintah Perkuat Penertiban Tambang Ilegal, Denda Triliunan Mengintai

Pemerintah memperkuat penertiban tambang ilegal melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) atau Satgas Halilintar sepanjang 2025 hingga awal
Komnas HAM Bocorkan Proses Pemulihan Andrie Yunus

Komnas HAM Bocorkan Proses Pemulihan Andrie Yunus

Komnas HAM bocorkan proses pemulihan Andrie Yunus, aktivis KontraS yang menjadi korban penyiraman air keras, diperkirakan berlangsung panjang hingga dua tahun,
Naskah Khutbah Jumat 27 Maret 2026: Saat Maaf Sudah Terucap, Apakah Silaturahmi Terjaga usai Lebaran Pergi?

Naskah Khutbah Jumat 27 Maret 2026: Saat Maaf Sudah Terucap, Apakah Silaturahmi Terjaga usai Lebaran Pergi?

Rekomendasi tema naskah khutbah Jumat untuk sesi ceramah shalat Jumat, dengan judul "Saat Maaf Sudah Terucap, Apakah Silaturahmi Terjaga usai Lebaran Pergi?".
Gubernur Dedi Mulyadi Full Senyum, Jabar Panen Pajak Setelah Diskon PKB 10 Persen, KDM: Cinta Itu Tak Akan Kami Sia-Siakan

Gubernur Dedi Mulyadi Full Senyum, Jabar Panen Pajak Setelah Diskon PKB 10 Persen, KDM: Cinta Itu Tak Akan Kami Sia-Siakan

Kebijakan diskon 10 persen pajak kendaraan bermotor (PKB) berbuah manis. Gubernur Jawa Barat juga mendapatkan Dedi Mulyadi bocorkan pendapatan daerah melonjak.

Trending

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda kritik keras proyek naturalisasi Timnas Indonesia usai polemik paspor Dean James & Nathan Tjoe-A-On di Eredivisie. Mees Hilgers ikut terseret!
Polisi Bocorkan Kronologi hingga Indititas Pria Tewas Terkubur di Cikeas

Polisi Bocorkan Kronologi hingga Indititas Pria Tewas Terkubur di Cikeas

Baru-baru ini polisi bocorkan kronologi kasus penemuan jasad pria yang terkubur sedalam tiga meter di kawasan Cikeas, Depok, Jawa Barat. Selain itu, pihak
Resmi! KNVB Akhirnya Buat Keputusan Soal Polemik Paspor Dean James hingga Nathan Tjoe-A-On, Bagaimana Nasib Pemain Timnas Indonesia di Belanda?

Resmi! KNVB Akhirnya Buat Keputusan Soal Polemik Paspor Dean James hingga Nathan Tjoe-A-On, Bagaimana Nasib Pemain Timnas Indonesia di Belanda?

KNVB selidiki polemik paspor pemain Timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On & Dean James. Kasus diserahkan ke jaksa khusus, klub Eredivisie diminta verifikasi dokumen
Bahlil sebut Presiden Prabowo Perintahkan Dirinya untuk Cari Pasokan Minyak ke Semua Negara

Bahlil sebut Presiden Prabowo Perintahkan Dirinya untuk Cari Pasokan Minyak ke Semua Negara

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memerintahkannya untuk mencari pasokan minyak ke berbagai negara.
Hadapi Moto3 Amerika Serikat 2026, Begini Cara Unik dari Veda Ega Pelajari Sirkuit COTA yang Belum Pernah Ia Jajal

Hadapi Moto3 Amerika Serikat 2026, Begini Cara Unik dari Veda Ega Pelajari Sirkuit COTA yang Belum Pernah Ia Jajal

Pembalap muda asal Indonesia yang baru uki r sejarah, Veda Ega Pratama, akan kembali melanjutkan perjalanannya di gelaran Moto3 2026 pada akhir pekan ini .
Pria Diduga Gelapkan Motor di Pesanggrahan Jaksel Diamankan, Modus Pinjam Motor Beli Rokok

Pria Diduga Gelapkan Motor di Pesanggrahan Jaksel Diamankan, Modus Pinjam Motor Beli Rokok

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria berinisial MD (25) diamankan sejumlah warga usai diduga menggelapkan motor milik rekannya. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT