News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gibran Dinilai Sombong dan Tak Beretika Gara-gara Gaya Tengil Mencari Jawaban Mahfud MD dalam Debat, Warganet Geram...

Gaya tengil calon wakil presiden nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka meledek jawaban dari cawapres nomor urut 03, Mahfud MD dalam debat menuai reaksi keras.
Senin, 22 Januari 2024 - 05:05 WIB
Gibran Rakabuming Raka
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Gaya tengil calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka meledek jawaban dari cawapres nomor urut 03, Mahfud MD dalam debat menuai reaksi keras.

Gibran dinilai sombong bahkan nir etika (tidak memiliki etika) gara-gara gaya tengilnya menanggapi jawaban Mahfud MD.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Debat panas antara Gibran dan Mahfud MD ini terjadi saat debat cawapres yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (21/1/2024).

Perdebatan antara Gibran dan Mahfud MD, mulanya, saat Gibran bertanya kepada Mahfud MD terkait bagaimana mengatasi greenflation.

Kemudian, pertanyaan Gibran pun sempat ditegur oleh moderator lantaran istilah tersebut merupakan singkatan.

Gibran pun akhirnya menjelaskan greenflation yang dimaksud, yakni Green Inflation atau inflasi hijau.

"Baik, ini tadi tidak saya jelaskan karena kan beliau seorang profesor. Oke greenflation ini adalah inflasi hijau, sesimpel itu," jelas Gibran dalam debat.

Setelah itu, Mahfud MD pun menjawab dengan singkat perihal inflasi hijau.

"Untuk mengatasi inflasi hijau, apa sih inflasi hijau? kan ekonomi hijau, ekonomi hijau itu adalah ekonomi sirkuler. Dimana sebuah proses pemanfaatan produk ekonomi, pangan misalnya, atau apa, produksi apapun diproduksi, kemudian dimanfaatkan, direcycle, bukan dibuat. Jadi bukan barang itu lalu dibiarkan mengganggu ecology. Nah saya punya cerita, kalau bicara soal recycle seperti ekonomi hijau, saya merasa berbangga sebagai orang Madura, karena orang Madura yang pertama dulu mempelopori ekonomi hijau, ekonomi sirkuler," terang Mahfud menjawab pertanyaan Gibran.

Setelah waktu habis, Gibran pun meledek dengan bahasa tubuhnya menengok kepala ke kanan dan kiri sembari mencari.

"Saya lagi nyari jawabannya Prof Mahfud, saya nyari-nyari dimana ini jawabannya? kok gak ketemu jawabannya. Saya tanya masalah inflasi hijau, kok malah menjelaskan ekonomi hijau," kata Gibran.

Ia pun menjelaskan, bahwa greenflation yang dimaksud bukan seperti yang dijawab oleh Mahfud MD.

"Prof Mahfud yang namanya greenflation itu, inflasi hijau itu ya kita kasih contoh yang simpel saja. Demo rompi kuning di Perancis, bahaya sekali, sudah memakan korban. Nah ini harus kita antisipasi, jangan sampai terjadi di Indonesia, kita  belajar dari negara maju, negara maju saja masih ada tantangan-tantangannya," tandas Gibran.

"Intinya, transisi menuju energi hijau itu musti super hati-hati. Jangan sampai membebankan RnD yang mahal, proses transisi yang mahal ini kepada masyarakat, pada rakyat kecil, itu maksud saya inflasi hijau," imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Mahfud MD pun kembali berbalas meledek Gibran dengan gerakan tubuh sembari mencari.

"Saya juga ingin mencari tuh, jawabannya ngawur juga tuh. Gila nih, ngarang-ngarang ndak karuan, mengkait-kaitkan dengan sesuatu yang tidak ada, gitu ya," ujarnya.

Mahfud mengaku enggan menjawab pertanyaan Gibran yang dinilainya receh di level akademisi. 

Akhirnya, ia pun mengembalikan forum tersebut kepada moderator dan memilih untuk tidak menjawab Gibran.

"Gini loh, kalau akademisi itu, gampanynya kalau bertanya yang gitu-gitu itu recehan, recehan, recehan. Oleh sebab itu, itu tidak layak dijawab menurut saya. Oleh sebab itu, saya kembalikan saja ke moderator, ya emang ndak layak dijawab pertanyaan kayak gini ini. Saya kembalikan, ndak ada gunanya menjawab," tandasnya.

Hal itu sontak membuat warganet di media sosial X marah. 

Bahkan banyak warganet yang menyudutkan Gibran dengan sebutan sombong hingga tak beretika.

Menanggapi perilaku Gibran itu, netizen menyebut perilaku putra Presdein Jokowi itu tidak lucu. 

"Dikira lucu kali bertingkah seperti ini," tulis netizen. 

"Songong, gak respek terhadap lawan debat >> tidak punya ilmu debat. Nir ETIKA," komentar pedas warganet.

"Para anak-anak muda, Jangan ditiru yaaaa. Ini nir adab, tengil dan disrespectful. Great response El Profesor, pertanyaan recehan itu tdk perlu dijawab," tambah komentar warganet di X.

"Capres & Cawapresnya sama2 NIR ETIKA," tulis warganet lain.

"Terlihat SOMBONG dan TAK BER-ETIKA," komentar lainnya.

Namun tak hanya cibiran, aksi tengil Gibran juga diberikan komentar positif oleh sebagian warganet.

"Makin banyak yang pindah haluan ke Prabowo - Gibran. Yakin kamu nggak mau ikutan???" tulis warnaget yang membela Gibran.

"Tapi jujur baru kali ini di debat ada gimmicknya jadi gemes," tulis pendukung lainnya.(rpi/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Selengkapnya

Viral