News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemarin Ada Petisi Bulaksumur, Hari Ini UII Menyatakan Sikap. Ini Isi Lengkapnya...

"Kekuasaan digunakan untuk kepentingan politik praktis sekelompok golongan dengan mengerahkan sumber daya negara. Demokrasi Indonesia kian tergerus dan mengalami kemunduran,"
Kamis, 1 Februari 2024 - 15:49 WIB
Ilustrasi -Kampus UII Yogyakarta
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvonenews.com - Sejumlah civitas akademika Universitas Islam Indonesia (UII) membacakan pernyataan sikap mengenai kondisi Indonesia Darurat Kenegarawanan, hari ini, Kamis (1/2/2024) di Yogyakarta.

Melalui pernyataan tertulis yang diterima redaksi tvonenews.com, Rektor UII Fathul Wahid mengatakan perkembangan politik nasional kian menunjukkan gejala praktik penyalahgunaan kewenangan dan kekuasaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kekuasaan digunakan untuk kepentingan politik praktis sekelompok golongan dengan mengerahkan sumber daya negara. Demokrasi Indonesia kian tergerus dan mengalami kemunduran," kata Fathul.

Dan berikut ini pernyataan lengkap Rektor UII melalui keterangan tertulisnya:

Pernyataan Sikap Civitas Academica UII, Indonesia Darurat Kenegarawanan

Dua pekan menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum 2024, perkembangan politik nasional kian menunjukkan tanpa rasa malu gejala praktik penyalahgunaan kewenangan dan kekuasaan. Kekuasaan digunakan untuk kepentingan politik praktis sekelompok golongan dengan mengerahkan sumber daya negara. Demokrasi Indonesia kian tergerus dan mengalami kemunduran.

Kondisi ini kian diperburuk dengan gejala pudarnya sikap kenegarawanan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Indikator utamanya adalah pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden yang didasarkan pada putusan Mahkamah Konstitusi No. 90/PUU-XXI/2023. Putusan yang proses pengambilannya sarat dengan intervensi politik dan dinyatakan terbukti melanggar etika hingga menyebabkan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, Anwar Usman, diberhentikan.

Gejala ini kian jelas ke permukaan saat Presiden Joko Widodo menyatakan ketidaknetralan institusi kepresidenan dengan membolehkan Presiden berkampanye dan berpihak. Perkembangan termutakhir, distribusi bantuan sosial melalui pembagian beras dan bantuan langsung tunai (BLT) oleh Presiden Joko Widodo juga ditengarai sarat dengan nuansa politik praktis yang diarahkan pada personalisasi penguatan dukungan terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden tertentu. Mobilisasi aparatur negara untuk kepentingan dukungan terhadap pasangan calon tertentu adalah tindakan melanggar hukum sekaligus melanggar konstitusi.

Situasi di atas menjadi bukti, Indonesia sedang mengalami darurat kenegarawanan yang bisa berujung pada ambruknya sistem hukum dan demokrasi.

Menanggapi hal itu, civitas academica Universitas Islam Indonesia menyatakan:

    1.   Mendesak Presiden Joko Widodo untuk kembali menjadi teladan dalam etika dan praktik kenegarawanan dengan tidak memanfaatkan institusi kepresidenan untuk memenuhi kepentingan politik keluarga melalui keberpihakan pada salah satu pasangan calon presiden-wakil presiden. Presiden harus bersikap netral, adil, dan menjadi pemimpin bagi semua kelompok dan golongan, bukan untuk sebagian kelompok.

    2.   Menuntut Presiden Joko Widodo beserta semua aparatur pemerintahan untuk berhenti menyalahgunakan kekuasaan dengan tidak mengerahkan dan tidak memanfaatkan sumber daya negara untuk kepentingan politik praktis, termasuk salah satunya dengan tidak melakukan politisasi dan personalisasi bantuan sosial.

    3.   Menyeru Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah agar aktif melakukan fungsi pengawasan, memastikan pemerintahan berjalan sesuai koridor konstitusi dan hukum, serta tidak membajak demokrasi yang mengabaikan kepentingan dan masa depan bangsa.

    4.   Mendorong calon presiden, calon wakil presiden, para menteri dan kepala daerah yang menjadi tim sukses, serta tim kampanye salah satu pasangan calon, untuk mengundurkan diri dari jabatannya, guna menghindari konflik kepentingan yang berpotensi merugikan bangsa dan negara.

    5.   Mengajak masyarakat Indonesia untuk terlibat memastikan pemilihan umum berjalan secara jujur, adil, dan aman demi terwujudnya pemerintahan yang mendapatkan legitimasi kuat berbasis penghormatan suara rakyat.

    6.   Meminta seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama merawat cita-cita kemerdekaan dengan memperjuangkan terwujudnya iklim demokrasi yang sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Demikian pernyataan sikap ini disusun sebagai wujud tanggung jawab moral anak bangsa.

Yogyakarta, 1 Februari 2024/20 Rajab 1445. Atas nama seluruh civitas academica UII. Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D. Rektor UII.
(ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dramatis dan Penuh Polemik! Italia Gagal ke Piala Dunia Usai Adu Penalti, Keputusan Wasit Disorot Tajam

Dramatis dan Penuh Polemik! Italia Gagal ke Piala Dunia Usai Adu Penalti, Keputusan Wasit Disorot Tajam

Harapan Timnas Italia untuk kembali tampil di Piala Dunia harus berakhir pahit. Gli Azzurri tersingkir setelah kalah dramatis lewat adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina pada final play-off, Rabu (1/4/2026).
PLBN Motaain Gelar Pasar Murah hingga Samsat Keliling, Beras 5 Ton Langsung Habis Disambut Warga Perbatasan

PLBN Motaain Gelar Pasar Murah hingga Samsat Keliling, Beras 5 Ton Langsung Habis Disambut Warga Perbatasan

Bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, PLBN Motaain menyalurkan beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam kemasan 5 kilogram dengan harga Rp60.000 per sak.
Kata-kata Berkelas Lamine Yamal usai Nyanyian Islamofobia Terdengar di Laga Spanyol Vs Mesir, Bintang Barcelona: Saya Muslim, Alhamdulillah

Kata-kata Berkelas Lamine Yamal usai Nyanyian Islamofobia Terdengar di Laga Spanyol Vs Mesir, Bintang Barcelona: Saya Muslim, Alhamdulillah

Lamine Yamal geram usai nyanyian Islamofobia terdengar di pertandingan Spanyol vs Mesir. Insiden ini picu kecaman luas dan penyelidikan resmi otoritas Catalan.
Himpunan Alumni Timur Tengah Bahas Dampak Konflik AS-Iran untuk Indonesia

Himpunan Alumni Timur Tengah Bahas Dampak Konflik AS-Iran untuk Indonesia

Himpunan Alumni Timur Tengah membahas dampak konflik yang terus berlangsung di kawasan Timur Tengah dan dinilai memiliki dampak global, termasuk Indonesia.
Soroti Dinamika Geopolitik Timur Tengah, Pemuka Agama Serukan Persatuan Nasional

Soroti Dinamika Geopolitik Timur Tengah, Pemuka Agama Serukan Persatuan Nasional

Ketua Umum Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI), Ustaz Bachtiar Nasir menyoroti perkembangan geopolitik internasional imbas konflik Timur Tengah.
Tiga Kali Gagal ke Piala Dunia, Publik Italia Murka! Kantor FIGC Jadi Sasaran Lemparan Telur

Tiga Kali Gagal ke Piala Dunia, Publik Italia Murka! Kantor FIGC Jadi Sasaran Lemparan Telur

Kekalahan menyakitkan yang dialami Timnas Italia di final play-off Piala Dunia berbuntut panjang. Markas besar Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) di Roma menjadi sasaran aksi pelampiasan emosi para suporter.

Trending

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan renovasi puluhan ribu rumah di Jawa Barat. Warga kini bisa daftar langsung, program dimulai April dan dorong ekonomi daerah.
Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Kegagalan Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA Series 2026 menjadi sorotan media Malaysia. Meski gagal lawan Bulgaria, skuad Garuda tetap dipandang positif.
Resmi! FIFA Umumkan Ranking Terbaru Hari Ini, Timnas Indonesia Turun Lagi, Malaysia Terjun Bebas

Resmi! FIFA Umumkan Ranking Terbaru Hari Ini, Timnas Indonesia Turun Lagi, Malaysia Terjun Bebas

Ranking FIFA Timnas Indonesia turun ke posisi 122 usai dikudeta Togo. Sementara itu, Malaysia terjun bebas 17 peringkat akibat skandal pemain naturalisasi ilegal.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Surabaya, di mana Megawati Hangestri siap melawan kawan lamanya di pertandingan pembuka antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN.
Jakarta Pertamina Enduro Rekrut Pemain Asing Pengganti Yana Shcherban, Siap Duet Bareng Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro Rekrut Pemain Asing Pengganti Yana Shcherban, Siap Duet Bareng Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro dikabarkan telah merekrut pemain asing baru yang berposisi sebagai outside hitter, yang siap duet dengan Megawati Hangestri di babak final four Proliga 2026.
Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Kekalahan 0-1 yang dialami Timnas Indonesia saat menghadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026 masih jadi perbincangan. Media Vietnam heran dengan John Herdman.
Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Bung Harpa memberikan kritikan terhadap penampilan Timnas Indonesia asuhan John Herdman yang kalah melawan Bulgaria. Menurutnya penampilan timnas tidak bagus.
Selengkapnya

Viral