News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Terima Anaknya Disebut Tewas karena Overdosis, Ibu Briptu Johan Minta Polda Riau Ungkap Penyebab Kematiannya

Penyebab kematian Briptu Johan Dani Situmorang anggota kepolisian Polres Rokan Hilir masih misterius. Keluarga tak percaya anaknya tewas karena overdosis.
Rabu, 7 Februari 2024 - 12:41 WIB
Keluarga almarhum Briptu Johan Dani Situmorang lapor polisi soal kematian sang polisi
Sumber :
  • Tangkapan Layar tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Penyebab kematian Briptu Johan Dani Situmorang anggota kepolisian Polres Rokan Hilir masih misterius.

Meski jasad Briptu Johan Dani Situmorang sudah dimakamkan delapan hari lalu yakni pada Minggu (28/1/2024), namun penyebab kematiannya masih belum diketahui dengan jelas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keluarga Briptu Johan akhirnya mendatangi kantor kepolisian Riau pada Senin (5/2/2024) untuk meminta kasus kematian anaknya tersebut diusut kembali oleh pihak kepolisian.

Pihak keluarga tidak percaya dengan dugaan overdosis yang telah dinyatakan oleh pihak rumah sakit. Pasalnya, ditemukan beberapa luka dan lebam pada tubuh Briptu Johan saat dimandikan.

"Kami mencurigai penyebab kematian almarhum yang tidak wajar. Untuk itu kami memohon bantuan Polda Riau mengusut, sehingga pihak keluarga bisa tenang menerima semua ini," ungkap pengacara keluarga Ramses Situmorang.

Pihak keluarga memberi keterangan kepada media, sebab mereka curiga atas kematian Briptu Johan yang tidak wajar dengan ditemukannya beberapa luka akibat benda tajam pada kaki dan tangan serta lebam-lebam di sekujur tubuhnya.

"Saya disini melapor pada Bapak Polda Pekanbaru semoga terungkap kasus anakku ini. Karena menurut kami, tidak wajar meninggalnya anak kami," ungkap ibunda dari Briptu Johan, setelah membuat laporan di Polda Pekanbaru, pada Rabu (7/2/2024).

Menurut sang ibunda, pada saat berangkat bertugas sang anak dalam keadaan sehat, namun pada saat pulang ke rumah dia sudah menjadi mayat dan ditemukan banyak luka di sekujur ditubuhnya.

"Anak kami ini berangkat dia tugas sehat-sehatnya dia, mengapa dia pulang setelah menjadi mayat, banyak luka yang kami dapatkan di dalam tubuhnya," ujar ibu Briptu Johan.

Dalam laporan disebutkan bahwa telah terjadi dugaan pembunuhan terhadap korban, karena pihak keluarga menemukan banyak darah dari tangan sebelah kiri, leher memar, dada lebam hingga perut, bahkan sampai ada luka sayatan di kedua tangan dan juga perut kirinya serta paha kanan.

Pihak keluarga mengetahui kematian almarhum pada Minggu (28/01/2024) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Kabar duka tersebut diterima oleh rekannya bahwa almarhum sudah meninggal sejak berada di RS Athaya Medika, Tanah Putih.

Mendengar kabar tersebut, pihak keluarga seolah tak percaya dan langsung melakukan pengecekan ke RS yang disebutkan. 

Benar saja, terdapat jenazah di dalam sana yang diduga jenazah tersebut adalah Briptu Johan, namun penyebab kematiannya belum sempat diketahui.

Dengan melalui beberapa prosedur, pihak keluarga akhirnya bisa membawa jenazah almarhum pulang dan melaksanakan pemakaman. 

Sementara pihak Polres Rokan Hilir juga melaksanakan upacara pemakaman sebagaimana mestinya.

Namun, sampai saat ini pihak keluarga belum ada yang menerima informasi pasti sebab kematian almarhum, baik dari pihak RS maupun dari pihak Polres. 

Kecurigaan akan sebab kematian dari almarhum yang mendapat banyak luka dan lebam-lebam di sekujur tubuhnya telah diketahui oleh pihak keluarga.

"Kami minta Polda Riau turun tangan dengan kasus ini, menyelidiki dengan tegas dan jujur sebab kematian almarhum. Tidak ada yang ditutup-tutupi, sehingga pihak keluarga bisa puas dan kematian almarhum jelas," ungkap Ramses.(mg4/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

73 Negara Bersatu Desak Keselamatan dan Keamanan Pasukan Perdamaian di Lebanon

73 Negara Bersatu Desak Keselamatan dan Keamanan Pasukan Perdamaian di Lebanon

Indonesia mengambil peran sentral dalam merespons eskalasi konflik di Lebanon yang mengancam keselamatan pasukan penjaga perdamaian dunia.
Proyek Regenerasi Inter Milan: Marco Palestra Dibidik Jadi Suksesor Jangka Panjang Denzel Dumfries

Proyek Regenerasi Inter Milan: Marco Palestra Dibidik Jadi Suksesor Jangka Panjang Denzel Dumfries

Inter Milan mulai menyiapkan langkah besar untuk merombak sektor sayap mereka menjelang bursa transfer musim panas. Nama Marco Palestra muncul sebagai opsi.
Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Percobaan Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono Nganjuk

Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Percobaan Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono Nganjuk

Aksi sigap masinis dan petugas PT KAI berhasil menggagalkan aksi percobaan bunuh diri seorang perempuan di jalur rel kawasan Kertosono, pada Kamis (9/4/2026).
Gemilang di FIFA Series 2026, 2 Pemain Timnas Indonesia Andalan John Herdman Justru Sulit dapat Menit Bermain di Inggris

Gemilang di FIFA Series 2026, 2 Pemain Timnas Indonesia Andalan John Herdman Justru Sulit dapat Menit Bermain di Inggris

Padahal tampil impresif di FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia masih kesulitan dapat menit bermain reguler dari klubnya masing-masing di Liga Inggris.
Emas Pegadaian Kompak Ambruk! UBS, Antam, Galeri24 Turun Tajam Jumat Pagi

Emas Pegadaian Kompak Ambruk! UBS, Antam, Galeri24 Turun Tajam Jumat Pagi

Rincian Harga Emas Pegadaian Jumat 10 April 2026
Link Live Streaming Perempat Final Kejuaraan Asia 2026: Jonatan Christie Hadapi Wakil India, Fajar/Fikri Lawan Ganda Taiwan

Link Live Streaming Perempat Final Kejuaraan Asia 2026: Jonatan Christie Hadapi Wakil India, Fajar/Fikri Lawan Ganda Taiwan

Berikut link live streaming perempat final Kejuaraan Asia 2026 yang akan digelar pada Jumat (10/4/2026) mulai pukul 10.00 WIB.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Selengkapnya

Viral