News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasat Narkoba Beserta Enam Polisi Pekanbaru Dicopot dari Jabatan, Diduga Penyalahgunaan Wewenang

Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol M Jacub Nurman Kamaru dan enam anggota lainnya dicopot dari jabatannya, akibat diduga terlibat penyalahgunaan wewenang.
Rabu, 1 April 2026 - 00:27 WIB
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnews.com - Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol M Jacub Nurman Kamaru beserta enam anggota lainnya dicopot dari jabatannya, akibat diduga terlibat penyalahgunaan wewenang dalam penanganan kasus narkoba.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, membenarkan soal adanya pencopotan jabatan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang dia lakukan itu adalah penyalahgunaan kewenangan. Jadi dia tidak menggunakan SOP yang ada atau melakukan tidak sesuai dengan kewenangan dan adanya penyimpangan,” kata Zahwani, kepada wartawan, Selasa (31/3/2026).

Lebih lanjut, Zahwani menerangkan, yang dilakukan yang bersangkutan ini bukan soal tangkap lepas pelaku penyalahgunaan narkoba. Namun soal penyalahgunaan wewenang dan penyimpangan dalam penanganan proses narkoba.

“Bahwa itu bukan tangkap lepas. Tetapi itu penyalahgunaan prosedur, SOP, dan juga penyalahgunaan kewenangan, dan juga adanya penyimpangan di dalam penanganan kasus pelaku narkoba sebagaimana Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujar Zahwani.

Kemudian, Zahwani menuturkan, dalam undang-undang tersebut, terhadap pengguna narkoba itu dengan adanya barang bukti harus dilakukan asesmen terpadu. Jadi, perlu dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan, kemudian dengan tim asesmen terpadu dari BNN. 

“Itu syaratnya. Nanti setelah itu barulah dilakukan suatu rehabilitasi. Nah, dia tidak. Dia hanya preliminary test, hanya tes saja, memang tidak terbukti, tapi dia tidak menjalankan (prosedur). Jadi intinya penyalahgunaan SOP atau kewenangan sehingga dia terjadi penyimpangan,” tuturnya.

Sementara itu, Zahwani menerangkan terhadap Kompol M Jacub Nurman Kamaru, AKP U, Iptu H, Aipda J, Briptu H, Briptu T, dan Briptu L, telah dilakukan penempatan khusus sejak 25 Maret 2026.

“Sudah, langsung di-Patsus. Jadi setelah Hari Raya Idul Fitri langsung di-Patsus ya. Sudah di-Patsus,” terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, Zahwani menerangkan, mengenai informasi yang beredar terkait adanya penerimaan uang sebesar Rp200 juta oleh Kompol M Jacun, saat ini masih dilaukan pendalaman.

“Belum terbukti itu (penerimaan uang Rp200 juta). Itu makanya justru adanya informasi seperti itu kita dalami, tapi belum ada terbukti itu,” tegasnya. (ars/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Berkelas Harry Kane soal Peluang Menangkan Ballon d'Or

Reaksi Berkelas Harry Kane soal Peluang Menangkan Ballon d'Or

Harry Kane menjadi sorotan dalam perebutan Ballon d’Or. Bintang timnas Inggris itu pun buka suara soal peluang meraih penghargaan individu paling bergengsi.
Paceklik Mengancam, Pemerintah Banjiri Pasar dengan 1 Juta Ton Beras SPHP

Paceklik Mengancam, Pemerintah Banjiri Pasar dengan 1 Juta Ton Beras SPHP

Pemerintah menyiapkan langkah agresif untuk meredam kenaikan harga pangan yang terjadi saat Indonesia memasuki musim paceklik di tengah kemarau yang lebih kering.
Laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung Belum Tentu Digelar di SUGBK, Izin Kepolisian Belum Terbit

Laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung Belum Tentu Digelar di SUGBK, Izin Kepolisian Belum Terbit

Pertandingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung masih belum pasti digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Sebab, kepolisian tak kunjung menerbitkan izin.
FASI Jatim Klarifikasi Pendaratan Darurat Pesawat PK-S360 di Blora, Jawa Tengah

FASI Jatim Klarifikasi Pendaratan Darurat Pesawat PK-S360 di Blora, Jawa Tengah

FASI Daerah Jawa Timur mengeluarkan klarifikasi terkait insiden pendaratan darurat pesawat sayap bermotor dengan registrasi PK-S360 di Desa Ngawen, Kabupaten Blora.
Oknum Guru SMAN 1 Pamanukan Panggil Dirinya Sendiri "Ayah" Jadi Sorotan, Anggota DPRD Jabar: Antara Guru dan Siswa Harus Selalu Jaga Jarak

Oknum Guru SMAN 1 Pamanukan Panggil Dirinya Sendiri "Ayah" Jadi Sorotan, Anggota DPRD Jabar: Antara Guru dan Siswa Harus Selalu Jaga Jarak

Viral diberitakan kasus dugaan pelecehan oknum guru kepada muridnya di SMAN 1 Pamanukan, Subang, Jawa Barat. Kasus ini menjadi sorotan banyak pihak.
Untuk Menopang Bencana 2026, BNPB Usulkan Penambahan Anggaran Sebesar Rp5,67 Triliun

Untuk Menopang Bencana 2026, BNPB Usulkan Penambahan Anggaran Sebesar Rp5,67 Triliun

Guna menopang percepatan penanganan bencana serta rehabilitasi fisik di berbagai daerah sepanjang tahun 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengusulkan penambahan Dana Siap Pakai (DSP) senilai Rp5,67 triliun kepada Kementerian Keuangan.

Trending

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

AT diamankan pihak kepolisian setelah ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa dan meminta klarifikasi guru tersebut pada hari Senin kemarin.
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

AT diamankan polisi usai aksi ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan Subang menggeruduk kantornya hingga sempat terjadi kejar-kejaran saat dirinya hendak melarikan diri
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
4 Zodiak yang Diprediksi Kariernya Makin Cemerlang Besok 9 September 2026, Gemini Dapat Peluang Tak Terduga

4 Zodiak yang Diprediksi Kariernya Makin Cemerlang Besok 9 September 2026, Gemini Dapat Peluang Tak Terduga

Karier 4 zodiak ini diprediksi makin cemerlang besok, 9 September 2026. Ada yang mulai dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga panen hasil kerja keras!
Selengkapnya

Viral