News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kritik Akademisi ke Jokowi Makin Masif, Pakar Hukum Sebut Siasat Ganggu Prabowo-Gibran di Pilpres 2024

Sejumlah akademisi makin masif mengkritik Presiden Jokowi yang dianggap tak netral pada Pilpres 2024. Ada siasat yang diduga digulirkan untuk menganggu Paslon 02 Prabowo-Gibran pada kontestasi mendatang.
Sabtu, 10 Februari 2024 - 00:58 WIB
Kritik Akademisi ke Jokowi Makin Masif, Pakar Hukum Sebut Siasat Ganggu Prabowo-Gibran di Pilpres 2024
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah akademisi makin masif mengkritik Presiden Jokowi yang dianggap tak netral pada Pilpres 2024. Ada siasat yang diduga digulirkan untuk menganggu Paslon 02 Prabowo-Gibran pada kontestasi mendatang.

Guru Besar Hukum Konstitusi Universitas Pakuan Bogor dan Ketua Forum Pengacara Konstitusi, Prof Andi Asrun mengatakan, kritik kampus terhadap Presiden Jokowi sudah terbantahkan ketika menyatakan tidak ikut kampanye.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menurut saya ketika Pak Jokowi katakan, 'Saya tidak kampanye,' maka itu selesai tuduhannya memihak. Ketika Pak Jokowi katakan saya hentikan penyaluran bansos, selesai tudingan bahwa Jokowi memihak, pemerintah tidak netral," kata Andi dalam diskusi Persatuan Doktor Hukum Indonesia bertema 'Fenomena Inflistrasi Politisi Partisan Di Kampus' di Jakarta, Jumat (9/2/2024). 

Andi menjelaskan sikap Jokowi yang tetap netral harusnya sudah menjawab kritikan para sivitas akademika. 

Dia menilai, kritik yang masih dibunyikan bertujuan menggerus elektoral paslon tertentu yang selama ini diidentikkan didukung Presiden Jokowi. 

"Kalau masih gerakan berlanjut, dugaan saya bahwa gerakan kritik terhadap pemerintah ini adalah sebuah mobilisasi politik, tujuannya satu kepentingan elektoral. Jadi kalau kita lihat beberapa tokoh di balik ini ya, mereka ini memang tujuan utamanya menghambat keterpilihan dan mendegradasi elektabilitas Prabowo-Gibran," jelasnya.

Senada, Pakar Hukum Tata Negara Fahri Bachmid menuturkan kritikan dari mimbar akademik yang muncul jelang pencoblosan merupakan hal yang bias. 

Dia mengaku sulit melihat gerakan tersebut berangkat dari suatu kegelisahan berbasis data. 

Sebab, menurutnya, kritik dari mimbar kampus itu sengaja diciptakan untuk mengganggu salah satu paslon.

"Kalau misalkan mendekati masa pencoblosan tapi selalu terjadi gangguan dan kebisingan, ini sangat susah untuk kita membedakan bahwa itu aspirasi yang mutlak untuk kita cermati sebagai sesatu yang objektif atau tidak," ujar Fahri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tadi sudah dikonfirmasi, presiden sudah memahami situasi yang terjadi. Berbagai respons yang dilakukan masyarakat kampus, presiden strict mengatakan tidak akan berkampanye, presiden strict mengatakan persoalan bansos akan disalurkan lebih objektif, sebenarnya fakta-fakta itu sudah terbantahkan," tegasnya. 

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Doktor Pascasarjana Hukum Indonesia, Abdul Chair Ramadhan menilai, petisi kritik dari para sivitas kampus yang ditujukan kepada Presiden Jokowi lebih menyerupai tindakan politisi. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Penumpang Tunanetra Jatuh ke Got usai Tak Dibantu Petugas TransJakarta, Pramono Anung: Saya akan Tegur Direksi-Manajemen

Viral Penumpang Tunanetra Jatuh ke Got usai Tak Dibantu Petugas TransJakarta, Pramono Anung: Saya akan Tegur Direksi-Manajemen

Dia menegaskan kejadian-kejadian serupa tidak boleh terjadi lagi untuk ke depannya.
Alasan Manchester United Lebih Pilih Michael Carrick ketimbang Xabi Alonso Terungkap

Alasan Manchester United Lebih Pilih Michael Carrick ketimbang Xabi Alonso Terungkap

Manchester United lebih memilih Michael Carrick untuk menjadi pelatih interim hingga akhir musim ini. Padahal, Xabi Alonso tersedia setelah dipecat Real Madrid.
KIP Kabulkan Gugatan Bonatua Silalahi, Perintahkan KPU Buka Salinan Ijazah Jokowi

KIP Kabulkan Gugatan Bonatua Silalahi, Perintahkan KPU Buka Salinan Ijazah Jokowi

Amar putusan tersebut dibacakan dalam sidang untuk perkara Nomor 074/X/KIP-PSI/2025 yang digelar di ruang sidang Komisi Informasi Pusat, Jakarta.
Harga Emas Pegadaian 'Ngamuk' Lagi, Tembus Rp2.727.000 per Gram, Tertinggi Sepanjang Sejarah!

Harga Emas Pegadaian 'Ngamuk' Lagi, Tembus Rp2.727.000 per Gram, Tertinggi Sepanjang Sejarah!

Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk pada Rabu 14 Januari 2026
Roby Tremonti Klaim Belum Bercerai dengan Aurelie Moeremans: Dia Pergi Begitu Saja dari Rumah

Roby Tremonti Klaim Belum Bercerai dengan Aurelie Moeremans: Dia Pergi Begitu Saja dari Rumah

Aktor Roby Tremonti akhirnya angkat bicara setelah namanya terseret karena buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans.
Jumlah "Manusia Gerobak" Cukup Banyak, Kotoran Manusia Dibuang Sembarangan di Kota Bandung Mulai dari Gedung Kosong hingga Sudut Jalan

Jumlah "Manusia Gerobak" Cukup Banyak, Kotoran Manusia Dibuang Sembarangan di Kota Bandung Mulai dari Gedung Kosong hingga Sudut Jalan

Banyak ditemukan kotoran manusia yang dibuang sembarangan di Kota Bandung mulai dari gedung kosong hingga sudut jalan.

Trending

Eks Striker Timnas Inggris Blak-blakan Sebut Arsenal Punya Pemain 'Lemah' Jelang Hadapi Chelsea: Dia Tidak Stabil

Eks Striker Timnas Inggris Blak-blakan Sebut Arsenal Punya Pemain 'Lemah' Jelang Hadapi Chelsea: Dia Tidak Stabil

Jelang duel kontra Chelsea, eks striker Timnas Inggris Darren Bent blak-blakan menyoroti satu pemain Arsenal yang dinilai paling lemah dalam skuad. Siapa dia?
Kabar Terbaru Pramugari Gadungan Khairun Nisa, Usai Viral Nyamar Jadi Kru Batik Air, Kini Ditawari Sekolah Pramugari Gratis

Kabar Terbaru Pramugari Gadungan Khairun Nisa, Usai Viral Nyamar Jadi Kru Batik Air, Kini Ditawari Sekolah Pramugari Gratis

Kisah pilu pramugari gadungan Batik Air, Khairun Nisa nekat nyamar jadi kru kabin karena malu ditipu di hadapan orang tuanya. Kini ditawari pendidikan gratis.
Top 3 Bola 14 Januari 2026: Bung Binder Soroti Persib Bandung, John Herdman Terpikat Rizky Ridho, hingga MU Rugi Besar

Top 3 Bola 14 Januari 2026: Bung Binder Soroti Persib Bandung, John Herdman Terpikat Rizky Ridho, hingga MU Rugi Besar

Top 3 Bola Rabu, 14 Januari 2026 seputar rekor kandang sempurna Persib Bandung, sorotan John Herdman pada Rizky Ridho, serta kerugian besar Manchester United.
Kronologi Hesti Purwadinata Diancam Buntut Dukung Broken Strings Aurelie Moeremans, Kini Dibantah Roby Tremonti

Kronologi Hesti Purwadinata Diancam Buntut Dukung Broken Strings Aurelie Moeremans, Kini Dibantah Roby Tremonti

Kehebohan buku Broken Strings mengisahkan child grooming Aurelie Moeremans membuat nama Hesti Purwadinata diancam oleh sosok Bobby diduga adalah Roby Tremonti.
Media Vietnam Terkejut! John Herdman Buka Rencana Besar Timnas Indonesia soal Tambah Naturalisasi

Media Vietnam Terkejut! John Herdman Buka Rencana Besar Timnas Indonesia soal Tambah Naturalisasi

Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas skuad Garuda melalui program naturalisasi pemain diaspora level tinggi demi mempersiapkan tim menuju kualifikasi Piala Dunia 2030.
Prabowo Targetkan Pembangunan Ratusan Sekolah dalam Kurun Waktu 4 Tahun

Prabowo Targetkan Pembangunan Ratusan Sekolah dalam Kurun Waktu 4 Tahun

Pemerintah Indonesia terus menggenjot penambahan fasilitas pendidikan diseluruh penjuru wilayah.
Sering Baca Shalawat tapi Tidak Pernah Shalat, Bagaimana Statusya dalam Islam? Begini Penjelasan Gus Baha

Sering Baca Shalawat tapi Tidak Pernah Shalat, Bagaimana Statusya dalam Islam? Begini Penjelasan Gus Baha

Orang yang sering bershalawat tapi tidak pernah shalat, bagaimana statusnya dalam Islam? Begini penjelasan dari Gus Baha.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT