News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heran dengan Sikap Akademisi, Fadli Zon: Baru Kali ini Kritik Pemilu, di 2019 Ada 800 KPPS Meninggal Diam Saja

"Bahkan ketika 800 KPPS ada yang meninggal, kita tidak dengar suara akademisi, tahun 2019 itu 800 lebih petugas KPPS meninggal dunia," kata Anggota DPR Fadli Zon.
Senin, 12 Februari 2024 - 13:38 WIB
Anggota DPR RI Fadli Zon pada diskusi "Pemilu Legislatif: Bijak Memilih Pasti Terwakili" di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (12/2/2024).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvonenews.com - Anggota DPR RI Fadli Zon mengatakan bahwa baru di Pemilu 2024 ini dirinya mendengar para akademisi menyampaikan kritik setelah sejumlah pemilu digelar di Indonesia sejak 25 tahun terakhir.

"Baru belakangan ini ada akademisi mengkritik, saya tunggu 25 tahun, tapi nggak ada kritiknya juga," kata Fadli Zon pada diskusi "Pemilu Legislatif: Bijak Memilih Pasti Terwakili" di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (12/2/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Pemilu 2019, dia mengakui bahwa dirinya kerap mengkritik terhadap situasi sosial politik. Pada saat itu, dia masih berada di kubu oposisi pemerintahan.

Di saat itu, menurutnya ada sekitar 800 Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal. 

Konon, kata dia, mereka meninggal karena kelelahan ketika bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Bahkan ketika 800 KPPS ada yang meninggal, kita tidak dengar suara akademisi, tahun 2019 itu 800 lebih petugas KPPS meninggal dunia," kata dia.

Dia pun menilai Pemilu 2024 ini cenderung lebih damai dan lebih baik dibandingkan pemilu sebelumnya. Sebab, menurutnya Pilpres 2024 ini ada tiga pilihan.

Sedangkan sebelumnya pada Pilpres 2019 menurutnya hanya diikuti oleh dua kubu, sehingga bersifat konfrontatif.

Selain itu, menurutnya proses pemungutan suara di TPS pada Pemilu 2024 ini akan berlangsung lebih cepat karena penerapan sistem yang baru.

"Perhitungannya relatif lebih cepat, kalau dulu kan harus disalin satu per satu, yang namanya C1, sekarang kan C Hasil, dan ada printer di setiap TPS," kata dia.

Dengan begitu, menurutnya para petugas KPPS akan lebih siap dan bakal memiliki waktu untuk istirahat karena proses penghitungan suara yang lebih cepat. Sehingga menurutnya hasil pemungutan suara pun akan cepat diketahui.

"Yang lalu itu bisa sampai dua minggu, kalau sekarang mungkin bisa hitungan hari. Kalau dikatakan, saya optimis pemilu kali ini relatif lebih damai," kata dia. (ant/ito)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Info Cuaca Hari Ini: Jabodetabek Berawan dan Tangerang Waspada Angin Kencang

Info Cuaca Hari Ini: Jabodetabek Berawan dan Tangerang Waspada Angin Kencang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Jabodetabek secara umum berawan hingga cerah berawan hingga malam.
Jadwal Asian Games 2026, Minggu 13 September: Hari Ini Ada Timnas Basket Indonesia Jalani Laga Hidup dan Mati

Jadwal Asian Games 2026, Minggu 13 September: Hari Ini Ada Timnas Basket Indonesia Jalani Laga Hidup dan Mati

Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Minggu (13/9/2026). Timnas Basket Indonesia akan kembali unjuk gigi, kali ini melawan Arab Saudi di laga terakhir Grup A.
Jadwal Tinju Dunia Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Ryan Garcia Vs Conor Benn, Jai Opetaia Lawan Noel Mikaelian

Jadwal Tinju Dunia Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Ryan Garcia Vs Conor Benn, Jai Opetaia Lawan Noel Mikaelian

Jadwal tinju dunia hari ini, di mana ada perebutan gelar juara kelas welter antara Ryan Garcia vs Conor Benn.
Menantu Kyai di Sleman Perkosa Santri hingga Hamil, Aksi Bejat Dilakukan Saat Istri Melahirkan

Menantu Kyai di Sleman Perkosa Santri hingga Hamil, Aksi Bejat Dilakukan Saat Istri Melahirkan

Ahmad yang merupakan putra kandung pengasuh pondok meluruskan kabar yang beredar bila pelaku pemerkosaan santriwati sebagai kiai maupun pengasuh di ponpes. 
Polisi Benarkan Betrand Peto Dilaporkan Terkait Kekerasan Seksual

Polisi Benarkan Betrand Peto Dilaporkan Terkait Kekerasan Seksual

Akun Thread menyebut anak artis diduga Betrand Peto sebelumnya membuat kerusuhan di sebuah klub malam bersama teman-temannya. Anak Ruben Onsu tersebut bahkan...
Ayah Serda Ahmad Ungkap Luka Tak Wajar di Jenazah Anaknya yang Tewas Dianiaya Empat Senior

Ayah Serda Ahmad Ungkap Luka Tak Wajar di Jenazah Anaknya yang Tewas Dianiaya Empat Senior

Serda Ahmad Muzammil Farisa dianiaya karena masalah sepele. korban diduga melakukan kesalahan memenuhi pesanan mi kuah seniornya yang justru dibuat menjadi mi goreng.

Trending

Viral "Anak Artis" Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Betrand Peto Dipolisikan

Viral "Anak Artis" Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Betrand Peto Dipolisikan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan soal adanya pelayangan laporan terhadap anak angkat Ruben Onsu tersebut terkait pelecehan.
Ruben Onsu Buka Suara Soal Betrand Peto Dipolisikan atas Dugaan Pelecehan Seksual

Ruben Onsu Buka Suara Soal Betrand Peto Dipolisikan atas Dugaan Pelecehan Seksual

Menanggapi laporan polisi terhadap Betrand Peto terkait dugaan kekerasan seksual, Ruben Onsu mengaku belum mengathui informasi dugaan pelecehan seksual tersebut
Polisi Benarkan Betrand Peto Dilaporkan Terkait Kekerasan Seksual

Polisi Benarkan Betrand Peto Dilaporkan Terkait Kekerasan Seksual

Akun Thread menyebut anak artis diduga Betrand Peto sebelumnya membuat kerusuhan di sebuah klub malam bersama teman-temannya. Anak Ruben Onsu tersebut bahkan...
Serda Ahmad Tewas Diduga Dianiaya Empat Seniornya, TB Hasanuddin Minta Kasus Diusut Tuntas!

Serda Ahmad Tewas Diduga Dianiaya Empat Seniornya, TB Hasanuddin Minta Kasus Diusut Tuntas!

Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin meminta kasus tewasnya anggota TNI AU, Serda Ahmad Muzammil Farisa tersebut diusut secara menyeluruh dan transparan.
FC Seoul dan Persib Bandung Sama-sama Rival Shin Tae-yong, Pelatih Persija Pilih No Comment untuk Pertemuan Wakil Indonesia-Korea di ACL 2

FC Seoul dan Persib Bandung Sama-sama Rival Shin Tae-yong, Pelatih Persija Pilih No Comment untuk Pertemuan Wakil Indonesia-Korea di ACL 2

Persib Bandung gagal mencuri poin dari Persija Jakarta dengan gol telat Ivan Mamut yang membuat laga berakhir atas skor 1-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (16/9/2026). 
Ayah Serda Ahmad Ungkap Luka Tak Wajar di Jenazah Anaknya yang Tewas Dianiaya Empat Senior

Ayah Serda Ahmad Ungkap Luka Tak Wajar di Jenazah Anaknya yang Tewas Dianiaya Empat Senior

Serda Ahmad Muzammil Farisa dianiaya karena masalah sepele. korban diduga melakukan kesalahan memenuhi pesanan mi kuah seniornya yang justru dibuat menjadi mi goreng.
Menantu Kyai di Sleman Perkosa Santri hingga Hamil, Aksi Bejat Dilakukan Saat Istri Melahirkan

Menantu Kyai di Sleman Perkosa Santri hingga Hamil, Aksi Bejat Dilakukan Saat Istri Melahirkan

Ahmad yang merupakan putra kandung pengasuh pondok meluruskan kabar yang beredar bila pelaku pemerkosaan santriwati sebagai kiai maupun pengasuh di ponpes. 
Selengkapnya

Viral