GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Bantah Pelaku Pengeroyokan Pelajar SMP di Sampit Berjumlah 30 Orang

Kepastian tentang jumlah pelaku cuma 4 orang didapat saat pertemuan pihak sekolah dan pihak keluarga korban, di Mapolsek, beberapa jam setelah pengeroyokan.
Jumat, 17 Desember 2021 - 23:36 WIB
Kapolsek Ketapang, AKP Syamsul Bahri, Jumat malam (17/12/2021)
Sumber :
  • Didi Syachwani

Kotawaringin Timur, Kalteng - Kapolsek Ketapang, AKP Syamsul Bahri, membantah jika pelaku pengeroyokan seorang pelajar SMPN 4 Sampit, Kabupatan Kotawaringin Timur, jumlahnya sampai 30 orang, sebagaimana yang disebutkan ibu korban.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Matilah anak orang bang kalau sampai 30 orang, kami sudah menangani masalah ini sejak kejadiannya kemaren. Pelakunya cuma 4 orang saja," tegas Syamsul.

 

Kepastian tentang jumlah pelaku cuma 4 orang ini didapat saat pihak Polsek Ketapang memanggil pihak sekolah dan pihak keluarga korban, di kantor Polsek, beberapa jam setelah keributan di sekolah itu terjadi.

 

"Bahkan korban yang sudah sadar dan diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit juga ikut dihadirkan dalam pertemuan itu. Disitulah terungkap jika pelakunya cuma 4 orang. Waktu itu korban juga tidak membantahnya," terang Syamsul.

 

Dalam pertemuan itu, kata Syamsul, pihak sekolah meminta agar diberikan kesempatan untuk dilakukan mediasi dulu dengan para pihak, dan pihak polsek mempersilahkan saja. Rencananya hari Senin (20/12/2021) mendatang mediasi ini dilakukan.

 

"Kami akan mengawal mediasi ini, dan sudah kami sampaikan kepada mereka, jika mediasi ini gagal, kami siap melanjutkan proses hukumnya," tegasnya.

 

Hal yang sama juga diungkapkan kepala sekolah SMPN 4 Sampit, Suyatmi, S.Pd, yang menegaskan jika pelakunya memang cuma 4 orang.

 

"Mungkin pada waktu kejadian banyak anak-anak yang berdatangan kesitu, tapi mereka cuma sekedar menyaksikan saja. Kebetulan kejadiannya memang di dalam kelas korban, dan saat itu tidak ada pelajaran karena siswa baru selesai ulangan umum sekolah," kata Suyatmi.

 

Terhadap para pelaku, Suyatmi memastikan, pihak sekolah pasti akan memberikan sanksi sesuai dengan tingkat kesalahannya. Soal apa nanti sanksinya, kita lihat saja nanti hasil rapat kepala sekolah dengan dewan guru.

 

Sebagaimana diketahui, sebelumnya viral berita tentang aksi perundungan yang dialami seorang pelajar SMP kelas VII. Pelakunya adalah kakak kelasnya sendiri dari kelas VIII dan kelas IX.

 

Akibat pengeroyokan itu, korban sempat jatuh pingsan dan langsung dilarikan ke RSUD Dr. Mudjani Sampit oleh pihak sekolah. Untungnya tidak berapa lama setelah dirawat, korban akhirnya siuman, dan hasil pemeriksaan rongent, tidak ditemukan cedera yang membahayakan.

 

Kepada awak media, orangtua korban menyebutkan jika pelaku yang mengeroyok anaknya berjumlah 30 orang, dan aksi tidak terpuji ini terjadi di dalam kelas korban.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mereka (pelaku) memaksa minta uang sebesar Rp. 20 ribu kepada anak saya, tapi anak saya tidak mau. Rupanya penolakan ini membuat para pelaku marah dan langsung memukuli anak saya," kata Musriah, ibu korban. 

(Didi Syachwani/ MTR)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jurnalis Italia Lorenzo Lepore: Bojan Hodak 100% Tinggalkan Persib Bandung

Jurnalis Italia Lorenzo Lepore: Bojan Hodak 100% Tinggalkan Persib Bandung

Lorenzo Lepore, jurnalis Italia mengungkapkan bahwa Bojan Hodak akan meninggalkan Persib Bandung meski sudah melakukan perpanjangan kontrak dengan manajemen.
Tinjau SPKLU UID Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan Infrastruktur EV Makin Andal dan Dekat dengan Masyarakat

Tinjau SPKLU UID Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan Infrastruktur EV Makin Andal dan Dekat dengan Masyarakat

Komisaris Independen PT PLN (Persero), Prof. KH. Ali Masykur Musa, melakukan kunjungan sekaligus silaturahmi ke Kantor PLN Unit Induk Distribusi Lampung.
Pemerintah Ungkap Lebih 1.000 Sekolah Terdampak Banjir Sumatera Belum Diperbaiki, Siswa Masih Belajar di Tenda Darurat

Pemerintah Ungkap Lebih 1.000 Sekolah Terdampak Banjir Sumatera Belum Diperbaiki, Siswa Masih Belajar di Tenda Darurat

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari membenarkan bahwa lebih dari 1.000 sekolah yang terdampak banjir bandang di Sumatera masih belum diperbaiki.
Dari Tanam Paksa hingga Mendunia, Kopi Luwak Indonesia Terus Dijaga Kualitasnya Selama Puluhan Tahun

Dari Tanam Paksa hingga Mendunia, Kopi Luwak Indonesia Terus Dijaga Kualitasnya Selama Puluhan Tahun

Kopi luwak Indonesia terus mendunia dengan cita rasa khas dan sejarah panjang. Worcas rayakan 91 tahun perjalanan kopi premium nusantara.
mahakaX Perkuat Transformasi Bisnis Digital di RUPST 2026, Fokus Jaga Kinerja dan Efisiensi

mahakaX Perkuat Transformasi Bisnis Digital di RUPST 2026, Fokus Jaga Kinerja dan Efisiensi

mahakaX menggelar RUPST 2026 dan menegaskan fokus transformasi bisnis digital, efisiensi operasional, serta penguatan tata kelola perusahaan.
Resep Olahan Daging Kurban: Irisan Daging Goreng Ketumbar

Resep Olahan Daging Kurban: Irisan Daging Goreng Ketumbar

Resep olahan gading kurban Idul Adha 1447 H/2026: Irisan daging goreng ketumbar ala YouTube Rayyan Al Ghazali.

Trending

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kondisi kesehatannya yang kini sudah membaik dan siap untuk keliling Indonesia menemui masyarakat.
Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 Juli nanti. Kali ini, pelatih John Herdman, menjadi sasaran.
Megawati Hangestri Disinggung Aldi Taher, Boy Arnez dan Pemain Timnas Voli Indonesia Beri Komentar Kocak

Megawati Hangestri Disinggung Aldi Taher, Boy Arnez dan Pemain Timnas Voli Indonesia Beri Komentar Kocak

Aldi Taher mendadak membuat geger volimania Indonesia karena mengunggah postingan bersama sejumlah pemain Timnas Voli Indonesia. Bahkan nama Megawati Hangestri ikut disinggung.
Video Pembubaran Ibadah Jemaat GMS Bantul oleh Ormas Viral di Media Sosial, Kesbangpol Ungkap Kronologi Kejadian

Video Pembubaran Ibadah Jemaat GMS Bantul oleh Ormas Viral di Media Sosial, Kesbangpol Ungkap Kronologi Kejadian

Sebuah postingan video yang memperlihatkan adanya peristiwa pembubaran paksa ibadah jemaat di GMS Bantul oleh organisasi masyarakat (ormas) viral di media sosial.
AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.
Selengkapnya

Viral