News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasil Survei, Tingkat Kepuasan Terhadap Kinerja Presiden Joko Widodo Berada di Angka 74,9 Persen

Tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Joko Widodo berada di angka 74,9 persen, berdasarkan tren, angka kepuasan tersebut merupakan yang paling tinggi bila dibanding survei-survei bulan sebelumnya. 
Senin, 20 Desember 2021 - 14:16 WIB
Survei persepsi masyarakat tentang penanganan Covid 19, pelayanan publik dan dinamika politik nasional
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta - Tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Joko Widodo berada di angka 74,9 persen, berdasarkan tren, angka kepuasan tersebut merupakan yang paling tinggi bila dibanding survei-survei bulan sebelumnya. 

Demikian salah satu hasil survei nasional persepsi masyarakat tentang penanganan Covid 19, pelayanan publik dan dinamika politik nasional ini dilakukan oleh Populi Center yang dirilis di Jakarta, Senin (20/12/2021).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Joko Widodo berada di angka 74,9 persen. Berdasarkan tren, angka kepuasan tersebut merupakan yang paling tinggi bila dibanding survei-survei bulan sebelumnya," kata Peneliti Populi Center, Rafif Pamenang Imawan. 

Sementara masyarakat yang menilai tidak puas dengan kinerja Presiden sebesar 22,7 persen. Angka ini menurun dibanding survei sebelumnya yakni 25 persen. Adapun masyarakat yang memilih tidak menjawab pertanyaan ini sebesar 2,4 persen.

Tingkat kepuasan terhadap kinerja pemberantasan korupsi di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo juga tinggi, yakni berada di angka 57,9 persen. Tingkat kepuasan mengalami peningkatan dibandingkan survei sebelumnya sebesar 54,9 persen.

"Sementara masyarakat yang menilai tidak puas dengan kinerja Presiden sebesar 38,8 persen. Angka ini mengalami sedikit kenaikan dibanding survei sebelumnya yakni 38,9 persen," lanjut Rafif.

Adapun masyarakat yang menjawab sama saja sebesar 1,3 persen, dan masyarakat yang memilih tidak menjawab pertanyaan ini sebesar 2 persen. 

Evaluasi Lembaga

Sementara itu, mengenai evaluasi lembaga, dari skala 1-10 dengan skala 1 sangat
tidak percaya dan 10 sangat percaya terhadap lembaga tersebut, hasil menunjukkan bahwa Polri menduduki tempat teratas dengan rerata tingkat kepercayaan pada angka 6,91 persen dari skala 1-10 dan akumulasi skor 6-10 (positif/percaya) sebesar 75 persen. 

"Diikuti oleh Mahkamah Agung dengan rerata 6,83 persen dan skor positif/percaya sebesar 73 persen, Mahkamah Konsistusi dengan rerata 6,84 persen dan skor positif/percaya dengan 72,4 persen, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan rerata 6,77 persen dan skor positif/percaya dengan 71,5 persen, dan Kejaksaan Agung dengan rerata 6,68 persen dan skor positif/percaya dengan 69,6 persen. Sisa angka masuk kategori tidak percaya (skala 1-5), dan tidak tahu/tidak jawab," papar Rafif.

Sedangkan untuk angka evaluasi lembaga bagi lembaga lainnya, Tentara Nasional
Indonesia merupakan lembaga dengan nilai kepercayaan publik tertinggi dengan rerata sebesar 7,77 persen dari skala 1-10 dan akumulasi skor 6-10 (positif/percaya) sebesar 87,6 persen. 

Diikuti dengan Presiden dengan rerata 7,45 persen dan skor positif/percaya sebesar 83,2 persen, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan rerata 6,95 persen dan skor positif/percaya sebesar75,1 persen, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan rerata 6,84 persen dan skor positif/percaya sebesar 73,5 persen, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia dengan rerata 6,47 persen dan skor positif/percaya sebesar 68 persen, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia/Daerah dengan rerata 6,21 persen dan skor positif/percaya sebesar 63,4 persen, dan partai politik dengan rerata 6,01
persen dan skor positif/percaya sebesar 55,9 persen. Sisa angka masuk kategori tidak percaya (skala 1-5), dan tidak tahu/tidak jawab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Survei nasional persepsi masyarakat tentang penanganan Covid 19, pelayanan publik dan dinamika politik nasional ini dilakukan oleh Populi Center, lembaga non-profit yang mendalami masalah opini dan kebijakan publik. Survei ini dilakukan pada 1 hingga 9 Desember 2021 yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi di Indonesia. 

Survei dilakukan melalui wawancara telepon terhadap sampel pemilik telepon. Responden dipilih secara acak dari populasi pemilih yakni penduduk berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode acak sederhana (simple random sampling). Adapun Margin of error pada survei ini sebesar ±2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.(ito) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Baru-baru ini berdar kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 16 orang orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Pengakuan Mencengangkan Cak Imin Terkait Diusung PKB Jadi Presiden 2029

Pengakuan Mencengangkan Cak Imin Terkait Diusung PKB Jadi Presiden 2029

Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin angkat bicara terkait target PKB untuk menjadikannya presiden atau wakil

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan keuangan zodiak 12 April 2026 membawa kabar baik bagi enam zodiak ini. Peluang rezeki, pemasukan, dan keberuntungan finansial meningkat.
Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Presiden Prabowo Subianto geram ke pengusaha tambang yang nakal atau tidak taat pada aturan hukum. Pasalnya, masih terdapat sejumlah pengusaha nakal yang tetap
Selengkapnya

Viral