GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kembali Terjadi, Aksi Bullying Terhadap Pelajar SMP di Malang, Korban Dipukuli hingga Terjatuh

Kembali terjadi aksi bullying yang menimpa pelajar Indonesia. Kali ini, aksinya dilakukan beberapa pelajar SMP Nasional, Kota Malang, sekira pukul 11.21 WIB. 
Sabtu, 2 Maret 2024 - 18:55 WIB
Kembali Terjadi, Aksi Bullying Terhadap Pelajar SMP di Malang, Korban Dipukuli hingga Terjatuh
Sumber :
  • tim tvOne - Edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Kembali terjadi aksi perundungan atau bullying yang menimpa pelajar Indonesia. Kali ini, aksinya dilakukan beberapa pelajar SMP Nasional, Kota Malang, sekira pukul 11.21 WIB. 

Berdasarkan laporan reporter tvOnenews.com, Aksi bullying atau perundungan yang dilakukan beberapa pelajar SMP Nasional itu terhadap pelajar terekam kamera CCTV, di kawasan Perumahan Janti Barat Blok A, Sukun, Kota Malang, Jumat (1/3/2024) siang kemarin, sekira pukul 11.21 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa perundungan disertai kekerasan dan tampak beberapa pelajar yang masih memakai seragam pramuka menggiring atau mengepung korban.

Kemudian, dari salah satu pelajar yang paling besar melakukan pemukulan hingga menendang korban sampai terjatuh.

Lalu, berdasarkan ketrangan Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdianto mengatakan, Polsek Sukun sudah merespon cepat terkait dengan pemberitaan mengenai kejadian bullying yang diduga terjadi di kawasan perumahan Janti Barat Blok A.

Polsek Sukun juga kata dia, telah meminta keterangan yang pertama dari korban, terus kedua keterangan dari pihak terduga pelaku dan saksi tiga orang. 

Ia juga sampaikan, bahwa semuanya siswa SMP Nasional, Kecamatan Sukun.

"Dan indentitas pelaku berinisial NDA (14 )  7 , korban berinisial AUB (14 ) dan saksi berinisial MA (14) semuanya kelas 7," ujar Yuris, Sabtu (2/3/2024).

Yuris menambahkan, dari beberapa keterangan, korban membenarkan telah terjadi pemukulan yang dilakukan oleh NDA terhadap AUB di TKP yang saat itu terjadi sekira pukul 11.00 WIB, ketika yang bersangkutan akan menunaikan sholat Jumat.

"Saat itu korban dihadang NDA untuk diminta klarifikasi terkait dengan adanya tuduhan yang dituduhkan oleh korban kepada pelaku. Akhirnya korban tidak menjawab, lalu terduga pelaku melakukan pemukulan," bebernya.

"Hingga korban mengalami dua kali pemukulan dan korban tidak sampai tersungkur hanya membungkuk saja karena merasakan kesakitan. Akibatnya korban mengalami luka memar dibagian pipi sebelah kiri," sambungnya. 

Lanjutnya menjelaskan, saat dipertemukan antara saksi, pelaku dan korban di Polsek Sukun bahwa antara ketiga pelajar kelas 7 SMP Nasional karena masalah salah paham hingga berunjung cekcok.

"Cekcok salah paham saja, bahwa mengklarifikasi pelaku terhadap korban kalau korban melakukan fitnah terhadap pelaku. Pelaku dituduh telah memukuli atau membully saudara M, tapi ternyata tidak benar, hanya pemukulan, tapi pada saat itu sama-sama mau salat Jumat," terang Ipda Yuris.

Ketiga pelajar ini sudah menjalani pemeriksaan selanjutnya tetap akan melakukan pengembangan. 

Kemudian, penyelidikan terhadap saksi-saksi yang melihat. Namun, semuanya masih di bawah umur.

"Nantinya Polsek Sukun akan menyerahkan sepenuhnya kepada Unit PPA Polresta Malang Kota terkait kasus bullying ini," ujarnya.

Kepala Sekolah SMP Nasional, Kukuh Windartono membenarkan bahwa para korban dan pelaku tersebut adalah siswa dari SMP Nasional. 

Kemudian,  pihak sekolah akan melakukan evaluasi terhadal siswa siswa tersebut, khususnya kepada terduga pelaku.

"Ini kami dalami, jadi siswa sudah disebutkan identitas dan lain-lain sudah dipelajari oleh pihak kepolisian tentunya ini menjadi evaluasi kita semua. Tentunya kami akan melakukan tindakan sesuai dengan ketentuan dari pihak sekolah, sesuai dengan aturan yang ada di sekolah akan dilakukan pembinaan secara individu kepada korban," kata Kukuh.

Di samping itu, ujar Kukuh, pihak sekolah akan mendatangkan orang tua untuk melakukan mediasi antar pihak dan tentunya akan melakukan pembinaan secara klasikal yang jangka panjangnya kepada seluruh siswa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kejadian saat jam salat jumat, kebetulan fasilitas sekolah kami belum ada masjid, sehingga salatnya di masjid luar sekolah, dan bukan jam pulang sekolah," pungkasnya. (eco/aag) 


Baca berita tvOnenews.com lainnya di Google News.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Elkan Baggott dan Maarten Paes Didegradasi ke Bangku Cadangan, Begini Prediksi Line-up Timnas Indonesia Kontra Bulgaria

Elkan Baggott dan Maarten Paes Didegradasi ke Bangku Cadangan, Begini Prediksi Line-up Timnas Indonesia Kontra Bulgaria

Timnas Indonesia akan menghadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026 pada Senin (30/3/2026) esok. John Herdman diharapkan untuk melakukan sejumlah perubahan, termasuk mencadangkan Elkan Baggott dan Maarten Paes.
Jenazah Eks Menhan Juwono Sudarsono Bakal Disemayamkan di Gedung Kemhan, Dimakamkan di TMP Kalibata

Jenazah Eks Menhan Juwono Sudarsono Bakal Disemayamkan di Gedung Kemhan, Dimakamkan di TMP Kalibata

Prosesi tersebut menjadi momen penghormatan terakhir bagi tokoh yang pernah menjabat di sejumlah posisi strategis pemerintahan.
Waspada John Herdman, Striker 192 Cm Ini Siap Hancurkan Mimpi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026

Waspada John Herdman, Striker 192 Cm Ini Siap Hancurkan Mimpi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026

Striker Bulgaria Vladimir Nikolov jadi ancaman serius bagi Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 usai mencetak hattrick dan tampil tajam di laga sebelumnya.
Bahagianya Timnas Indonesia! 3 Kabar Baik Hampiri Skuad Garuda Usai Libas Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026

Bahagianya Timnas Indonesia! 3 Kabar Baik Hampiri Skuad Garuda Usai Libas Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026

Tiga kabar menggembirakan langsung menghampiri skuad Timnas Indonesia usai kemenangan telak atas Saint Kitts and Nevis di ajang FIFA Series 2026, Jumat lalu.
Final Four Proliga 2026: Jakarta Electric PLN Resmi Akhiri Kontrak Celeste Plak

Final Four Proliga 2026: Jakarta Electric PLN Resmi Akhiri Kontrak Celeste Plak

Jakarta Electic PLN secara mengejutkan mengumumkan bahwa mereka resmi mengakhiri kontrak salah satu pemain asingnya yakni Celeste Plak jelang bergulirnya babak final four Proliga 2026.
Medsos Anak Dibatasi Mulai 28 Maret, Orang Tua: Biar Nggak Kecanduan!

Medsos Anak Dibatasi Mulai 28 Maret, Orang Tua: Biar Nggak Kecanduan!

Aturan tersebut mewajibkan penyedia platform digital untuk menyaring konten berisiko serta membatasi penggunaan layanan tertentu oleh anak-anak

Trending

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil kualifikasi Moto3 Amerika 2026, di mana pembalap Indonesia yakni Veda Ega Pratama akan memulai dari posisi keempat.
Pelatih Bulgaria Sentil ‘Level’ Timnas Indonesia, hingga Brace Beckham Putra Picu Reaksi Para Pemain Persib

Pelatih Bulgaria Sentil ‘Level’ Timnas Indonesia, hingga Brace Beckham Putra Picu Reaksi Para Pemain Persib

Kabar seputar Timnas Indonesia tengah jadi sorotan publik dan masuk dalam jajaran berita terpopuler. Mulai dari komentar tajam hingga pujian. Ini rangkumannya.
FC Emmen Ketiban Sial Berturut-turut usai Bekukan Pemain Timnas Indonesia Tim Geypens Imbas Kasus Paspor

FC Emmen Ketiban Sial Berturut-turut usai Bekukan Pemain Timnas Indonesia Tim Geypens Imbas Kasus Paspor

Klub kasta kedua Liga Belanda, FC Emmen, ketiban sial secara berturut-turut. Hal ini terjadi seiring dengan pembekuan status pemain Timnas Indonesia, Tim Geypens.
Beckham Putra Dihujani Kritik, Bung Towel Pasang Badan: Banyak Orang yang Nggak Ngerti Bola

Beckham Putra Dihujani Kritik, Bung Towel Pasang Badan: Banyak Orang yang Nggak Ngerti Bola

Gelandang muda Timnas Indonesia, Beckham Putra berhasil mencetak dua gol ke gawang Saint Kitts and Nevis di laga pembuka FIFA Series 2026, Jumat (27/3/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT