News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Lengkap Dua Anak Pejabat Pemkab Gowa Perkosa Gadis Muda di Mobil Dinas, Panik Saat Kepergok Warga

Kasus pemerkosaan gadis muda dalam mobil dinas milik Pemkab Gowa, Sulawesi Selatan sita perhatian. Dua pelaku merupakan anak pejabat di lingkungan Pemkab Gowa.
Selasa, 5 Maret 2024 - 16:25 WIB
Salah satu pelaku pemerkosaan gadis muda di mobil dinas Pemkab Gowa.
Sumber :
  • Idris Tajannang/tvOne

Makassar, tvOnenews.com - Kasus pemerkosaan gadis muda dalam mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menyita perhatian.

Pasalnya dua pelaku merupakan anak pejabat di lingkungan Pemkab Gowa sehingga aksi pemerkosaan tersebut dilakukan di mobil dinas Pemkab Gowa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim penyidik Polres Gowa akhirnya menetapkan dan menahan empat orang sebagai tersangka dugaan pelaku pemerkosaan korban berinisial NMY (20) tersebut.

"Sudah empat tersangka dan sementara ini ditahan di Rutan Polres Gowa," kata Kepala Seksi Humas Polres Gowa Ipda Udin Sibadu saat dikonfirmasi, Selasa (5/3/2024).

Sebelumnya petugas menangkap tiga orang pelaku masing-masing berinisial MYH alias UC (24), MQ alias KM (21) dan MR alias IL (24). 

Dari pengembangan kasus, polisi kembali menangkap satu orang berinisial RM alias UCO (25) yang diduga ikut terlibat mengatur pertemuan.

Dua dari pelaku tersebut diketahui anak pejabat di lingkungan Pemkab Gowa, mengingat barang bukti yang digunakan pelaku merupakan satu unit mobil dinas Pemkab Gowa yang kini diamankan petugas.

Kronologi Pemerkosaan di Mobil Dinas Pemkab Gowa

Kasus dugaan pemerkosaan terhadap perempuan berinisial NMY terjadi pada Sabtu (2/3/2024) dini hari di Jalan Mangka Daeng Bombong di dekat Danau Mawang, Kecamatan Somba Opo, Gowa.

Awalnya pelaku MYH alias UC menghubungi korban untuk mengajaknya jalan-jalan dan menjemputnya di Kota Makassar menggunakan kendaraan dinas ayahnya yang merupakan salah satu pejabat Pemkab Gowa.

Pelaku utama MYH sedari awal telah merencanakan niat buruknya itu dengan mengikutkan dua pelaku lainnya yakni MQ dan MR di mobil tersebut serta menyuruhnya bersembunyi di kursi belakang mobil.

Usai menjemput korban, tanpa menaruh curiga dalam perjalanan malam itu tiba-tiba pelaku menghentikan kendaraan di tempat kejadian perkara yang tidak jauh dari pemukiman warga.

Pelaku kemudian merayu dan memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya. Pelaku dan korban diketahui pernah menjalin asmara tetapi kandas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku sudah beristri memiliki dua anak dan tercatat sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Gowa dari Partai Perindo.

Setelah melampiaskan nafsunya, pelaku berpura-pura keluar dari mobil, tiba-tiba dua pelaku lainnya keluar dari tempat persembunyiannya, menyekap korban hendak melakukan hal yang sama lalu melecehkannya, korban lalu berontak dan berteriak hingga suaranya didengar warga setempat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral