News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengejutkan! Seorang Santri Bocorkan Ajaran Gus Samsudin: Ada 3 Guru

Tudingan ajaran sesat ke Gus Samsudin terus bergulir. Apalagi, ia akui senang di penjara karena konten tukar pasangan. Dan lebih mengejutkan pengakuan santrinya
Selasa, 12 Maret 2024 - 05:50 WIB
Mengejutkan! Seorang Santri Bocorkan Ajaran Gus Samsudin: Ada 3 Guru
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Ihwal kasus Gus Samsudin masih menjadi buah bibir sebagian masyarakat Indonesia. Pasalnya, ia membuat konten di kanal YouTubenya tentang pengajian yang mengajarkan boleh bertukar pasangan.

Apalagi, buntut konten yang dibuatnya telah membuat dirinya mendekam di balik jeruji besi. Namun, ia akui dirinya senang dipenjara karena konten tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sontak, netizen pun ramai mencibirnya, bahkan mempertanyakan ajaran-ajaran yang dianut dan diajarkan di pondok pesantrennya. 

Tak hanya sebatas pondok pesantren saja yang ia miliki. Tetapi, ia juga memiliki klinik pengobatan, yang kini juga menjadi perbincangan di tengah-tengah publik. 

Hal itu mencuat karena pengakuan salah seorang mantan pasien Gus Samsudin, yang bercerita pengobatan tersebut merupakan palsu. 

Lantas, apa yang diajarkan Gus Samsudin kepada santrinya, dan apakah masih ada tempat atau klinik pengobatannya?

Melalui tanyangan Fakta tvOne, seorang santri Gus Samsudin asal Bayuwangi yang tak menyebutkan namanya, telah membongkar ajaran apa saja yang ia terima selama jadi santri Gus Samsudin. 

Hal itu ia ceritakan, saat tim Fakta tvOne bertanya tentang situasi Pondok Pesantren dan berapa jumlah santir serta ajaran apa saja yang diberikan di Pondok Pesantren Nuswantoro Nurusy Syifa' Nusantara (Ponpes Gus Samsudin). 

"(Sudah berapa lama jadi santri?) sudah dua bulan, (lalu, kira-kira seperti apa yang diajarkan di dalam Ponpes?) seperti pondok umumnya," ujar santri asal Bayuwangi, yang pada saat itu dipulangkan oleh Dinas Sosial Blitar pada Sabtu (9/3/2024). 

"(Ajaran seperti tukar pasangan diajakarkan?) nggak-nggak, (ada berapa orang di dalam?) kira-kira ada 30 orang," kata santri tersebut. 

Tak hanya itu saja, ia juga katakan bahwa 30 orang itu adalah lelaki semua, dan tidak ada wanitanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, ditanya soal kondisi di dalam suasana Ponpes ketika Gusa Samsudin ditahan. Ia katakan, suasannya biasa-biasa saja. 

"Seperti normal saja, semua kegiatan lancar. (Tetapi masih ada klinik pengobatannya?) nggak itu sudah tutup. (Kalau aktivitas pembalajaran berhenti sejak Gus Samsudin ditahan?) ya semenjak anu, semenjak situasi lingkungan," ceritanya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).
Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) mengaku berupaya memenuhi seluruh undangan yang diterimanya selama dua hari melakukan perjalanan di Provinsi Lampung.
Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatannya dan menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta pakta yang baru ditandatangani untuk mengakhiri perang.
Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor pertandingan AVC Men's Cup 2026 pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia, Sabtu 27 Juni.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral