News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shanty Alda Peroleh Suara Tinggi di Jawa Tengah IX, Jadi Sorotan Formappi

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus menyoroti fenomena lolosnya Shanty Alda Nathalia
Selasa, 12 Maret 2024 - 19:43 WIB
Lucius Karus
Sumber :
  • Instagram

Jakarta, tvOnenews.com - Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus menyoroti fenomena lolosnya Shanty Alda Nathalia sebagai calon Anggota Legislatif DPR RI dengan suara tertinggi di daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX periode 2024-2029.

Lucius mengaku kaget melihat profil atau latar belakang dari Shanty, sebagai pengusaha Direktur PT. Smart Marsindo. Saat ini, kata dia, Shanty juga lagi digali keterangannya oleh Penyidik KPK sebagai saksi kasus korupsi Gubernur Maluku Utara non aktif, Abdul Gani Kasuba (AGK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Wah ngeri juga profilnya cuy. Pengusaha, Dirut PT. Smart Marsindo walau masih sebagai saksi, tetapi juga pernah mangkir dari panggilan KPK," kata Lucius dikutip pada Senin (11/3/2024).

Melihat latar belakang Shanty, Lucius tidak heran bisa meraup suara terbanyak sementara di daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX, yakni sebanyak 196.328 suara. Dapil Jawa Tengah IX meliputi Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal dan Kota Tegal.

"Buat saya sih melihat profilnya, ya enggak mengagetkan banget kalau akhirnya bisa meraih suara terbanyak di Dapil Jateng IX. Selama ini memang banyak Pengusaha yang sukses meraih kursi di parlemen. Ini bukan hal baru," ujarnya.

Menurut dia, seorang pengusaha jelas berhitung betul soal untung rugi jika hendak maju dalam kontestasi Pemilu Legislatif DPR RI 2024. Dengan kekuatan modal mereka, kata dia, sangat mudah untuk menebaknya.

"Ya saya kira mudah juga untuk menebak apa yang dilakukan pengusaha dengan kekuatan modal mereka. Seorang pengusaha jelas berhitung betul soal untung rugi. Dan ketika mengikuti kontestasi, maka biaya yang ia keluarkan sedapat mungkin bisa kembali dengan kemenangan," jelas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di samping itu, Lucius melihat memang fenomena sekarang era reformasi banyak pengusaha yang masuk ke dalam Parlemen Senayan. Namun, ia menduga masuknya para pengusaha ke DPR RI itu bukan semata untuk kepentingan rakyat, tapi menjaga bisnis-bisnisnya mengingat fungsi DPR salah satunya legislasi.

"Ini fenomena khas Pileg di Indonesia era reformasi ini. Semakin banyak pengusaha masuk parlemen. Yang jelas, ikhtiar utama mereka tak selalu untuk kepentingan rakyat. Mereka nampaknya hanya ingin memastikan cara lain menjaga bisnis dengan menjadi penjaga gawang regulasi," pungkasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.
Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut izin usahanya hingga 30 September 2026.
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek kembali memperpanjang uji coba perjalanan pada keberangkatan awal pukul 05.30 WIB dari Stasiun Dukuh Atas BSI hingga akhir Oktober 2026.
Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Sengketa hak cipta lagu "Bilang Saja" belum selesai. Komposer Ari Bias menggugat penyanyi Agnez Mo lagi atas dugaan pelanggaran hak ekonomi pencipta karya itu.
Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan padel milik Coach Justin di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjadi sasaran pencurian. Sejumlah barang yang hilang dibawa pencuri antara lain laptop merek Lenovo, beberapa ponsel, dua tablet dan mikrofon TWS.
Hasil Kualifikasi MotoGP Indonesia 2026: Raul Fernandez Kembali Kuasai Sirkuit Mandalika dengan Amankan Pole Position

Hasil Kualifikasi MotoGP Indonesia 2026: Raul Fernandez Kembali Kuasai Sirkuit Mandalika dengan Amankan Pole Position

Hasil Kualifikasi MotoGP Indonesia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, dimana pole position berhasil diraih oleh rider Trackhouse, Raul Fernandez.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Selengkapnya

Viral