News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bocorkan Penyebab Ganjar Kalah di Pilpres, Eks Politisi PDIP Singgung Sosok Ini

Eks Politisi PDIP, Laksamana Sukardi beberkan penyebab Ganjar Pranowo kalah di Pilpres 2024. Bahkan dia singgung sosok tokoh populer di Indonesia ini.
Selasa, 19 Maret 2024 - 05:33 WIB
Bocorkan Penyebab Ganjar Kalah di Pilpres, Eks Politisi PDIP Singgung Sosok Ini
Sumber :
  • istimewa - Julio - Kanal YouTube Total Politik

Jakarta, tvOnenews.com - Eks Politisi PDIP, Laksamana Sukardi bocorkan penyebab Capres nomor urut 03, yang merupakan Eks Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo kalah di Pilpres 2024

Hal itu diungkapkannya, di podcast YouTube Total Politika, seperti yang dilansir tvOnenews.com, pada Selasa (10/3/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memang seperti diketahui, Capres nomor urut 03, yang merupakan Eks Gubernur Jateng, Gajar Pranowo tidak memperoleh suara maksimal di Pilpres 2024. 

Walaupun, sebelum Pilpres 2024, sosok Ganjar elektabilitasnya lumayan tinggi dari hasil survei. 

Akan tetapi,  Laksamana Sukardi menilai Ganjar Pranowo memang belum mampu menyaingi tokoh politik yang terkenal ketimbang partainya.

"Memang ini harusnya instrospeksi, Ganjar memang belum mampu menyaingi pamor melebihi PDIP. Sekarang terbukti jika Jokowi ternyata lebih pamor (populer) dibandingkan PDIP," pungkas Laksamana Sukardi. 

Selain itu, ia juga mencontohkan Presiden Soekarno yang lebih tinggi dari partai yang diusungnya. 

Bahkan, ia juga memaparkan tokoh lainnya, seperti Gus Dur, yang juga lebih pamor ketimbang partainya, yakni PKB.

"Pada saat ini, pamor Jokowi bergabung dengan Prabowo, yang juga punya pamor lebih tinggi dari Gerindra. Ini bukti calon yang diusung partai sebenarnya punya popularitas lebih tinggi," bebernya.

Selain itu, Laksamana Sukardi memuji Surya Paloh yang kemudian lebih memilih tokoh lain dengan popularitas lebih tinggi dari partainya, sehingga membawa dampak pada partainya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika yang diajukan lebih tinggi, tentu partai bisa mendapatkan effek ganda (koktail). Namun memang jika ada kader yang melebihi Surya Paloh, tentu akan dimajukan. Banyak juga yang terjadi jika ada kader yang baik malah dipites. Partai menjadi seolah milik keluarga," ungkasnya. (aag)

Baca berita tvOnenews.com lainnya di Google News.
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Vanja Bukilic Segera Gabung Red Sparks, Siap Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027

Vanja Bukilic Segera Gabung Red Sparks, Siap Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027

Vanja Bukilic dikabarkan akan segera kembali bergabung dengan Red Sparks. Pevoli asal Serbia itu siap menghadapi Megawati Hangestri sebagai rival di Liga Voli Korea 2026-2027.
Tampil di Kualifikasi Piala Asia U-20, Pemain Keturunan Indonesia Perkuat Hong Kong di FIFA ASEAN Cup

Tampil di Kualifikasi Piala Asia U-20, Pemain Keturunan Indonesia Perkuat Hong Kong di FIFA ASEAN Cup

Joshua Lee Baker adalah adik kandung dari pemain Timnas Indonesia, Mitchel Lee Baker. Berbeda dari sang kakak, pemain berusia 16 tahun ini untuk pertama kalinya masuk dalam skuad Timnas Hong Kong. 
Kejagung Periksa Dewan Komisaris dan Eks Direksi Inhutani V soal Dugaan Korupsi Lahan Hutan

Kejagung Periksa Dewan Komisaris dan Eks Direksi Inhutani V soal Dugaan Korupsi Lahan Hutan

Kejagung memeriksa dua saksi dari PT Inhutani V dalam kasus dugaan korupsi pemanfaatan kawasan hutan untuk perkebunan tebu PT PSMI di Lampung.
Netflix Ditagih Royalti Musik Rp75 Miliar, LMKN Ancam Laporkan hingga Blokir Akses

Netflix Ditagih Royalti Musik Rp75 Miliar, LMKN Ancam Laporkan hingga Blokir Akses

LMKN mendesak Netflix membayar royalti musik sekitar Rp75 miliar sejak 2016. Jika tak dipenuhi, akses Netflix di Indonesia terancam ditutup.
5 HP realme Terbaru 2026, Ada yang Dilengkapi Kamera 200 MP

5 HP realme Terbaru 2026, Ada yang Dilengkapi Kamera 200 MP

Ada lima HP realme terbaru 2026 yang hadir dengan beragam pilihan, mulai dari baterai jumbo hingga kamera 200 MP untuk kebutuhan fotografi dan performa.
Presiden Janjikan Bonus Rp3 Miliar, Wamenpora Ingatkan Atlet Indonesia untuk Fokus Kejar Prestasi di Asian Games 2026

Presiden Janjikan Bonus Rp3 Miliar, Wamenpora Ingatkan Atlet Indonesia untuk Fokus Kejar Prestasi di Asian Games 2026

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, janjikan bonus sebesar Rp3 Miliar untuk atlet yang berhasil meraih medali emas di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral