News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memanas Gus Fuad Plered dengan Tegas Minta Kapolri Tangkap Habib Rizieq Shihab, Ini Penyebabnya

Gus Fuad Plered minta Kapolri tangkap Habib Rizieq Shihab karena sudah memprovokasi masyarakat untuk memberontak kepada negara, terkait dengan hasil Pemilu 2024
Kamis, 21 Maret 2024 - 06:55 WIB
Kolase Gus Fuad Plered (kiri) dan Habib Rizieq Shihab
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube

Namun Gus Fuad menilai Rizieq Shihab telah memprovokasi masyarakat.

"Itu provokator. Itu namanya Habib Rizieq memanfaatkan, dalam tanda petik ketidaktahuan masyarakat untuk kepentingan-kepentingan politik, yang jelas-jelas ini merusak tatanan, merusak bangsa dan negara," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, orang yang mengajak memberontak dari segi hukum negara maupun hukum agama merupakan penghkhianat. Oleh karena itu Gus Fuad dengan tegas meminta Kapolri untuk bertindak.

"Sudah wajib nih Pak Kapolri menangkap Habib Rizieq Shihab. Kalau dibiarkan nanti kasihan orang-orang yang tidak paham, orang-orang yang anggota masyarakat yang literaturnya terbatas, terprovokasi, terhasut ya bisa rusak nanti. Bisa muncul akibat-akibat yang tidak terduga," tuturnya. 

Meski begitu, Gus Fuas optimis kalau provokasi Habib Rizieq Shihab itu tidak akan digubris jemaahnya. 

"Jadi ya prilaku para Habib ini menurut saya memang harus disiplinkan oleh negara, yang satu kasar-kasar gitu kayak Habib Rizieq, kayak Habib Bahar gitu. Berontak terus menghasut masyarakat warga negara untuk membenci pemerintah, yang sedang bertugas," katanya.

Menurutnya pemerintah tidak bisa main-main lagi, sudah saatnya pemerintah bersikap tegas dan keras.

"Jadi tidak ada kompromi bagi para pemberontak. Bagi orang yang terus-menerus memprovokasi rakyat untuk membenci pemerintah," ujarnya.

"Enggak ada ampun lagi dong. Pak Kapolri harus tegas, enggak usah nunggu presiden baru, udah sekarang. Nanti presiden baru juga harus lebih galak lagi jangan malah bermesra-mesra," katanya.

Gus Fuad menegaskan, Indonesia sudah bersepakat, bukan negara agama tetapi negara yang diilhami oleh nilai-nilai luhur semua agama yang terkristalisasi, terumuskan dalam Pancasila.

"Sudah disepakati sejak Tahun 1945 bahwa kita NKRI, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar '45 udah titik, yang mau ganggu, yang mau merusak itu minggat dari sini titik," tegasnya. 

"Jangan tanamkan kebencian di hati masyarakat kepada pemerintah yang sedang bertugas, pemerintah yang terpilih secara demokratis," katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat bawah untuk kalian jadikan korban, jadikan martil," pungkasnya.

Sampai berita ini dibuat, belum ada konfirmasi resmi dari Gus Fuad Plered soal statmennya di YouTube tersebut, maupun tanggapan dari Kapolri dan Habib Rizieq Shihab. (muu)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fresh Graduate Merapat! MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Uang Saku Setara UMK hingga Sertifikat Resmi Menanti

Fresh Graduate Merapat! MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Uang Saku Setara UMK hingga Sertifikat Resmi Menanti

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Kemnaker ditutup 4 November 2026. Peserta mendapat uang saku setara UMK, BPJS Ketenagakerjaan, mentor profesional, dan
Dokter Persib Bandung Akhirnya Buka Suara soal Absen Dampingi Tim, Singgung Alasan Profesional dan Sumpah Dokter

Dokter Persib Bandung Akhirnya Buka Suara soal Absen Dampingi Tim, Singgung Alasan Profesional dan Sumpah Dokter

Dokter Persib Wira Prasetya akhirnya menjelaskan alasan absen mendampingi tim hingga berujung sanksi Komdis PSSI. Dia juga singgung sumpah profesi dan Bobotoh.
Tidak Hanya Piala Asia, Ternyata Banyak Kompetisi Bergengsi Sudah Resmi Batal Imbas Ketegangan Timur Tengah, Sisa MotoGP Qatar Masih Tanda Tanya

Tidak Hanya Piala Asia, Ternyata Banyak Kompetisi Bergengsi Sudah Resmi Batal Imbas Ketegangan Timur Tengah, Sisa MotoGP Qatar Masih Tanda Tanya

Piala Asia 2027 ternyata bukan satu-satunya agenda olahraga besar yang terdampak ketegangan di Timur Tengah.
Cara Nonton Liga Voli Korea, Saksikan Aksi Megawati Hangestri Cs Legal Tanpa Perlu VPN

Cara Nonton Liga Voli Korea, Saksikan Aksi Megawati Hangestri Cs Legal Tanpa Perlu VPN

Berikut cara nonton live streaming Liga Voli Korea 2026-2027, Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya bersama skuad Hyundai Hillstate di liga utama.
Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral