News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Banggakan Tarif Pajak Era Orde Baru: Kenapa Sekarang Turun?

Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto banggakan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) di masa orde baru. Dia bandingkan tarif PPN pada masa itu dengan tahun ini
Jumat, 22 Maret 2024 - 17:18 WIB
Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, dikutip Jumat (22/3/2024).
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto banggakan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) di masa orde baru. Dia membandingkan tarif PPN pada masa itu dengan tahun ini.

Dia mengatakan tarif PPN sekarang hanya 11 persen dari Gross Domestic Product (GDP) atau Produk Domestik Bruto (PDB). Sedangkan pada masa orde baru sebesar 14 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo heran mengapa tarif PPN tersebut menjadi turun di masa sekarang.

“Di zaman orde baru 14 persen, kenapa sekarang turun?” ucap Prabowo saat hadir di acara buka puasa bersama di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, dikutip Jumat (22/3/2024).

Menteri Pertahanan itu menjelaskan jika dibandingkan dengan negara tetangga, tarif PPN Indonesia terbilang lebih rendah. Menurut dia, tarif PPN Indonesia seharusnya bisa setara dengan negara tetangga.

“Sekarang Thailand kalau tidak salah sudah 16 persen, kalau tidak ya. Malaysia sekitar itu 16 persen, Kamboja mngkin lebih. Nah kenapa kok kita hanya 11 persen, bedanya apa orang Thailand, orang Malaysia, orang Kamboja sama kita?” beber Prabowo.

Prabowo heran zaman orde baru yang dianggap jelek, tapi tarif pajaknya bisa setara dengan Thailand dan Malaysia.

“Katanya orde baru jelek, hal-hal semacan itu. Kalau kita bisa sama dengan Thailand saja atau sama dengan Malaysia, berarti kan kita sampai ke 16 persen,” ucapnya.

“Katakanlah 16 persen, kalau naik dari sekarang 10, 8, 11 persen, kita naik ke 16 persen, berarti kan naiknya 5 persen. 5 persen dari GDP kita, itu 75 miliar dollar,” tambah Prabowo.

Dia berpendapat jika tarif PPN naik menjadi 16 persen maka Indonesia bisa menjadi negara kaya. Apalagi jika kenaikannya sama dengan Vietnam, maka bisa mendapat penerimaan pajak hingga 95 miliar dollar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi saya sudah lihat angka-angkanya, GDP kita naik, beberapa tahun yang lalu hanya 1.300, 1.400, tahun 2025 diproyeksikan kalau enggak salah sekarang sudah 1.500. Sebagai contoh dalam undang-undang mengalokasi 20 persen APBN untuk pendidikan,” jelasnya.

“20 persen dua tahun lalu, itu 20 persen dari 1.400 triliun. Sekarang ini 20 persen dari 1.500 triliun. Artinya naik. Jadi kita punya uang yang bisa dipakai untuk macam-macam. Itu kira-kira yang ingin saya sampaikan,” pungkas Prabowo.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Selengkapnya

Viral