News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bareskrim Polri Bongkar Kasus Pemalsuan BBM Pertamax Dicampur Zat Pewarna

Dittipidter Bareskrim Polri membongkar kasus kecurangan SPBU yang memalsukan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di wilayah Jakarta, Depok dan Tangerang
Kamis, 28 Maret 2024 - 20:19 WIB
Bareskrim Polri Bongkar Kasus Pemalsuan BBM Pertamax Dicampur Zat Pewarna
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Rika Pangesti

Jakarta, tvonenews.com - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri membongkar kasus kecurangan SPBU yang memalsukan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di wilayah Jakarta, Depok dan Tangerang.

Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Nunung Syaifuddin mengatakan bahwa kasus kecurangan SPBU ini bukanlah yang pertama kali. Nunung mengungkapkan, sejak bulan Januari 2024 sampai saat ini telah ada 16 kasus kecurangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini sejak bulan Januari sampai dengan saat ini, ada 16 kasus ya. Termasuk yang ini, ada 17 kasus terjadinya penyimpangan yang dilakukan oleh pengelola SPBU," kata Brigjen Nunung dalam jumpa pers di Mabes Polri, Kamis (28/3/2024).

"Sehingga merugikan masyarakat dimana dampaknya tentu ini akan merugikan masyarakat atau konsumen," imbuhnya.

Namun begitu, Nunung mengatakan bahwa kasus ke 17 ini menggunkan modus baru dalam kecurangannya. Ia pun menjelaskan awal mula pihaknya mengungkap kasus pemalsuan BBM.

Ia menyebut, SPBU yang pertama kali dibongkar kasus kecurangannya adalah SPBU yang terletak di wilayah Tangerang, Banten.

"Jadi pada hari Kamis tanggal 7 Maret 2024 yang lalu, kita telah mengamankan tersangka yaitu saudara RHS dan saudara AP selaku pengelola dan manajer dari SPBU yang ada di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, dan SPBU di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Provinsi Banten," ungkap Brigjen Nunung.

Berawal dari situ, polisi pun akhirnya melakukan pengembangan. Dari hasil pengembangan yang dilakukan, terdapat 2 SPBU lain yang juga menggunakan modus yang sama.

Keempat SPBU ini melakukan kecurangan dengan menuangkan zat pewarna ke BBM jenis Pertalite sehingga menyerupai Pertamax.

"Kemudian kita kembangkan pada hari Senin tanggal 25 Maret 2024, kita lakukan lagi penindakan terhadap SPBU yang ada di Kebon Jeruk, Jakarta Barat dan SPBU yang ada di Cimanggis, Kota Depok," sambungnya.

"Jadi sudah 4 SPBU yang melakukan penyimpangan dengan modus yang sama," tambah dia.

Dalam penanganan perkara ini, Nunung mengatakan bahwa pihaknya telah membuat atau menerbitkan tiga laporan (LP) dan menetapkan 5 orang tersangka.

1.  Saudara RHS (49) selaku pengelola SPBU SPBU Cipondoh DNA Ciledug
2. Saudara AP (37) sebagai manajer di SPBU Cipindoh dan Ciledug
3. Saudara DM (41) selaku manajer SPBU Kebon Jeruk
4. Saudara RY (24) sebagai pengawas SPBU Cimanggis Depok
5. Saudara AH (26) sebagai pengawas SPBU Cimanggis Depok

Adapun berikut 4 SPBU yang memalsukan BBM:

1. SPBU 34.151.42 Jalan HOS Cokroaminoto No 8, Karang Timur, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tanggerang, Banten (Ciledug).

2. SPBU 34.151.39 Jalan KH Hasyim Ashari RT 02 RW 001, Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Provinsi Banten (Cipondoh).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. SPBU 34.115.09 Jalan Arteri Kelapa Dua Raya, Kecamatan Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat

4. SPBU 34.169.24 Jalan Raya Bogor Km 28,5 Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. (rpi/ree)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia Usai Bantu Portugal Kalahkan Kroasia dan Melaju ke Babak 16 Besar

Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia Usai Bantu Portugal Kalahkan Kroasia dan Melaju ke Babak 16 Besar

Cristiano Ronaldo kembali mengukir sejarah di Piala Dunia setelah membawa Timnas Portugal melangkah ke babak 16 besar edisi 2026.
Jakarta hingga Yogyakarta akan Dikunjungi PM India, Narendra Modi Bakal Temui Presiden Prabowo

Jakarta hingga Yogyakarta akan Dikunjungi PM India, Narendra Modi Bakal Temui Presiden Prabowo

Baru-baru ini beredar kabar bahwa Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi dikonfirmasi akan mengunjungi Indonesia pada 6-8 Juli 2026.  Untuk diketahui, PM Modi
Gandeng Generasi Muda, Telkom Dorong UMKM di Wilayah 3T Go Digital dengan AI

Gandeng Generasi Muda, Telkom Dorong UMKM di Wilayah 3T Go Digital dengan AI

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat transformasi digital yang merata di seluruh pelosok negeri. 
Apakah Benar Orang Kota Bharu Ramah-ramah? Influencer Indonesia Beri Catatan Mengejutkan soal Kelantan

Apakah Benar Orang Kota Bharu Ramah-ramah? Influencer Indonesia Beri Catatan Mengejutkan soal Kelantan

Negeri Kelantan, sebagian orang mendengar nama itu, langsung terbesit dengan kata Malaysia. Namun Negeri Kelantan ini tak hanya sekadar sebuah nama atau wilayah
Jelang Piala AFF 2026, Sumardji Beberkan PR Besar Timnas Indonesia yang Harus Segera Dibenahi

Jelang Piala AFF 2026, Sumardji Beberkan PR Besar Timnas Indonesia yang Harus Segera Dibenahi

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengungkap faktor utama yang membuat Timnas Indonesia belum pernah menjuarai Piala AFF.
Sumardji Tolak Anggapan Piala AFF Sebagai Turnamen Ecek-ecek, Singgung Soal Penantian Panjang Timnas Indonesia

Sumardji Tolak Anggapan Piala AFF Sebagai Turnamen Ecek-ecek, Singgung Soal Penantian Panjang Timnas Indonesia

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) yakni Sumardji, menolak anggapan yang menyebut Piala AFF atau yang kini bernama ASEAN Hyundai Cup sebagai turnamen ecek-ecek.

Trending

Wanita Kepergok Jual Perhiasan Emas Palsu di 20 Toko Emas Pamulang, Polisi Ungkap Motifnya

Wanita Kepergok Jual Perhiasan Emas Palsu di 20 Toko Emas Pamulang, Polisi Ungkap Motifnya

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq menerangkan, berdasarkan pengakuan pelaku, yang bersangkutan sudah beraksi ke 20 toko emas.
Pengungkapan 3,37 Ton Ganja Jadi Kado Besar HANI dan HUT Bhayangkara ke-80 untuk Indonesia

Pengungkapan 3,37 Ton Ganja Jadi Kado Besar HANI dan HUT Bhayangkara ke-80 untuk Indonesia

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Jawa Timur dalam menggagalkan penyelundupan 3,37 ton ganja asal Thailand yang diperkirakan bernilai sekitar Rp4,5 triliun.
Ternyata Bukan Hilang, Nadira Az-Zahra di Rumah Bibinya, Polisi: Masalah Keluarga

Ternyata Bukan Hilang, Nadira Az-Zahra di Rumah Bibinya, Polisi: Masalah Keluarga

Teka-teki mengenai hilangnya mahasiswi cantik asal Telkom University Nadira Az-Zahra (21) akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat dinyatakan hilang kini -
Gebrakan Persib Bawa Berkah untuk Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Makin Pede Raih Juara

Gebrakan Persib Bawa Berkah untuk Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Makin Pede Raih Juara

Langkah agresif Persib di bursa transfer musim panas tak hanya untungkan klub. Kebijakan itu juga bawa angin segar bagi Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026.
KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, saksi yang berasal dari Kanim Depok didalami soal dugaan penerimaan uang.
Gagal Menembus Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Umumkan Pensiun dari Timnas Aljazair

Gagal Menembus Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Umumkan Pensiun dari Timnas Aljazair

Riyad Mahrez resmi mengakhiri kariernya bersama Timnas Aljazair setelah perjalanan negaranya terhenti pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Mulai 1 Agustus 2026 Penjual dengan Omzet Rp500 Juta Per Tahun Akan Dipungut Pajak di Marketplace

Mulai 1 Agustus 2026 Penjual dengan Omzet Rp500 Juta Per Tahun Akan Dipungut Pajak di Marketplace

Purbaya mengatakan, pemerintah akan secara bertahap menunjuk lebih banyak perusahaan e-commerce atau marketplace (lokapasar), sebagai pemungut Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas transaksi penjualan barang di platform perdagangan elektronik.
Selengkapnya

Viral