GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tegas, Gus Kikin Sebut Sisi Edukasi Film Horor di Indonesia Sangat Kurang

Gus Kikin tanggapi soal film Kiblat karya rumah produksi Leo Pictures yang kini menjadi sorotan karena judul dan poster film tersebut menuai kritikan negatif.
Sabtu, 30 Maret 2024 - 11:44 WIB
Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz yang dikenal sebagai Gus Kikin.
Sumber :
  • Dok Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz yang dikenal sebagai Gus Kikin ikut menanggapi soal film Kiblat karya rumah produksi Leo Pictures yang saat ini menjadi sorotan karena judul dan poster film tersebut menuai kritikan negatif.

Dia menilai film horor di Indonesia saat ini dari sisi edukasi sangat kurang.

"Film horor ini menurut saya dari sisi pendidikan kurang. Makanya anak-anak penguasaan keilmuan harus betul-betul dipahami, jadi bisa memilih film yang punya misi pendidikan," kata Gus Kikin dalam keterangannya, Sabtu (30/3/2024).

Gus Kikin berharap pembuat film mempertimbangkan faktor pendidikan atau edukasi saat membuatnya dan bukan hanya sekadar mencari keuntungan semata.

"Sekarang ini banyak film mengutamakan kepentingan komersial dan mengabaikan sisi pendidikan," jelas Pj Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews



Dia merasa agar film yang diproduksi bisa membawa bangsa ini menjadi bangsa yang kuat dengan fondasi keilmuan yang mumpuni dan menjaga kerukunan.

Di samping itu, dirinya mengaku tak tahu tujuan dari pembuat film Kiblat tersebut termasuk dasar membuat adegannya buntut kontroversi poster film Kiblat, dengan gambar orang yang mengenakan mukena seperti sedang rukuk tapi tidak sesuai dengan syariat Islam.

"Kami tidak tahu dasarnya membuat adegan itu apa. Mungkin bercanda atau apa. Tapi jika betul melecehkan harus ditindak," tegas dia.

Seperti diketahui, setelah ramai menuai kritikan rumah produksi Leo Pictures meminta maaf atas kontroversi yang ditimbulkan dalam pembuatan film horor terbaru mereka, Kiblat.

Permintaan maaf itu disampaikan setelah pihak Leo Pictures melakukan pertemuan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) membahas film tersebut.

Selain meminta maaf, Leo Pictures juga akhirnya memutuskan akan mengganti judul serta poster dari film Kiblat yang disutradarai oleh Bobby Prasetyo tersebut.

Sebelumnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah Cholil Nafis menyoroti ramainya kritikan terhadap film Kiblat. Hal itu disampaikan oleh Cholil melalui unggahan Instagram-nya @cholilnafis.

"Acapkali menggunakan promosi sensitif dan kontroversi agar menarik perhatian dan banyak penonton. Tapi kalau menyinggung agama biasanya malah tak boleh ditonton. Seringkali reaksi keagamaan dimainkan oleh pebisnis untuk meraup untung materi. Yang gini tak boleh dibiarkan harus dilawan," tulis Cholil.(ant/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Transformasi Red Sparks: Dari Finalis Penantang Juara V-League hingga Terpuruk di Musim 2025/2026

Transformasi Red Sparks: Dari Finalis Penantang Juara V-League hingga Terpuruk di Musim 2025/2026

Red Sparks mengalami perubahan drastis dalam dua musim terakhir. Sempat jadi tim paling ditakuti di Liga Voli Korea saat diperkuat Megawati Hangestri, kini cuma
Walau Persib Bandung Menang Atas Ratchaburi pada Malam Ini, Pangeran Biru Dipastikan Gagal Lolos ke Perempat Final ACL 2 Jika Skenario Ini Terjadi

Walau Persib Bandung Menang Atas Ratchaburi pada Malam Ini, Pangeran Biru Dipastikan Gagal Lolos ke Perempat Final ACL 2 Jika Skenario Ini Terjadi

Persib Bandung harus menang besar atas Ratchaburi di leg kedua ACL 2. Kemenangan tipis tak cukup, Maung Bandung wajib kejar defisit agregat demi lolos ke perempat final.
Betrand Peto Bandingkan Perhatian Ruben Onsu, Ahli Tarot Terawang Isi Hatinya pada Sarwendah

Betrand Peto Bandingkan Perhatian Ruben Onsu, Ahli Tarot Terawang Isi Hatinya pada Sarwendah

​​​​​​​Betrand Peto bandingkan perhatian Ruben Onsu, ahli tarot Jeng Nimas terawang isi hati Onyo pada Sarwendah usai keceplosan di acara TV saat itu.
Singgung Soal Formula 1, Bos Trackhouse Tiba-Tiba Minta MotoGP untuk Segera Mengubah Format saat...

Singgung Soal Formula 1, Bos Trackhouse Tiba-Tiba Minta MotoGP untuk Segera Mengubah Format saat...

Bos tim satelit Aprilia, Trackhouse, Davide Brivio, melontarkan usulan menarik jelang dimulainya ajang MotoGP 2026.
Pemprov DKI Larang Ormas Sweeping Restoran atau Warung saat Ramadan

Pemprov DKI Larang Ormas Sweeping Restoran atau Warung saat Ramadan

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menegaskan larangan untuk organisasi masyarakat (ormas) melakukan sweeping restoran atau warung selama bulan Ramadan.
Awas, Berdagang Takjil di Trotoar Bisa Kena Garuk oleh Satpol PP, Ini Lokasi yang Bakal Ditertibkan Petugas

Awas, Berdagang Takjil di Trotoar Bisa Kena Garuk oleh Satpol PP, Ini Lokasi yang Bakal Ditertibkan Petugas

Pedagang takjil yang berjualan di sepanjang trotoar selama Ramadhan akan ditertibkan, namun bukan melarang mereka berdagang.

Trending

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Status kontrak Joao Felix dengan Al Nassr sedang menjadi perbincangan. Salah seorang junalis Arab Saudi membongkar detail kontrak pemain Portugal tersebut.
Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top skor Proliga 2026 jelang seri Bogor, di mana dua pemain lokal yakni Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam mengakhiri rekor mentereng dan Rama Fazza Fauzan (Surabaya Samator) makin bersinar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT