News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hotman Paris Kemalingan Ratusan Juta Rupiah, Memohon Kapolres Tangkap Pelaku, Netizen Malah Tawarkan Diri Jadi Pengacara

Hotman Paris mengaku rugi ratusan juta rupiah seusai uang hasil penjualan makanan di restoran Ramen Hotmen miliknya diduga dicuri mantan manajer resto itu,
Selasa, 2 April 2024 - 06:53 WIB
Pengacara kondang Hotman Paris kemalingan ratusan juta rupiah.
Sumber :
  • Instagram @hotmanparisofficial

Jakarta, tvOnenews.com - Pengacara kondang Hotman Paris tengah jadi sorotan publik seusai menginformasikan dirinya menjadi korban kejahatan.

Hotman Paris mengaku mengalami kerugian ratusan juta rupiah seusai uang hasil penjualan makanan di restoran Ramen Hotmen miliknya diduga dicuri mantan manajer tempat makan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pegawai Hotman mencuri uang Hotman Paris," kata Hotman Paris dalam sebuah video di akun Instagram @hotmanparisofficial, Sabtu (30/3).

Hotman Paris pun memohon kepada Kapolres Bogor Kota untuk menangkap terduga pelaku. Adapun restoran milik Hotman yang kemalingan itu terletak di daerah Tajur, Bogor Timur, Kota Bogor.

"Ratusan juta (rupiah) uang penjualan restoran Ramen Hotmen Tajur Bogor Timur dibawa kabur manajernya. Bapak Kapolres Bogor Kota saya sangat ucapkan terima kasih sekiranya pelakunya dapat ditangkap segera," ujar Hotman Paris.

Dalam akun Instagramnya, Hotman juga membagikan rekaman CCTV terduga pelaku berinisial FA saat beraksi mencuri uang di restoran tersebut.

Berdasarkan rekaman CCTV, terduga pelaku tampak mengambil uang dari lemari dan memasukkannya ke dalam tas.

"Dicari!!! Fadhil Ashari, ex manager resto Ramen Hotmen, Tajur, Bogor Timur! Diminta pertanggungjawaban uang hasil penjualan resto Hotmen @hotmen.indonesia," tulis Hotman dalam akun Instagramnya.

Kasus yang menimpa Hotman Paris itu pun menimbulkan banyak reaksi dari netizen di kolom komentar Instagram Hotman.

Sejumlah akun netizen berharap Hotman mengikhlaskan kerugian materiel tersebut.  "Sedekahkan saja bang Hotman," tulis akun @richardsiburian.

Kendati demikian, terdapat pula netizen yang menawarkan diri menjadi pengacara Hotman dalam kasus tersebut. Turut diketahui, Hotman merupakan pengacara kondang yang kerap menangani kasus-kasus perkara besar di Indonesia.

"Bang Hotman butuh pengacara enggak," tulis akun @vie_jhones.

"Pengacara kalau ada kasus yang menimpa harus pakai jasa pengacara lagi, enggak bisa diatasi sendiri," tulis akun @djnomod.

"Kalau butuh bantuan hukum, saya siap dampingin..," tulis akun @mr.bbenk.

Namun, ada juga netizen yang bangga terhadap terduga pelaku, karena berani menipu Hotman Paris.

"Bangga gue, akhirnya ada juga yang berani menipu pengacara kondang. Keren lo bro!!! proud of you," tulis akun dj_donny.

"Kusebut dia pemberani!! duit pengacara sekelas Hotman berani dicolong. Enggak lama lagi ketangkap dan kena hukuman berat. Jangan sampai lolos," tulis akun jhonnathan_calvary.

Diketahui, Hotman Paris saat ini tengah sibuk menjadi pengacara Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam gugatan sengketa Pilpres 2024 di MK. Hotman bersama puluhan pengacara lainnya seperti Yusril Ihza Mahendra dan OC Kaligis.

Hotman Paris Ditegur Hakim MK

Terkini, Hakim MK Saldi Isra menegur Hotman Paris Hutapea, karena menyebut Sirekap tidak perlu dibahas lebih lanjut dalam sidang lanjutan sengketa Pemilu 2024.

Saldi mengatakan bahwa persoalan mengenai Sirekap merupakan salah satu yang didalilkan oleh pemohon, yakni kubu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. 

Oleh sebab itu, Sirekap perlu dibahas untuk menjawab dalil tersebut.

"Pak Hotman, tadi saya sudah tegaskan ini didalilkan. Kami berkepentingan mendapat penjelasan soal ini," kata Saldi dalam sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024 di Gedung I MK RI, Jakarta, Rabu (3/4/2024).

Mulanya, Hotman bertanya kepada ahli yang dihadirkan oleh KPU, yakni Pengembang Sirekap dari ITB Yudistira Dwi Wardhana Asnar. 

Hotman mempertanyakan urgensi pembahasan Sirekap karena penetapan hasil Pilpres 2024 diperoleh dari pemeriksaan manual dan penghitungan suara berjenjang.

"Pertanyaan saya, saudara saksi kalau ternyata yang dipakai dalam SK pengumuman final penghitungan suara adalah manual dan penghitungan berjenjang bukan hasil dari Sirekap masih perlu enggak bapak kuliah di sini? Masih perlu enggak kita bahas tentang Sirekap?," ujar Hotman. (dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
KPK Lakukan Analisis Soal Fakta Persidangan John Field Terkait Aliran Rp21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai

KPK Lakukan Analisis Soal Fakta Persidangan John Field Terkait Aliran Rp21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menganalisis terkait fakta persidangan yang menyebut ada aliran uang ke Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Bhudi Utama di kasus suap importasi barang.
Kenali Ciri-Ciri Pinjaman Online Ilegal dan Fakta Apakah Gagal Bayar Pinjol Ilegal itu Aman?

Kenali Ciri-Ciri Pinjaman Online Ilegal dan Fakta Apakah Gagal Bayar Pinjol Ilegal itu Aman?

Bagaimana cara mengenali pinjol ilegal? Apakah gagal bayar pinjaman online ilegal aman? Simak ciri-ciri pinjol ilegal, risiko yang mengintai, serta langkah hukum yang dapat
Haji Bolot Sempat Kritis dan Tak Sadarkan Diri 2 Hari, Kondisi Terkini Diungkap Sang Istri

Haji Bolot Sempat Kritis dan Tak Sadarkan Diri 2 Hari, Kondisi Terkini Diungkap Sang Istri

Kondisi kesehatan komedian senior Haji Bolot berangsur menunjukkan perkembangan positif setelah sempat menjalani masa kritis akibat serangan jantung.
Judi Online Bisa Bikin Masuk Penjara! Ini Aturan KUHP, Jerat Hukum, dan Dampak Sosial yang Wajib Diketahui

Judi Online Bisa Bikin Masuk Penjara! Ini Aturan KUHP, Jerat Hukum, dan Dampak Sosial yang Wajib Diketahui

Judi online bukan sekadar pelanggaran moral, tetapi juga tindak pidana yang diancam hukuman penjara hingga 10 tahun dan denda miliaran rupiah. Simak aturan KUHP, UU ITE, serta dampak sosialnya.
Telan Korban Jiwa, DPRD Surabaya Bakal Panggil Penanggung Jawab Proyek Gorong-Gorong Margorejo

Telan Korban Jiwa, DPRD Surabaya Bakal Panggil Penanggung Jawab Proyek Gorong-Gorong Margorejo

DPRD Kota Surabaya akan memanggil penanggung jawab proyek gorong-gorong di Jalan Margorejo Indah, depan Plaza Marina Surabaya, menyusul insiden yang menewaskan seorang lansia setelah terperosok ke area proyek tersebut pada Jumat (12/6/2026) malam.

Trending

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
KPK Lakukan Analisis Soal Fakta Persidangan John Field Terkait Aliran Rp21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai

KPK Lakukan Analisis Soal Fakta Persidangan John Field Terkait Aliran Rp21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menganalisis terkait fakta persidangan yang menyebut ada aliran uang ke Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Bhudi Utama di kasus suap importasi barang.
Kenali Ciri-Ciri Pinjaman Online Ilegal dan Fakta Apakah Gagal Bayar Pinjol Ilegal itu Aman?

Kenali Ciri-Ciri Pinjaman Online Ilegal dan Fakta Apakah Gagal Bayar Pinjol Ilegal itu Aman?

Bagaimana cara mengenali pinjol ilegal? Apakah gagal bayar pinjaman online ilegal aman? Simak ciri-ciri pinjol ilegal, risiko yang mengintai, serta langkah hukum yang dapat
Telan Korban Jiwa, DPRD Surabaya Bakal Panggil Penanggung Jawab Proyek Gorong-Gorong Margorejo

Telan Korban Jiwa, DPRD Surabaya Bakal Panggil Penanggung Jawab Proyek Gorong-Gorong Margorejo

DPRD Kota Surabaya akan memanggil penanggung jawab proyek gorong-gorong di Jalan Margorejo Indah, depan Plaza Marina Surabaya, menyusul insiden yang menewaskan seorang lansia setelah terperosok ke area proyek tersebut pada Jumat (12/6/2026) malam.
Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Pinjol ilegal masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Kenali bahaya, ciri-ciri, serta cara menghindari pinjaman online ilegal agar terhindar dari teror, kebocoran
Haji Bolot Sempat Kritis dan Tak Sadarkan Diri 2 Hari, Kondisi Terkini Diungkap Sang Istri

Haji Bolot Sempat Kritis dan Tak Sadarkan Diri 2 Hari, Kondisi Terkini Diungkap Sang Istri

Kondisi kesehatan komedian senior Haji Bolot berangsur menunjukkan perkembangan positif setelah sempat menjalani masa kritis akibat serangan jantung.
Judi Online Bisa Bikin Masuk Penjara! Ini Aturan KUHP, Jerat Hukum, dan Dampak Sosial yang Wajib Diketahui

Judi Online Bisa Bikin Masuk Penjara! Ini Aturan KUHP, Jerat Hukum, dan Dampak Sosial yang Wajib Diketahui

Judi online bukan sekadar pelanggaran moral, tetapi juga tindak pidana yang diancam hukuman penjara hingga 10 tahun dan denda miliaran rupiah. Simak aturan KUHP, UU ITE, serta dampak sosialnya.
Selengkapnya

Viral