News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngaku Dekat Pejabat PTIK, Wartawan ini Berulah Jadi Penipu Janjikan Korban Lolos Penerimaan Anggota Polri

Akibat perbuatan kedua pelaku, korban SDM mengalami kerugian Rp 407Juta dan korban HAP mengalami kerugian Rp 350 juta.
Senin, 8 April 2024 - 11:18 WIB
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvonenews.com - Wartawan berinisial AAS ditangkap di Cianjur, Jawa Barat, oleh Tim Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Sulteng karena melakukan penipuan penerimaan anggota Polri tahun 2023 di Polda tersebut.

Selain AAS, polisi juga menangkap JT, seorang wiraswatawan  di Kelurahan Mampang Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok, Jawa Barat, dalam kasus yang sama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada 2 tersangka yang ditangkap, satu pada  1 Maret 2024 di Cianjur Jawa Barat dan tersangka dua ditangkap 3 April 2024 di Depok Jawa Barat,” ungkap Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono di Palu, dikutip Senin (8/4/2024).

Djoko menyebut, tersangka yang ditangkap di Cianjur inisial AAS sesuai identitas kependudukan berprofesi sebagai wartawan, beralamat di Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan. 

Sedangkan tersangka yang ditangkap di Depok inisial JT, pekerjaan wiraswasta, beralamat di Kelurahan Mampang Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok, Jawa Barat.

Kronologi Penipuan

Aksi penipuan tersebut bermula dari laporan dua korban yang dijanjikan bahwa anak dan cucu mereka dapat lolos penerimaan anggota Polri.

"Penangkapan kedua tersangka dilakukan setelah Kepolisian menerima laporan dari korban SDM warga Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai dan HAP warga Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah," ujar Kabid Humas.

Dari hasil penyelidikan, AAS ini sebelumnya pernah bertemu dengan korban SDM di Batui, Kabupaten Banggai. 

AAS juga pernah mengaku mempunyai kedekatan dengan salah seorang guru besar PTIK di Jakarta. Ia berjanji mengupayakan kelulusan anak dan cucu AAS pada seleksi penerimaan anggota Polri tahun 2023.

“JT inilah yang oleh AAS diperkenalkan kepada korban SDM sebagai Profesor JT yang biasa dipanggil profesor yang akan mengupayakan kelulusan anak dan cucu SDM serta anak dari HAP. Sebenarnya baik cucu SDM serta anak HAP ini saat proses seleksi sudah dinyatakan tidak lulus,” jelas Kabidhumas.

“Selain menjanjikan kelulusan, modus lain untuk meyakinkan korban, AAS dan JT mengirimkan tiga surat atau dokumen file pdf seolah-olah surat itu benar perihal surat pemberitahuan masuk calon siswa yang mencantumkan nama-nama calon siswa yang sebenarnya sudah dinyatakan tidak lulus,” tambahnya.

Akibat perbuatan kedua pelaku, korban SDM mengalami kerugian Rp 407Juta dan korban HAP mengalami kerugian Rp 350 juta.

"Penyerahan uang dilakukan secara transfer dan bertahap,"terang Kombes Pol Djoko Wienartono.

Polisi menyebut masih ada 14 nama calon siswa Bintara Polri penerimaan tahun 2023, tetapi kejadiannya di luar wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua tersangka saat ini ditahan di Polda Sulteng dan dijerat dengan Pasal 45 A ayat (1) Jo. 28 ayat (1) dan/atau Pasal 51 ayat (1) Jo. Pasal 35 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Diimbau kepada masyarakat Sulteng, saat ini Polda Sulteng memang sedang membuka pendaftaran menjadi anggota Polri tahun anggaran 2024, diingatkan untuk tidak melalui calo atau lewat orang yang mengaku bisa meluluskan seleksi. Seleksi masuk Polri gratis dan tidak dipungut biaya," pungkasnya.(ant/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gagal Finis saat MotoGP Indonesia 2026 karena Crash di Awal Balapan, Jack Miller Ungkap Masalah Utama dari Yamaha

Gagal Finis saat MotoGP Indonesia 2026 karena Crash di Awal Balapan, Jack Miller Ungkap Masalah Utama dari Yamaha

Jack Miller gagal menyelesaikan balapan utama MotoGP Indonesia 2026 setelah mengalami kecelakaan pada lap kelima di Sirkuit Mandalika, Minggu 11 Oktober lalu.
Tak Ada Habisnya! Striker Jangkung Timnas Indonesia Mitchell Baker Menggila di Amerika, Catat Statistik Mengerikan

Tak Ada Habisnya! Striker Jangkung Timnas Indonesia Mitchell Baker Menggila di Amerika, Catat Statistik Mengerikan

Mitchell Baker kembali bersinar di Amerika Serikat usai membawa Timnas Indonesia juara. Striker 197 cm itu mencatatkan 8 gol dan 4 assist bersama Georgetown.
Wasit Copa Uruguay Gunakan Kartu Digital, Gebrakan Baru Teknologi di Sepak Bola Modern

Wasit Copa Uruguay Gunakan Kartu Digital, Gebrakan Baru Teknologi di Sepak Bola Modern

Teknologi tersebut diperkenalkan untuk menggantikan kartu kuning dan merah konvensional sekaligus mempercepat pencatatan wasit dalam berbagai kejadian selama pertandingan.
Hector Souto Sebut Timnas Futsal Indonesia Telat Panaskan Mesin saat Tumbang 0-2 dari Tanjung Verde

Hector Souto Sebut Timnas Futsal Indonesia Telat Panaskan Mesin saat Tumbang 0-2 dari Tanjung Verde

Hector Souto blak-blakan mengungkap penyebab Timnas Futsal Indonesia kalah 0-2 dari Tanjung Verde hingga gagal melangkah ke semifinal Copa das Nacoes 2026.
Respons Pengelola Bandara Soetta soal 2 Cincin Milik Penumpang yang Diduga Tak Dikembalikan Petugas X-ray

Respons Pengelola Bandara Soetta soal 2 Cincin Milik Penumpang yang Diduga Tak Dikembalikan Petugas X-ray

Penumpang di Bandara Soetta sebut dua buah cincinnya tidak dikembalikan oleh petugas X-ray. Begini respons dari pihak pengelola bandara, InJourney Airports.
Pesan Bijak Habib Jafar soal Karhutla di Indonesia, Ajak Semua Masyarakat Berdoa

Pesan Bijak Habib Jafar soal Karhutla di Indonesia, Ajak Semua Masyarakat Berdoa

Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi permasalahan yang tengah dihadapi Indonesia. Seluruh masyarakat pun ikut prihatin dan terdampak.

Trending

Berbuat Asusila di Masjid Makkah, 2 WN Bangladesh Dihukum Mati oleh Arab Saudi

Berbuat Asusila di Masjid Makkah, 2 WN Bangladesh Dihukum Mati oleh Arab Saudi

Berbuat asusila di salah satu masjid Makkah, dua warga negara Bangladesh dijatuhi hukuman mati oleh Pemerintah Arab Saudi.
Dalam Semalam, Polisi Tangkap Dua Kades Terkait Narkoba

Dalam Semalam, Polisi Tangkap Dua Kades Terkait Narkoba

Satuan Reserse Narkoba Polresta Sumenep mengamankan dua kepala desa dalam pengungkapan kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu, Jumat.
Daftar Film dan Sinetron yang Dibintangi Aron Ashab, Aktor yang Viral usai Mengaku Diculik 6 Bulan

Daftar Film dan Sinetron yang Dibintangi Aron Ashab, Aktor yang Viral usai Mengaku Diculik 6 Bulan

Daftar film dan sinetron yang dibintangi Aron Ashab, aktor yang viral usai lama menghilang, kini muncul dan mengaku diculik selama 6 bulan terakhir.
FIFA Sanksi Denda Rp361 juta dan Penutupan Tribun Laga Kandang Spanyol Karena Chant Anti Muslim Vs Mesir

FIFA Sanksi Denda Rp361 juta dan Penutupan Tribun Laga Kandang Spanyol Karena Chant Anti Muslim Vs Mesir

FIFA resmi menjatuhi sanksi pada Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) berupa denda 20.000 dolar AS atau setara dengan Rp361 juta dan diwajibkan menutup sebagian tribun pada pertandingan kandang berikutnya.
Uangnya Sudah Tercampur, Tong Biru Isi Rp934 Juta Ditemukan di Rumah Adik Bupati Klaten

Uangnya Sudah Tercampur, Tong Biru Isi Rp934 Juta Ditemukan di Rumah Adik Bupati Klaten

KPK mengungkap fakta baru terkait kasus dugaan korupsi yang menyeret Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan di dalam tong biru yang diboyong ke Jakarta ada uang sekitar Rp934 juta.
Terdampak Karhutla, Dua Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dibatalkan

Terdampak Karhutla, Dua Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dibatalkan

Dua penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta dibatalkan akibat gangguan jarak pandang imbas karhutla di sejumlah wilayah Indonesia. Pihak Bandara Soekarno-Hatta telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi.
KPK: HT untuk Penanganan Karhutla Termasuk yang Diduga Dikorupsi dalam Penggunaan Dana Siap Pakai BNPB

KPK: HT untuk Penanganan Karhutla Termasuk yang Diduga Dikorupsi dalam Penggunaan Dana Siap Pakai BNPB

KPK mengungkap fakta mengejutkan dibalik kasus dugaan korupsi penggunaan dana siap pakai BNPB. HT untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) termasuk yang diduga dikorupsi.
Selengkapnya

Viral