GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

2 Pengungsi Rohingya Kabur dari Penampungan Aceh Barat, Total Terbaru 7 Imigran Berhasil Menghilang

2 imigran Rohingya tersebut disinyalir memanfaatkan momen Lebaran 2024 untuk kabur dari Komplek Kantor Bupati Aceh Barat. Jadi sebanyak 7 orang berhasil kabur.
Minggu, 14 April 2024 - 09:39 WIB
Pengungsi Royingya di tempat penampungan komplek Kantor Bupati Aceh Barat
Sumber :
  • Tim tvOne/Chaidir Azhar

Aceh Barat, tvOnenews.com - Lagi-lagi kabar terbaru melihatkan sebanyak dua orang imigran Rohingya yang ditampung di lokasi pengungsian sementara di Komplek Kantor Bupati Aceh Barat melarikan diri.

Para imigran Rohingya tersebut disinyalir memanfaatkan momen Lebaran untuk kabur dari Komplek Kantor Bupati Aceh Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas menduga ada pihak tertentu yang menjadi dalang dalam mencoba untuk melakukan pelarian imigran Rohingya dari Aceh Barat.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Satpol PP Aceh Barat Arsil, mengatakan ada dua orang pengungsi rohingya yang kembali kabur.

Dengan kaburnya dua imigran tersebut kini bertambah menjadi tujuh orang imigran Rohingya yang melarikan diri.

Diketahui yang sudah berhasil kabur terdiri atas enam laki-laki dan satu orang perempuan.

Mereka lari dari lokasi pengungsian memanfaatkan situasi dengan waktu dan hari yang berbeda. Dimulai dari malam momen Lebaran 2024 dan disusul yang lain dengan waktu berbeda.

"Yang perempuan lari saat malam Lebaran, dia yang pertama kabur, kemudian kabur kembali sebanyak empat orang laki-laki dan pada terakhir kabur dua orang laki-laki. Sudah tujuh orang total yang keluar dari lokasi penampungan sementara," jelas Arsil, Minggu (14/4/2024).

Arsil menyebutkan upaya pengamanan sudah dilakukan dengan baik oleh pihak Satpol PP yang 24 jam terus melakukan penjagaan di lokasi pengungsian.

Kendati demikian, pelarian para manusia perahu ini memang sudah direncanakan oleh mereka sendiri untuk tujuan yang masih belum diketahui.

Lebih lanjut dikatakan, sebelum mendarat di Aceh Barat karena kapal terbalik. Imigran Rohingya tentu sudah memiliki tujuan keberangkatannya.

Faktor itulah disebut-sebut menjadi alasan utama mereka pergi dan memilih untuk tidak lagi berada di lokasi pengungsian yang disediakan oleh pemerintah.

Salah satunya terkait permasalahan pskilogis karena tidak betah ditampung di Komplek Kantor Bupati Aceh Barat, yang diprediksi menjadi pemicu sejumlah imigran Rohingya tersebut kabur.

"Masalah pelarian ini mungkin saja ada yang menjembatani, kita tidak tahu. Kemungkinan melarikan diri (yang lain) masih ada. Ada niat mereka kemana sebelumnya, mereka secara psikologis di sini tidak tahan. Kita menunggu tindak lanjut saja mereka mau diapakan ini," paparnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alhasil, mereka tetap melakukan pengamanan secara maksimal agar hal serupa tidak terjadi kembali. Para Imigran ini juga diperiksa secara berkala oleh petugas jumlah mereka berkurang atau tidak.

"kita akan lebih memperketat pengamanan secara maksimal, sehingga hal serupa tidak lagi terjadi," pungkasnya. (kha/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cium Pipi dan Bibir Jadi Pemandangan Biasa yang Dilakukan Kiai Ashari kepada Santriwati di Ponpes Ndholo Kusumo Pati

Cium Pipi dan Bibir Jadi Pemandangan Biasa yang Dilakukan Kiai Ashari kepada Santriwati di Ponpes Ndholo Kusumo Pati

Menurut keterangan korban, aksi Kiai Ashari yang sering mencium pipi dan bibir santriwati menjadi fenomena yang biasa terjadi di Ponpes Ndholo Kusumo Pati.
Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kirmanto ingat betul kegembiraan yang dirasakan saat diwisuda dengan IPK cumlaude 3,83 sebagai lulusan Prodi Teknologi Hasil Pertanian (THP) UNU Yogyakarta.
MUI Minta Kiai Cabul Ashari Dihukum Maksimal Buntut Kekerasan Seksual Terhadap Puluhan Santriwati

MUI Minta Kiai Cabul Ashari Dihukum Maksimal Buntut Kekerasan Seksual Terhadap Puluhan Santriwati

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta tersangka Ashari, pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati dihukum maksimal. 
Harapan Besar Kuasa Hukum Korban dari Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dilakukan Kiai Ashari

Harapan Besar Kuasa Hukum Korban dari Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dilakukan Kiai Ashari

Nama Kiai Ashari menjadi perhatian publik, karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap santriwati di Pondok Pesantren Ndolo Sukumo.
Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Rp2.819.000 per Gram, Turun Rp20.000

Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Rp2.819.000 per Gram, Turun Rp20.000

Harga emas Antam hari ini 11 Mei 2026 berada di angka Rp2.819.000 per gram.
Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

​​​​​​​Ramalan shio 12 Mei 2026: 4 shio diprediksi dibanjiri rezeki dan keberuntungan besar. Simak ramalan keuangan dan bisnis lengkapnya!

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Selengkapnya

Viral