GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-detik Satpam Pelaku Pelecehan Seksual Anak 5 Tahun di Makassar Diamuk Massa, Polisi Kewalahan Amankan Terduga

Kemarahan ratusan warga tak terbendung lagi seusai mengetahui kelakukan HD (30) yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak perempuan di bawah umur.
Minggu, 21 April 2024 - 05:46 WIB
Tangkapan layar detik-detik ratusan massa menggeruduk satpam yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.
Sumber :
  • tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang satpam perumahan di Makassar, Sulawesi Selatan, diamuk massa setelah diduga melakukan aksi pelecehan seksual terhadap anak perempuan berusia 5 tahun.

Aparat kepolisian sampai dibuat kewalahan ketika hendak mengamankan pelaku berinisial HD (30) karena banyaknya massa yang geram atas tindakan bejat pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemarahan ratusan warga tersebut tak terbendung lagi setelah mengetahui aksi pelaku yang diduga melakukan pelecehan seksual kepada anak di bawah umur tersebut terekam CCTV.

tvonenews

Aksi main hakim sendiri tak terhindarkan saat pelaku digeruduk di sebuah kos elit di Jalan Haji Kalla Campagaya, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar Sulawesi Selatan pada Jumat malam, 19 April 2024.

Pelaku yang merupakan satpam lingkungan sekitar sempat menerima sejumlah bogem mentah dari warga yang tersulut emosi.

Dalam video rekaman yang viral di media sosial, terlihat ratusan orang warga yang mengamuk dari berbagai kalangan mengepung rumah kos yang ditinggali pelaku.

Polisi yang menerima laporan mengenai kejadian tersebut langsung menuju ke lokasi untuk mengamankan HD.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Sangkala mengatakan, polisi sempat mengalami kewalahan saat pengamanan karena banyaknya massa yang marah dan menggeruduk pelaku.

"Pelecehan seksual terhadap anak perempuan di bawah umur yang dilakukan oleh anak remaja berusia 30 tahun. Di tempat kejadian perkara, petugas kepolisian saat berusaha melakukan evakuasi terhadap pelaku sempat terkendala oleh adanya warga yang terpancing atas kejadian tersebut," kata Iptu Sangkala dikutip Minggu (21/4/2024).

Pelaku Sempat Mengelak

Pelaku yang merupakan keamanan di lingkungan perumahan tersebut sempat mengelak saat warga dan keluarga korban menggeruduknya.

Namun, pria berinisial HD pun tidak bisa berkutik lagi ketika diperlihatkan rekaman cctv yang menunjukkan aksi bejatnya.

Aksi pelecehan terhadap anak perempuan di bawah umur tersebut terungkap setelah korban menangis kesakitan dan melapor ke orangtuanya.

Atas kejadian tersebut, korban yang masih di bawah umur mengalami trauma dan sedang ditangani oleh pihak terkait.

"Tim dari unit perlindungan perempuan dan anak Polrestabes Makassar selaku pihak yang menangani perkara ini, sudah melakukan langkah-langkah untuk memulihkan kondisi psikologis dari sang anak," terang Iptu Sangkala kepada Tim tvOnenews.

Sementara ini, polisi masih terus melakukan pemeriksaan terhadap pelaku HD. Namun atas kelakuannya, HD bisa terancam pasal 82 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polemik Bantuan Korban Gempa NTT Antara Camat dan BNPB Jadi Sorotan, Pemkab Manggarai Timur Beri Tanggapan

Polemik Bantuan Korban Gempa NTT Antara Camat dan BNPB Jadi Sorotan, Pemkab Manggarai Timur Beri Tanggapan

Polemik pembagian bantuan korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) antara Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman dengan petugas BNPB menjadi perhatian publik
BNPB: Kebakaran Hutan di Nabire Capai 396 Hektare, 4 KK Terdampak dan Titik Api Sulit Dipadamkan

BNPB: Kebakaran Hutan di Nabire Capai 396 Hektare, 4 KK Terdampak dan Titik Api Sulit Dipadamkan

BNPB menyatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, dengan total area terbakar mencapai 396,13 hektare. Plt Kepala
Ditanya Penyebab Pesawat Sukhoi Tergelincir di Sultan Hasanuddin, Kadispenau: Ada Kendala Teknis Pada Sistem Rem

Ditanya Penyebab Pesawat Sukhoi Tergelincir di Sultan Hasanuddin, Kadispenau: Ada Kendala Teknis Pada Sistem Rem

Insiden pesawat tergelincir melanda unit pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2 saat berada di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Senin (24/8)
Camat di NTT Luapkan Amarah Kepada Petugas BNPB Soal Bantuan Korban Gempa Viral, Camat: Saya Stress, Rasa Tertekan

Camat di NTT Luapkan Amarah Kepada Petugas BNPB Soal Bantuan Korban Gempa Viral, Camat: Saya Stress, Rasa Tertekan

Seorang Camat Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Agustinus Supratman luapkan amarah kepada petugas BNPB soal bantuan korban gempa
TNGL Musnahkan 300 Pohon Sawit Ilegal di Rembawaren Bahorok, Kembalikan 2-3 Hektare Hutan Leuser

TNGL Musnahkan 300 Pohon Sawit Ilegal di Rembawaren Bahorok, Kembalikan 2-3 Hektare Hutan Leuser

Perjalanan menuju Blok Hutan Rembawaren, Resor Bahorok, bukanlah perkara mudah. Untuk menembus jantung SPTN Wilayah V Bahorok ini, tim harus melintasi jalur
Penyebab Pesawat Sukhoi TNI AU Tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin Sulsel

Penyebab Pesawat Sukhoi TNI AU Tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin Sulsel

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) memberikan konfirmasi terkait insiden yang melibatkan pesawat tempur Sukhoi Su-30MK2 di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. 

Trending

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Nama Lylia ramai dikaitkan dengan video viral kasir minimarket berdurasi 7 menit di TikTok, X, dan Telegram. Simak fakta terbaru dan risiko link palsu.
Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di area kawasan Pasar Bintara, Kota Bekasi, tepatnya di depan Stasiun Cakung pada Minggu (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Suami pedagang perabot & seragam sekolah di Pasar Bintara, Kota Bekasi, Mulyanto sedih puluhan lapak dan kios termasuk milik sang istri ludes akibat kebakaran.
Polisi Ungkap Pemicu Debt Collector Masuk ke Dalam Mobil di Cengkareng: Ada Penunggakan Bayar Tiga Bulan

Polisi Ungkap Pemicu Debt Collector Masuk ke Dalam Mobil di Cengkareng: Ada Penunggakan Bayar Tiga Bulan

Polisi mengungkap penyebab debt collector berinisial ML alias E (30) yang diduga melakukan penganiayaan hingga memiting pengemudi mobil, saat melintas di SPBU Jalan Kamal Raya Ring Road, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada Jumat (21/8).
Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Kelanjutan kasus kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, menemui titik terang. 
Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Klarifikasi tersebut sebagai respons berita viral terkait calon mahasiswa kedokteran Unhan yang mengundurkan diri setelah adanya larangan penggunaan hijab.
Selengkapnya

Viral