News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Motif Pembunuhan Wanita Sewaan Asal Tasikmalaya di Pulau Pari Kepulauan Seribu oleh Pria Diungkap Polisi

Pihak polisi melalui Polda Metro Jaya ungkap motif pembunuhan wanita sewaan atau open BO inisial RR (35) dilakukan pria asal Tasikmalaya karena sakit hati.
Selasa, 23 April 2024 - 17:51 WIB
Pelaku pembunuhan wanita sewaan atau open BO di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta jadi tersangka
Sumber :
  • (VIVA/Foe Peace Simbolon)

Jakarta, tvOnenews.com - Baru ini Polda Metro Jaya akhirnya mengungkapkan motif pembunuhan seorang wanita sewaan diduga Open BO berinisial RR (35) yang ditemukan di Dermaga Ujung Pulau Pari, Kepulauan Seribu.

Hal melatarbelakangi motif kasus pembunuhan terjadi terhadap RR ditemukan di Dermaga Ujung Pulau Pari, Kepulauan Seribu ternyata karena tersangka yang merupakan pria sebagai pelanggannya terhadap korban sebagai warga asal Tasikmalaya harus sakit hati setelah melakukan hubungan intim di kos-kosan korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada saat di kos korban, pelaku dan korban berhubungan badan sebanyak satu kali, namun setelah selesai berhubungan, korban meminta harga lebih tinggi dari yang sudah disepakati," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi saat dikonfirmasi, Selasa (23/4/2024).

Tersangka berinisial NYP (28) diungkap Ade karena sakit hati lantaran korban mendadak meminta harga yang lebih tinggi.

Membuat harganya tidak sesuai dengan kesepakatan yang sudah ditentukan sebelumnya. Sontak, pembunuhan terjadi yang dilakukan oleh tersangka kepada korban.


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi. (ANTARA/Ilham Kausar)

Pertengkaran terjadi yang membuat NYP sebagai pelaku pembunuhan sampai melakukan pencekikan leher korban sampai meninggal dunia.

"Keduanya sempat cekcok sampai akhirnya pelaku mencekik serta menindih korban hingga meninggal," katanya.

Penangkapan tersangka pembunuhan wanita sewaan tersebut dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Tersangka inisial NYP (28) berhasil ditangkap di Guguak, Kelurahan Guguak VIII Koto, Sumatera Barat, Kamis (18/4/2024), sekitar pukul 05.00 WIB.

"Pelaku ditangkap pukul 05.00 WIB di Guguak, Kelurahan Guguak VIII Koto, Sumatera Barat," jelas Ade saat diminta konfirmasi, Senin (22/4/2024).

Perlu diketahui, NYP merupakan pelanggan korban untuk melakukan hubungan terlarang yang dilakukan di kos-kosan korban.

Namun, sebanyak tiga orang yang ditangkap hanya berstatus sebagai saksi saja.

"Yang tiga kemarin hanya sebagai saksi," pungkasnya.

Saat ini posisi pelaku pembunuhan terkait motif sakit hati terhadap korban, sudah dilakukan penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.

Sebab, pihak Kepolisian masih membutuhkan keterangan lebih lanjut yang menyebabkan seorang wanita harus tewas mengenaskan.

Ditambah, kondisi korban saat ditemukan sudah dalam keadaan membusuk dengan wajah yang hancur.

Tidak hanya itu saja, saat visum dilakukan kepolisian, sebanyak tiga bagian, di antaranya terletak di dada dan leher.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya dalam keterangan pada Minggu (21/4/2024), Kanit 5 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Yandri Mono mengungkapkan, untuk luka di bagian leher diduga diakibatkan karena terkena cekikan dari pelaku.

Dalam hal ini, rilisan kasus terbaru dalam waktu dekat akan diumumkan oleh pihak Kepolisian. (ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga di Ciputat Geger Temukan Sosok Mayat Pria di Kios, Polisi Bilang Begini

Warga di Ciputat Geger Temukan Sosok Mayat Pria di Kios, Polisi Bilang Begini

Warga di kawasan Jalan Cirendeu Raya, Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) geger adanya temuan jasad seroang pria yang tergeletak di halaman kios pada Sabtu (11/4/2026).
Cak Imin Kritik Wacana ‘War Tiket’ Haji: Jangan Sampai Harapan Jemaah Pupus

Cak Imin Kritik Wacana ‘War Tiket’ Haji: Jangan Sampai Harapan Jemaah Pupus

Cak Imin menilai efektivitas kebijakan war tiket haji masih sangat diragukan, apalagi menyangkut nasib calon jemaah yang telah bertahun-tahun menunggu giliran berangkat.
Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal

Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal

Jakarta Electric PLN kalah dengan skor 1-3 (21-25, 22-25, 25-17, 19-25) dari Popsivo Polwan pada pertandingan yang berlangsung di GOR Sritex Arena Solo, Jumat 19 April 2026 kemarin.
Rhoma Irama hingga Ikke Nurjanah Ikut Terdampak, Belasan LMK Pertanyakan Kinerja LMKN Terkait Distribusi Royalti

Rhoma Irama hingga Ikke Nurjanah Ikut Terdampak, Belasan LMK Pertanyakan Kinerja LMKN Terkait Distribusi Royalti

Sejumlah lembaga secara kolektif mempertanyakan transparansi distribusi royalti yang dinilai tidak sesuai dengan amanat UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Hari Pertama WFH ASN, LRT Jabodebek Catat Penurunan Pengguna hingga 10 Persen

Hari Pertama WFH ASN, LRT Jabodebek Catat Penurunan Pengguna hingga 10 Persen

Jumlah pengguna LRT Jabodebek alami penurunan 10 persen hari pertama kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).
Pengamat Soroti Potensi Intervensi Opini Publik dalam Kasus Chromebook Nadiem, Narasi Pembelaan di Medsos Dinilai Tak Etis

Pengamat Soroti Potensi Intervensi Opini Publik dalam Kasus Chromebook Nadiem, Narasi Pembelaan di Medsos Dinilai Tak Etis

Pengamat hukum Fajar Trio menilai maraknya konten yang seolah mengambil peran sebagai hakim di luar persidangan kasus Nadiem menjadi fenomena yang perlu diwaspadai.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Selengkapnya

Viral