GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

STIK Lemdiklat Polri Komitmen Cetak Calon Pemimpin Mumpuni

Dirprogsarjana STIK Lemdiklat Polri Brigjen Pol. Nurul Azizah menyatakan pihaknya komitmen untuk mencetak calon pemimpin Polri yang mumpuni.
Selasa, 23 April 2024 - 17:55 WIB
STIK Lemdiklat Polri komitmen Cetak Calon Pemimpin Mumpuni
Sumber :
  • istimewa - Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Program Pascasarjana Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Dirprogsarjana STIK Lemdiklat) Polri Brigjen Pol. Nurul Azizah menyatakan pihaknya komitmen untuk mencetak calon pemimpin Polri yang mumpuni.

kata Nurul, STIK Lemdiklat Polri memulai pendidikan S-1 angkatan ke-82 yang mahasiswanya sebanyak 307 orang yang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pendidikan ilmu kepolisian selama 14 bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Peserta pendidikan ini merupakan para perwira Polri dari sejumlah peserta seleksi," ujar Nurul.

Sebagai perempuan pertama yang menjabat sebagai Dirprogsarjana STIK Lemdiklat Polri, Nurul didapuk sebagai inspektur upacara pembukaan pendidikan mahasiswa S-1 STIK Lendiklat Polri angkatan ke-82 yang digelar pagi tadi.

Mantan Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri itu menjelaskan bahwa peserta didik yang berasal dari peserta seleksi ini menunjukkan bahwa mahasiswa merupakan perwira yang memiliki kapasitas sebagai modal utama dalam rangka mengikuti pendidikan, mengembangkan kemampuan akademis untuk melengkapi pendidikan vokasi yang telah diperoleh di Akademi Kepolisian.

"Nantinya mereka akan memperoleh gelar sarjana ilmu kepolisian. Hal ini memiliki peran strategis bagi mahasiswa, menjadi salah satu syarat pendidikan yang digunakan dalam pembinaan karier," ujarnya.

Nurul mengatakan bahwa masa kini tuntutan tugas personel Polri makin kompleks seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan perubahan sosial masyarakat. Hal ini menjadi momentum bagi perwira Polri menimba ilmu sebanyak-banyaknya sehingga mampu berkontribusi secara aktif dalam pembangunan organisasi Korps Bhayangkara.

STIK Lemdiklat Polri, yang kini dipimpin Irjen Pol. Nico Afinta, kata Nurul, memiliki peran strategis dalam institusi Polri, yakni sebagai wadah pemikir (think tank) organisasi.

Berbagai permasalahan dan tantangan tugas yang dihadapi pada satuan kerja dan satuan wilayah Polri akan dilakukan pengkajian sehingga dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan bagi pimpinan Polri.

Dalam konteks ini, dia berharap mahasiswa pada akhir pendidikan akan menyusun skripsi sebagai salah satu syarat kelulusan yang diharapkan mampu memberikan kontribusi baik secara akademis maupun operasional mendukung pengembangan kapasitas organisasi Polri.

"Seorang pemimpin diharapkan mampu memiliki kepemimpinan yang mumpuni," katanya.

Pemimpin yang mumpuni, ujar Nurul, yaitu sikap yang memiliki kemampuan untuk memengaruhi seorang atau kelompok sehingga mau mengikuti dan bekerja sama dalam mencapai tujuan organisasi.

Dengan pemikiran tersebut, kata dia, STIK Lemdiklat Polri telah mempersiapkan komponen pendidikan, termasuk menyusun kurikulum dan materi pendukung lainnya, guna menghasilkan lulusan yang disesuaikan dengan kompetensi yang mengacu pada sistem pendidikan nasional.

Nurul meyakini pendidikan yang dilakukan STIK Lemdiklat Polri sangatlah penting guna membangun karakter dan karier mahasiswa dalam organisasi Polri.

Ia berharap mahasiswa setelah selesai pendidikan dapat menjadi perwira sarjana Polri yang bermoral, menjunjung tinggi nilai agama, hukum, dan HAM.

Tidak hanya itu, lulusan STIK Lemdiklat Polri juga mampu menjelaskan secara ilmiah tugas pokok kepolisian di bidang kamtibmas, penegakan hukum, pelindung, pengayom, dan pelayanan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mampu berpikir, bersikap, dan bertindak secara profesional di bidang kepolisian," ujarnya menerangkan.

Lulusan STIK Lemdiklat Polri juga diharapkan mampu merumuskan, menjelaskan, dan mengimplementasikan cara-cara penyelesaian permasalahan dengan pendekatan ilmiah, memahami manajemen operasional dan pembinaan Polri. Selain itu, mampu melaksanakan inovasi melalui analisis ilmiah dalam rangka kamtibmas, penegakan hukum, pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (ant/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Pemerintah melakukan antisipasi terjadinya penemuan kasus penularan Hantavirus dengan memperketat pengawasan terhadap kedatangan pelaku perjalanan udara dari empat negara.
3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

Sebanyak 3,3 juta pekerja di Banten belum memiliki perlindungan social. Untuk itu, Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten telah menyiapkan strategi khusus mulai dari sosialisasi ke perusahaan hingga memaksimalkan intervensi Pemda.
WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

Kemenkes memastikan seorang WNA yang tinggal di Jakarta dan sempat menjadi kontak erat kasus Hantavirus dari klaster kapal pesiar MV Hondius dinyatakan negatif.
Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Media Jepang mengungkap skenario di pekan terakhir Piala Asia U–17 2026. Timnas Indonesia U-17 harus meraih kemenangan pada pertandingan terakhir melawan Jepang.
Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Gara-gara Hal Ini

Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Gara-gara Hal Ini

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia mengungkapkan alasan mengapa dirinya bisa gagal finis di MotoGP Prancis 2026, yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026).
Kabar Penting untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Ubah Peraturan Pajak Kendaraan Motor jadi Sistem Jalan Berbayar

Kabar Penting untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Ubah Peraturan Pajak Kendaraan Motor jadi Sistem Jalan Berbayar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mewacanakan adanya perubahan pajak bermotor menjadi sistem jalan berbayar. Begini penjelasan lengkapnya.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyampaikan kabar buruk kepada Timnas Indonesia U-17. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan bermain menghadapi Jepang di lanjutan Piala Asia U-17 2026.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral