GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Prank Ojol Viral, Galih Loss Tiktoker Asal Bekasi Ditangkap Polisi Buntut Konten Penistaan Agama

Belum lama konten prank ojol heboh, Tiktoker asal Bekasi, Galih Loss harus berurusan dengan polisi karena ditangkap imbas konten viral dugaan penistaan agama.
Selasa, 23 April 2024 - 19:18 WIB
Sosok Tiktoker Galih Loss
Sumber :
  • Instagram/@galihloss

Bekasi, tvOnenews.com - Tiktoker asal Bekasi Galih Loss ditangkap Subdit Siber Dirkrimsus Polda Metro Jaya atas kasus penistaan agama.

Galih Loss diringkus polisi setelah konten video miliknya diunggah melalui akun Tiktok @galihloss3 menuai kecaman. Sebelumnya juga ia sempat viral lantaran prank seorang ojek online (ojol) yang dinilai berlebihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini dalam video yang beredar dan viral kembali, Galih Loss memplesetkan kalimat Ta’awudz hingga mendapat hujatan dari warganet.

Penangkapan Tiktoker Galih Loss dibenarkan Kasubdit Siber Dirkrimsus Polda Metro Jaya AKBP Ardian Satrio Utomo yang dilakukan anggotanya, Senin (23/4/2024) malam hari.

"Betul (Galih Loss ditangkap). Tadi malam," kata Ardian saat dihubungi wartawan, Selasa (23/4/2024).

Ardian mengatakan, bahwa Tiktoker yang menghebohkan jagad maya tersebut ditangkap atas kasus penistaan agama.

Menurutnya, saat ini Galih masih dalam pemeriksaan secara intensif oleh penyidik Subdit Siber Dirkrimum Polda Metro Jaya.

"Betul (karena kasus penistaan agama). Iya masih kita periksa," ujarnya.

Galih diketahui merupakan konten kreator asal Bekasi yang tinggal di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Belakangan, Galih viral di media sosial setelah konten prank ke driver ojol sempat dihujat netizen. Sebab, ia menuduh motor yang kendarai seorang ojol merupakan miliknya.

Membuat seakan-akan ia menjadi korban pencurian motor yang dilakukan ojol. Namun, tidak lama Tiktoker tersebut langsung mengakui kalau dirinya hanya membuat konten saja.

Belum selesai menjadi sorotan, Galih kembali dikecam akibat kontennya dituding telah melakukan pelecehan terhadap Agama Islam karena memplesetkan sebuah kalimat Ta’awudz.


Konten Tiktoker Galih Loss diduga melakukan penistaan agama. (TikTok/@galihloss3)

Dalam videonya tersebut, Galih membuat konten tanya-jawab bersama seorang bocah. Ia menanyakan hewan yang bisa mengaji kepada sang bocah yang mengenakan kaos berwarna hijau itu.

"Hewan-hewan apa yang bisa ngaji?," tanya Galih.

"Apa ya, Bang? Paus, paus, paustaz," jawab bocah tersebut kemudian disambut gelak ketawa oleh Galih.

Galih Loss mengatakan bahwa jawaban yang dilontarkan oleh bocah tersebut salah yang membuat ia kembali bertanya.

"Selain pak ustadz apa?," tanya Galih lagi.

"Ora tahu, monyet kali ya bang," tutur bocah.

Galih kemudian menanyakan jawaban yang ada di pikiran anak di bawah umur itu.

"Yang ada di pikiran lu apa?," kata Tiktoker tersebut.

"Apa ya, cimol bang, hahaha," jawab bocah yang memakai topi itu.

"Cimol kan makanan bukan hewan," tegas Galih.

Belum puas dengan jawaban bocah tersebut, Galih kembali menanyakan hewan yang bisa mengaji.

Bocah tersebut kemudian menyerah karena tidak mampu menjawab pertanyaan dari Galih.

Galih kemudian memberikan jawaban dari pertanyaannya itu sambil mengucap kalimat Ta'awudz yang ditambahkan olehnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Auuuuudzubillahiminasyaitonirojim. Benar enggak? Hewan apa itu berarti?," pungkas Galih.

Bocah tersebut kemudian menjawab bahwa hewan yang dimaksud oleh Galih Loss adalah "serigala". (msl)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atap rumah warga di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga, Selasa (17/2).
Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Berdasarkan perhitungan hisab, Kemenag memperkirakan 1 Ramadan 1447 Hijriah secara astronomis berpotensi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.
BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi umumkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo menyoroti perubahan besar gaya balap Marc Marquez jelang MotoGP 2026. Legenda asal Spanyol itu menilai gaya balap The Baby Alien kini lebih halus.
Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Agen Jurgen Klopp ungkap kliennya menolak tawaran Manchester United (MU) dan Chelsea. Peluang latih Timnas Inggris sempat terbuka sebelum ia gabung Red Bull.
Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Satuan Reserse Kriminal Polres Bojonegoro mencatatkan pengungkapan sejumlah perkara menonjol dalam periode kepemimpinan AKP Bayu Adjie Sudarmono sebagai Kasat Reskrim.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT