Sosok Nayunda Nabila, Biduan Dangdut yang Disawer SYL Puluhan Juta, Rupanya Bukan Orang Sembarangan
- Kolase tvOnenews
Jakarta, tvOnenews.com - Nama biduan dangdut Nayunda Nabila Nizrinah sontak muncul dalam kasus korupsi yang menjerat eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Wanita yang akrab disapa Nabila itu disebut ikut mendapatkan dana hasil korupsi yang dilakukan oleh SYL.
Hal tersebut bermula saat jaksa membahas tentang anggara hiburan yang digunakan oleh Kementan terhadap Koor Substansi Rumga.
Tak tanggung-tanggung anggaran tersebut mencapai Rp100 juta sekali transfer.
Dalam persidangan, saksi menyebut bahwa setiap ada acara akan mengundang penyanyi.
Mengetahui hal itu, jaksa pun menanyakan soal nominal yang dibayarkan kepada sang biduan dangdut Nayunda Nabila Nizrinah.
Lalu siapakah sosok Nayunda Nabila?
Diketahui, Nabila merupakan penyanyi dangdut kelahiran 1991 asal Makassar.
Bukan sosok biasa, ia merupakan penyanyi jebolan Rising Star Indonesia Dangsut dan menjadi runner up pada 2021 lalu.
Ia taknya terjun ke dunia dangdut, Nabila juga diketahui pernah mengikuti Indonesian Idol musim ke-7 pada 2012 silam.
Audisi yang diikitinya itu membuahkan hasil Golden Tiket dari juri.
Sebagai seorang penyanyi, rupanya Nabila sebelum mengikuti ajang pencarian bakat sudah lebih dulu merilis album pada 2017 lalu.
Album tersebut berjudul Lelah mengalah. Setahun kemudian Nabila kembali merilis Baru Aku Tahu Cinta Itu Apa.
Sosoknya yang dikenal sebagai penyanyi itu rupanya tak melupakan pendidikannya. Nabila diketahui lulusan S1 Ilmu Hukum Universitas Trisakti.
Tak tanggung-tanggung, Nabila juga pernah mengambil sumpah advokat di Pengadilan Tinggi Makassar.Â
Namun profesi advokat rupanya sudah bukan minat Nabila karena dirinya yang sudah terjun ke dunia musik dan entertainment.
Hal itu ia buktikan dengan mengikuti ajang-ajang pencarian bakat.
Setelah lulus dari ajang pencarian bakat, Nabila pun semakin melejit dan dikenal banyak orang.
Hal itu ia manfaatkan dengan memunculkan bisnis baru yaitu kosmetik yang diberi nama Nayunda Beauty.
Ia juga kerap membagikan aktivitasnya di akun media sosialnya. Nabila terlihat sering berlibur ke luar negeri sepetu Prancis, Dubai, Belanda hingga Thailand.
Diberitakan sebelumnya, mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) diduga menggunakan dana korupsu untuk membayar biduan.
Tak hanya itu saja, uang Kementan tidak hanya dinikmati oleh mantan Gubernur Sulawesi Selatan tersebut, namun juga istri, anak, termasuk cucunya.
Bahkan, SYL ernyata menggunakan uang Kementan untuk membiayai sunatan cucu dari putranya, Kemal Redindo.
Hal tersebut terungkap saat hakim anggota Ida Mustikawati menelusuri anggaran Kementan untuk kepentingan SYL yang dikeluarkan Biro Umum.
Kepala Bagian Rumah Tangga Biro Umum dan Pengadaan Kementan, Abdul Hafidh, yang dihadirkan sebagai saksi mengaku uang di kementeriannya digunakan untuk biaya sunatan cucu SYL.Â
"Sunatan siapa?" tanya Ida yang dikutip tvOnenews.com, Selasa (30/4/2024).Â
"Anaknya (Kemal Redindo), Yang Mulia," ujar Hafidh.
 Ida sempat bertanya kepada Hafidh perihal usia cuu SYL yang sunatannya dibiayai menggunakan dana Kementan.
Di samping itu, Pejabat Fungsional Barang Jasa Rumah Tangga Kementan, Arief Sopia, juga buka-bukaan perihal ulah SYL selama menjabat sebagai Mentan.
 Ia menyampaikan, eselon I Kementan mengumpulkan uang guna pembelian mobil Toyota Innova untuk anak SYL, Indira Chunda Thita Syahrul.Â
Mobil tersebut dibeli pada Maret 2022 dengan harga sekitar Rp500 juta dan dikirim ke rumah pribadi anak SYL di wilayah Limo, Jakarta Selatan.
"Itu dicicil apa dibayar lunas?" tanya hakim anggota Fahzal Hendri dikutip tvOnenews.com, Selasa (30/4/2024).Â
"Lunas, Pak" kata Arief.
Arief menambahkan, tidak semua eselon I di Kementan mengeluarkan uang untuk pembelian mobil SYL.Â
Hanya Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementan yang tidak pernah "dibobolkan" alias tidak diminta mengumpulkan uang.
Yunus juga menyampaikan, uang Kementan dipakai SYL dan istrinya untuk pembelian kacamata.Â
Hal tersebut dikatakan Yunus ketika Rianto yang bertindak sebagai ketua majelis hakim mendalami pengeluaran Kementan untuk kepentingan pribadi SYL.
Namun, Yunus tidak mengetahui secara pasti jenis kacamata yang dibeli SYL apakah untuk keperluan membaca atau fesyen. Ia hanya mengatakan, uang untuk membeli kacamata diminta oleh Panji Harjanto selaku ajudan SYL.Â
"Untuk siapa? (kacamatanya)," tanya Rianto.Â
"Pak Menteri pernah, untuk ibu (istri SYL) juga pernah," kata Yunus.
Yunus menegaskan, sebenarnya Kementan tidak menyiapkan dana untuk pembelian kacamata bagi SYL dan istrinya.Â
Uang tersebut kemudian disiapkan oleh Biro Umum, meski Yunus tidak mengungkap berapa anggaran yang dipakai untuk membeli kacamata untuk SYL dan istrinya.
Arief mengatakan, SYL juga menggunakan uang Kementan untuk membayar biduan dalam pengeluaran hiburan atau entertainment.
Ia membeberkan bahwa uang yang dikeluarkan untuk kepentingan tersebut mencapai Rp 50-100 juta.
"Saksi menyebut di sini ada beberapa pengeluaran untuk entertain. Makanya ini saya tanyakan, karena saksi menyebutnya beberapa kali. Sekitar Rp50 juta sampai Rp100 juta sekali mentransfer untuk entertain. Ini maksudnya entertain bagaimana?" tanya jaksa penuntut umum.
"Kadang kan ketika ada acara terus panggil penyanyi (biduan). Ada biduan, lah. Nah, itulah yang kita harus bayarkan gitu, Pak," jawab Arief.
"Membayar penyanyi-penyanyi (biduan) itu yang didatangkan?" tanya jaksa lagi.Â
"Iya betul," beber Arief.Â
Ia menjelaskan, salah satu biduan yang menerima uang dari SYL adalah jebolan Rising Star Indonesia Dangdut, Nayunda Nabila Nizrinah.(aag/ree)
Load more