News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Motif Pelaku Pembunuhan Wanita Mayat di dalam Koper, Berawal dari Korban Minta Dinikahi Setelah Bersetubuh

Kepolisian mengungkapkan motif pelaku pembunuhan wanita mayat di dalam koper, ternyata berawal dari saat korban minta dinikahi usai keduanya bersetubuh di hotel
Jumat, 3 Mei 2024 - 15:34 WIB
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra (ketiga dari kanan) saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (3/5/2024).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Terungkap motif pelaku pembunuhan wanita yang mayatnya ditemukan di dalam koper di daerah Bekasi, ternyata berawal dari korban minta dinikahi setelah pelaku dan korban bersetubuh.

Berdasarkan keterangan polisi pada konferensi pers, Jumat (3/5/2024), motif pelaku pembunuhan wanita berinisial RM (50) di dalam koper bukan hanya disebabkan masalah ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Metro Bekasi Kombes Twedy Aditya Bennyahdi menjelaskan, pembunuhan bermula gara-gara ucapan dari korban yang menyinggung pelaku AARN atau Arif (29).

Kasus mayat di dalam koper. Sumber: ANTARA
(Kasus mayat di dalam koper. Sumber: ANTARA)

Twedy menjelaskan, korban meminta pertanggungjawaban dari tersangka AARN setelah keduanya bersetubuh yakni minta dinikahi.

Namun, tersangka AARN atau Arif menolak menikahi korban. Hal ini kemudian menyebabkan korban mengeluarkan kata-kata yang menyakiti hati tersangka.

Pada akhirnya, tersangka sakit hati dan marah kepada korban. Hal ini menyebabkan pembunuhan yang menghilangkan nyawa RM.

"Tersangka AARN menolak untuk menolak bertanggung jawab atau menikahi korban, sehingga korban mengeluarkan kata-kata yang menyakiti hati tersangka," kata Twedy menjelaskan.

Selain itu, tersangka memang ingin mengambil uang Rp43 juta yang dibawa korban. Padahal, uang itu adalah milik perusahaan yang akan disetor oleh RM.

Adapun kemudian, tersangka membawa uang Rp43 juta itu untuk membiayai banyak hal, termasuk membayar biaya resepsi pernikahannya yang akan digelar Minggu (5/5/2024).

Tak hanya itu, tersangka juga sempat mengirim uang kepada ibunya dengan alasan sebagai tabungan. 

Setelah melakukan pembunuhan, Arif meminta bantuan kepada adiknya untuk membuang mayat korban yang ada di dalam koper. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seorang Ibu Asal Aceh dan Bayinya Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Malaysia

Seorang Ibu Asal Aceh dan Bayinya Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Malaysia

Seorang ibu yang merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Gampong Alur Manis, Aceh Tamiang, Aceh, bernama Putri Hensy Aprilda bersama bayinya tewas dan
Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Papua Dukung Sensus Ekonomi 2026 BPS, Data Akurat untuk Kebijakan

Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Papua Dukung Sensus Ekonomi 2026 BPS, Data Akurat untuk Kebijakan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak kepala daerah di Provinsi Papua untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan
PWNU Aceh Dukung Hasil Munas-Konbes NU di Kediri

PWNU Aceh Dukung Hasil Munas-Konbes NU di Kediri

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Aceh secara resmi menyatakan dukungannya terhadap hasil keputusan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 yang berlangsung di Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri pada 20-22 Juni.
Kondisi Kesehatan Disebut Memburuk, Kubu Komang Ani Layangkan Penangguhan Penahanan

Kondisi Kesehatan Disebut Memburuk, Kubu Komang Ani Layangkan Penangguhan Penahanan

Kubu Komang Ani Susana (69) turut mengajukan penangguhan penahanan terhadap dirinya yang kini tengah mendekam di balik jeruji Polda Metro Jaya.
Gubernur Bobby Nasution Instruksikan OPD Percepat Realisasi PHTC dan PSD Sumut

Gubernur Bobby Nasution Instruksikan OPD Percepat Realisasi PHTC dan PSD Sumut

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah provinsi (Pemprov) setempat
KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.

Trending

Diduga Korupsi Dana Hibah Pariwisata Rp68,5 M, Kejari Sleman Tahan Anggota DPRD RA

Diduga Korupsi Dana Hibah Pariwisata Rp68,5 M, Kejari Sleman Tahan Anggota DPRD RA

Kejari Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menahan seorang anggota DPRD setempat berinisial RA terkait kasus dugaan korupsi penyelewengan dana hibah pariwisata
Buntut Kasus Pria Sekap Pacar 3 Tahun, Buat DPR Geram: Harus Dijerat dengan Pasal Berlapis!

Buntut Kasus Pria Sekap Pacar 3 Tahun, Buat DPR Geram: Harus Dijerat dengan Pasal Berlapis!

Buntut kasus pria berinisail TH sekap pacar berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung, Jabar. Ternyata membuat anggota Komisi III DPR RI Abdullah geram hingga
Detik-detik Polres Metro Bekasi Sita 1.825 Butir Obat Keras Ilegal di Tarumajaya

Detik-detik Polres Metro Bekasi Sita 1.825 Butir Obat Keras Ilegal di Tarumajaya

Beredar kabar terkait detik-detik Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi menyita 1.825 butir obat keras daftar G dalam pengungkapan kasus peredaran obat
Perguruan Tinggi Miliki Peran Penting Dalam Tingkatkan Kompetensi Generasi Muda

Perguruan Tinggi Miliki Peran Penting Dalam Tingkatkan Kompetensi Generasi Muda

Forum strategis yakni Public Seminar 2026 bertajuk 'Navigating Global Uncertainty: Leadership and Innovation for the Future' berlangsung di Swiss German University (SGU), Kabupaten Tangerang, Banten.
Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Papua Dukung Sensus Ekonomi 2026 BPS, Data Akurat untuk Kebijakan

Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Papua Dukung Sensus Ekonomi 2026 BPS, Data Akurat untuk Kebijakan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak kepala daerah di Provinsi Papua untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan
Parade Busana Adat Denpasar PKB XLVIII 2026 Tampilkan 8 Ragam Busana, Payas Agung Jadi Sorotan

Parade Busana Adat Denpasar PKB XLVIII 2026 Tampilkan 8 Ragam Busana, Payas Agung Jadi Sorotan

Parade busana adat khas Kota Denpasar dalam rangka PKB XLVIII Tahun 2026 tampil apik dan sukses memukau para pengunjung yang memadati Gedung Ksirarnawa, Taman
KPK Pastikan Penyelidikan Korupsi MBG Tak Berhenti Meski Kejagung Sudah Sidik

KPK Pastikan Penyelidikan Korupsi MBG Tak Berhenti Meski Kejagung Sudah Sidik

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyelidikan dugaan korupsi Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan berhenti. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo
Selengkapnya

Viral