News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap saat Rekonstruksi, Teman Pelaku Mutilasi Depok Sempat Ketakutan Karena Ada Bau Darah: Kok Ada Alat Pel?

Terungkap saat rekonstruksi dilakukan, ternyata teman pelaku mutilasi Depok sempat ketakutan karena mencium bau darah.
Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:33 WIB
Saepul (26), pelaku pembunuhan dan mutilasi terhadap pria berinisial K (51) di Depok.
Sumber :
  • tvOnenews/AR Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Terungkap saat rekonstruksi dilakukan, ternyata teman pelaku mutilasi Depok sempat ketakutan. 

Teman pelaku mutilasi Depok itu ketakutan lantaran ada benda dan bau aneh di kontrakan pelaku bernama Saepul (26) itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra Kartika mengatakan J yang merupakan teman Saepul sempat ketakutan setelah mencium bau darah. 

"Temannya ini, inisial J, ini merupakan teman si pelaku. Kami mungkin ada disorientasi dari pelaku, ada disorientasi seksual, bersama dengan rekannya ini," katanya, Selasa (12/8/2026). 

Tersangka SA alias Saepullah pelaku pembunuhan dan mutilasi terhadap korban berinisial K saat ditangkap pelaku oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Rabu (5/8).
Tersangka SA alias Saepullah pelaku pembunuhan dan mutilasi terhadap korban berinisial K saat ditangkap pelaku oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Rabu (5/8).
Sumber :
  • Antara

Dimitri menyebut, selain mencium bau darah, J juga sempat curiga lantaran ada alat pembersih lantai di kontrakan pelaku yang berada di kawasan Cipayung, Depok, itu. 

Karena bau dan melihat ada benda tersebut, J memutuskan untuk pergi dari lokasi.

"Temannya ini sudah sempat ketakutan mengetahui adanya temuan-temuan darah di saat dia datang. 'Kok ini ada alat pel?'. Kemudian, begitu diinjak, seperti ada bau darah. Dia langsung pergi ke rumahnya dan tidak kembali lagi ke sini," ungkapnya. 

Meski demikian, polisi memastikan J tidak tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Kasus pembunuhan disertai mutilasi ini murni dilakukan oleh Saepul seorang diri. 

"Jadi kami pastikan di sini bahwa temannya ini tidak terlibat. Murni pelaku dilakukan oleh satu orang, inisial S," ungkapnya.

Adapun pembunuhan disertai mutilasi ini dilakukan pada 23 Juli 2026. 

Korban sempat dibiarkan dalam kondisi sekarat sebelum akhirnya dimutilasi. Pelaku memutilasi korban dengan alasan kesulitan membawanya keluar kontrakan. 

Dia pun membuang karung berisi jasad korban di Tanah Merah, sedangkan bagian kaki korban dibuang di aliran sungai di kawasan Pitara. 

Hingga pada akhirnya, pada Selasa (4/8/2026), seorang warga menemukan karung itu lantaran dikira sampah. Bahkan, karungnya nyaris dibakar sebelum akhirnya diketahui ada potongan jasad manusia.

Setelah diketahui, korban merupakan pria berinisial K (51). Korban dan pelaku saling kenal lewat media sosial sebelum akhirnya sepakat bertemu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai bertemu dan menghabisi korban, pelaku menjual motor korban. 

Atas perbuatannya, Saepul dijerat dengan Pasal 458 ayat (2) dan/atau Pasal 459 dan/atau Pasal 469 ayat (2) dan/atau Pasal 479 ayat (3) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). (nsi)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketua DPRD Kota Bengkulu Diduga Terima Aliran Uang Dugaan Suap Proyek

Ketua DPRD Kota Bengkulu Diduga Terima Aliran Uang Dugaan Suap Proyek

Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu, Bambang Hermanto (BH) diperiksa KPK terkait dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
Kenapa Filosofi Pepatah Rusia 'Odin v pole ne voin' Sama dengan Gotong Royong? Begini Penjelasan Prabowo

Kenapa Filosofi Pepatah Rusia 'Odin v pole ne voin' Sama dengan Gotong Royong? Begini Penjelasan Prabowo

Presiden RI Prabowo Subianto melihat filosofi pepatah kuno Rusia berbunyi 'Odin v pole ne voin' dinilai sama dengan kata "gotong royong" dalam Bahasa Indonesia.
Semakin Tak Terkendali, Karhutla di Kawah Ijen Merambat ke Pos 4 Jalur Pendakian

Semakin Tak Terkendali, Karhutla di Kawah Ijen Merambat ke Pos 4 Jalur Pendakian

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur semakin meluas.
Konter Pulsa di Jakarta Selatan Edarkan Obat Keras Ilegal

Konter Pulsa di Jakarta Selatan Edarkan Obat Keras Ilegal

Polres Metro Jakarta Selatan membongkar peredaran obat keras ilegal dengan modus berkamuflase menjadi konter pulsa ataupun warung kelontong.
Baznas Jakarta Siapkan 10.000 Porsi Makanan Bagi Korban Terdampak Gempa Bumi NTT

Baznas Jakarta Siapkan 10.000 Porsi Makanan Bagi Korban Terdampak Gempa Bumi NTT

Baznas Bazis DKI Jakarta terus menyalurkan bantuan terhadap warga terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara TImur (NTT).
Peringati Hari Pelanggan Nasional 2026, Jasa Raharja Ajak Masyarakat Perkuat Kesadaran Keselamatan Transportasi

Peringati Hari Pelanggan Nasional 2026, Jasa Raharja Ajak Masyarakat Perkuat Kesadaran Keselamatan Transportasi

Kegiatan bertajuk 'Jasfren Peduli: Melayani Sepenuh Hati, Bersama Menjaga Keselamatan untuk Negeri' berlangsung di Jakarta dalam upaya memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026.

Trending

Penampakan Aset Mewah Milik Eks Pimpinan BGN Terkait Dugaan Mega Korupsi MBG

Penampakan Aset Mewah Milik Eks Pimpinan BGN Terkait Dugaan Mega Korupsi MBG

Dugaan mega korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret eks pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) terus didalami pihak Kejagung.
Konter Pulsa di Jakarta Selatan Edarkan Obat Keras Ilegal

Konter Pulsa di Jakarta Selatan Edarkan Obat Keras Ilegal

Polres Metro Jakarta Selatan membongkar peredaran obat keras ilegal dengan modus berkamuflase menjadi konter pulsa ataupun warung kelontong.
Liga Voli Korea Resmi Disponsori oleh Pemilik Pink Spiders, V-League Siap Buat Gebrakan

Liga Voli Korea Resmi Disponsori oleh Pemilik Pink Spiders, V-League Siap Buat Gebrakan

Penandatanganan kontrak berlangsung di Kantor KOVO, Mapo-gu, Seoul, pada Jumat (4/9/2026). Acara tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal KOVO Eom Jae-yong dan CEO Heungkuk Life Insurance Kim Hyeong-pyo bersama sejumlah pejabat terkait.
Sempat Padam, Kawasan Gunung Batak Kembali Dilanda Karhutla

Sempat Padam, Kawasan Gunung Batak Kembali Dilanda Karhutla

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan Gunung Batak, Jawa Timur pada Jumat (4/9/2026).
Baznas Jakarta Siapkan 10.000 Porsi Makanan Bagi Korban Terdampak Gempa Bumi NTT

Baznas Jakarta Siapkan 10.000 Porsi Makanan Bagi Korban Terdampak Gempa Bumi NTT

Baznas Bazis DKI Jakarta terus menyalurkan bantuan terhadap warga terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara TImur (NTT).
Semakin Tak Terkendali, Karhutla di Kawah Ijen Merambat ke Pos 4 Jalur Pendakian

Semakin Tak Terkendali, Karhutla di Kawah Ijen Merambat ke Pos 4 Jalur Pendakian

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur semakin meluas.
Lensa Berbicara: Mengintip Wajah Baru Lokbin Pasar Ikan Kramat Jati Usai Penataan

Lensa Berbicara: Mengintip Wajah Baru Lokbin Pasar Ikan Kramat Jati Usai Penataan

Penataan kawasan pedagang Pasar Ikan Kramat Jati kini menghadirkan wajah baru yang lebih tertib, bersih, dan nyaman. Langkah Pemprov DKI Jakarta tersebut tidak hanya bertujuan mengembalikan fungsi jalan dan ruang publik demi kelancaran lalu lintas, tetapi juga memberikan kepastian tempat usaha yang lebih aman dan layak bagi para pedagang yang direlokasi ke area Lokasi Binaan (Lokbin).
Selengkapnya

Viral