GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Metro Jaya Turun Tangan Bantu Ungkap Kasus Kematian Mahasiswa STIP Jakarta

Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkapkan akan turut membantu penyelidikan mahasiswa Sekolah TInggi Ilmu Pelayaran (STIP) yang tewas diduga dianiaya senior.
Sabtu, 4 Mei 2024 - 12:03 WIB
Gedung Direskrimum Polda Metro Jaya
Sumber :
  • tvOneNews/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya akan membantu penyelidikan tewasnya seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengatakan, bahwa pihaknya membantu melakukan pengecekan lokasi dan mencari keterangan dari para saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita melakukan beberapa interview terhadap yang diduga pelaku maupun saksi yang lain. Harapannya nanti bisa sebagai bahan pendalaman," katanya kepada wartawan, Jumat (3/5/2024) malam.

Wira menuturkan, dalam kasus ini, pihaknya akan terus melakukan pembackupan kepada Polres Metro Jakarta Utara guna mengungkap kasus tewasnya mahasiwa STIP tersebut.

"Nanti ditangani oleh Polres Jakarta Utara. Kita dari Polda membackup pelaksanaannya," tuturnya.

Dirinya juga mengungkapkan, telah mencurigai beberapa orang yang terindikasi dalam kasus ini. Namun lanjutnya, hal ini masih harus didalami lebih lanjut.

"Sementara terindikasi ada yang kita sudah curigai tapi nanti kita akan pastikan ketika diambil keterangan lebih lanjut," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Kekerasan di dunia pendidikan di Indonesia kembali terjadi. Kali ini salah satu mahasiswa di STIP Jakarta ditemukan tewas pada Jumat (3/5/2024).

Tewasnya mahasiswa yang berinisial P (19) itu, diduga merupakan korban aniaya dari para seniornya.

Usai kejadian itu, Polres Metro Jakarta Utara langsung melakukan penyidikan.

"Kami masih melakukan penelusuran dan sambil berjalan ada 10 saksi yang dimintai keterangan untuk menggambarkan rangkaian kejadian," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan di Jakarta.

Ia mengatakan kematian korban diduga karena akibat kekerasan yang dilakukan senior pada Jumat pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Peristiwa penganiayaan itu terjadi di kamar mandi di kampus yang berada di bawah Kementerian Perhubungan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, korban dibawa ke klinik kesehatan yang ada di kampus tersebut dan ketika diperiksa sudah tidak bernyawa. Korban kemudian, dibawa kampus ke Rumah Sakit Tarumajaya Bekasi dan saat ini jasad korban sudah ada di RS Polri untuk diambil visum et repertum.

"Kami juga melakukan pemeriksaan laboratorium forensik terhadap jasad korban dan nantinya seluruh data yang ada akan diadu dengan kamera CCTV yang ada," kata dia. (aha/iwh)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
Selengkapnya

Viral