News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Cerita Putri Korban Mayat Perempuan di dalam Koper Saat Bicara Langsung dengan Pelaku Pembunuhan, Ternyata Sempat Bilang Ini

Putri korban pembunuhan mayat perempuan di dalam koper di Cikarang menceritakan isi percakapan saat dirinya bertemu pelaku pertama kali sebelum kasus terungkap.
Jumat, 10 Mei 2024 - 10:38 WIB
Terungkap Cerita Putri Korban Mayat Perempuan di dalam Koper Saat Bicara Langsung dengan Pelaku Pembunuhan, Ternyata Sempat Bilang Ini
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Putri korban pembunuhan mayat perempuan di dalam koper di Cikarang ceritakan saat dirinya sempat mengobrol dengan pelaku sebelum pembunuhan sang ibu terungkap. 

Terungkap, ternyata pelaku pembunuhan mayat perempuan berinisial RM (50) di dalam koper sempat menanyakan hal pribadi kepada anak korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anak korban pembunuhan mayat perempuan di dalam koper bernama Allya Dian Permata menceritakan awal mula ibunya hilang.

Saat itu, belum 24 jam semenjak ia tidak bisa menghubungi sang ibu. Allya pun menemui atasan dan seorang auditor di kantor ibunya.

RM adalah seorang kasir di perusahaan itu dan mestinya di hari tersebut ia menyetor uang perusahaan sebesar Rp43 juta.

Namun, terungkap dalam percakapannya RM belum menyetor uang tersebut.

Allya juga mengatakan, seorang auditor yang ikut menanyainya adalah pelaku. Saat itu, kejahatannya belum terungkap.

Malah, pelaku yang bernama Ahmad Arif Ridwan Nuwloh (29) ini sempat menanyai hal-hal pribadi mengenai kehidupan sang ibu.

"Iya, audit ini dia (pelaku). Ketemu. Nah, dia malah nanya emang mama sebelumnya nggak pernah gini ya? Ini pelaku nanya gitu ke saya," kata Allya menceritakan kepada tvOne.

"Malah pelaku coba ngorek-ngorek sebenarnya mama sama papa itu pisah ya?" lanjut dia.

Selain itu, pelaku juga bertanya mengenai kehidupan rumah tangga RM kepada Allya.

"Dia mengorek-orek ke saya, mama sama papa sering berantem nggak? Saya jawab, kalau berantem yang gimana-gimana sih nggak pernah. Kalau berantem tuh mereka diam-dam aja," kata Allya.

Selanjutnya, Allya mengatakan pada pelaku dirinya ingin melaporkan kasus kehilangan ibunya ini ke polisi karena sebentar lagi 24 jam berlalu.

Anehnya, pelaku justru mencegah Allya melapor ke polisi. Ia seperti berusaha meyakinkan anak korban bahwa pelaku yang sebenarnya adalah sang ayah.

"Dia malah bilang, udah jangan lapor polisi dulu, mending kamu cari papa kamu dulu nanti setelah cari, coba obrolin dulu sama keluarga," kata Allya, menceritakan ulang kalimat yang disampaikan pelaku.

Percakapan dengan pelaku sebenarnya berlangsung cukup lama, yakni sekitar 1-2 jam. 

Pada akhirnya, jenazah sang ibu ditemukan di dalam sebuah koper di Cikarang.

Kini, pelaku bernama Arif itu sudah diamankan polisi. Selain itu, terungkap juga bahwa uang perusahaan yang harusnya disetor itu diambil oleh pelaku untuk resepsi pernikahannya. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Berikut fakta-fakta soal kisah 4 WNI yang terseret ombak saat memancing di Jepang. Dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia usai dilakukan pencarian.
Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Proyek strategis pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah, Arab Saudi, dipastikan memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Desember 2026
Viral Nota Pembelian Mie Gacoan Ikut Ditaruh di Atas Piring Berisi Mi, Netizen: This is Disgusting

Viral Nota Pembelian Mie Gacoan Ikut Ditaruh di Atas Piring Berisi Mi, Netizen: This is Disgusting

Pemilih akun @allwinshihombing mengunggah postingan tentang kekecewaannya terhadap outlet Mie Gacoan yang ikut menaruh nota pembelian di atas piring berisi mi.
Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Pedro Acosta memilih menghabiskan waktu di Indonesia setelah menyelesaikan MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang.
Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Pemerintah Indonesia tengah mematangkan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengembangan bahan bakar berbasis etanol dengan campuran hingga 50 persen (E50).
Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Teuku Razzaa Fachrezzi Aziz mengakhiri karier sepak bola profesional pada usia 22 tahun setelah meninggalkan Arema FC dan memilih menekuni cabang olahraga lain.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral